<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Partai Perindo Dukung Rencana Kemenag Tingkatkan Ekonomi Pesantren</title><description>Menurutnya, rencana membangun perekonomian lintas ponpes merupakan ide cemerlang yang perlu mendapatkan dukungan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821997/partai-perindo-dukung-rencana-kemenag-tingkatkan-ekonomi-pesantren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821997/partai-perindo-dukung-rencana-kemenag-tingkatkan-ekonomi-pesantren"/><item><title>Partai Perindo Dukung Rencana Kemenag Tingkatkan Ekonomi Pesantren</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821997/partai-perindo-dukung-rencana-kemenag-tingkatkan-ekonomi-pesantren</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821997/partai-perindo-dukung-rencana-kemenag-tingkatkan-ekonomi-pesantren</guid><pubDate>Senin 29 Mei 2023 19:20 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/29/337/2821997/partai-perindo-dukung-rencana-kemenag-tingkatkan-ekonomi-pesantren-xGaFwPUjEl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abdul Khalid Ahmad/Foto: MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/29/337/2821997/partai-perindo-dukung-rencana-kemenag-tingkatkan-ekonomi-pesantren-xGaFwPUjEl.jpg</image><title>Abdul Khalid Ahmad/Foto: MPI</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE3OC81L3g4a3k0ZXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Rencana Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membangun perekonomian lintas Pondok Pesantren (Ponpes) di Indonesia mendapat dukungan dari Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad.

Menurutnya, rencana membangun perekonomian lintas ponpes merupakan ide cemerlang yang perlu mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panglima TNI Kerahkan Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Jatuhnya Helikopter Bell 412

&quot;Partai Perindo sangat memberikan dukungan terhadap rencana Menteri Agama untuk membangun sinergi lintas pesantren sebagai upaya meningkatkan perekonomian pesantren,&quot; kata Khaliq, Senin (29/5/2023).

Berdasarkan data Kementerian Agama, Ponpes yang resmi terdaftar sebanyak 36.600 ponpes, dengan jumlah santri sebanyak 3,4 juta dan tenaga pengajar 370 ribu orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IMF Puji Ekonomi RI Jauh di Atas Rata-Rata Dunia, Partai Perindo: Ekraf Naik Daun, Indonesia Berskala Global&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dari data itu menunjukkan bahwa betapa besarnya potensi ekonomi pesantren dan memang dalam kerangka pengembangan ekonomi nasional maka pesantren bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,&quot; ujar politisi Partai Perindo, partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu.

Abdul Khaliq Ahmad, yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu menjelaskan, ponpes saat ini bukan hanya mengajarkan ilmu-ilmu agama saja.

Lebih dari itu, ponpes juga mengajarkan life skill kepada santriwan-santriwatinya, baik di bidang fashion, pertanian, perbengkelan, dan lain sebagainya.



&quot;Artinya, Ponpes sekarang ini sudah mengikuti arus utama dari kebutuhan masyarakat, karena saat ini santri dan pesantren memang tidak boleh tertinggal dari kemajuan zaman,&quot; ucap juru bicara nasional Partai Perindo, yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu.



Khaliq menambahkan, rencana Menteri Agama tersebut tidak lain sebagai upaya membangkitkan perekonomian bangsa melalui pemberdayaan semua elemen masyarakat.



&quot;Kalau ini bisa berjalan maka perekonomian nasional kita akan mendapatkan satu pengembangan baru dari komunitas pesantren,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE3OC81L3g4a3k0ZXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Rencana Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membangun perekonomian lintas Pondok Pesantren (Ponpes) di Indonesia mendapat dukungan dari Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad.

Menurutnya, rencana membangun perekonomian lintas ponpes merupakan ide cemerlang yang perlu mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panglima TNI Kerahkan Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Jatuhnya Helikopter Bell 412

&quot;Partai Perindo sangat memberikan dukungan terhadap rencana Menteri Agama untuk membangun sinergi lintas pesantren sebagai upaya meningkatkan perekonomian pesantren,&quot; kata Khaliq, Senin (29/5/2023).

Berdasarkan data Kementerian Agama, Ponpes yang resmi terdaftar sebanyak 36.600 ponpes, dengan jumlah santri sebanyak 3,4 juta dan tenaga pengajar 370 ribu orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IMF Puji Ekonomi RI Jauh di Atas Rata-Rata Dunia, Partai Perindo: Ekraf Naik Daun, Indonesia Berskala Global&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dari data itu menunjukkan bahwa betapa besarnya potensi ekonomi pesantren dan memang dalam kerangka pengembangan ekonomi nasional maka pesantren bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,&quot; ujar politisi Partai Perindo, partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu.

Abdul Khaliq Ahmad, yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu menjelaskan, ponpes saat ini bukan hanya mengajarkan ilmu-ilmu agama saja.

Lebih dari itu, ponpes juga mengajarkan life skill kepada santriwan-santriwatinya, baik di bidang fashion, pertanian, perbengkelan, dan lain sebagainya.



&quot;Artinya, Ponpes sekarang ini sudah mengikuti arus utama dari kebutuhan masyarakat, karena saat ini santri dan pesantren memang tidak boleh tertinggal dari kemajuan zaman,&quot; ucap juru bicara nasional Partai Perindo, yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu.



Khaliq menambahkan, rencana Menteri Agama tersebut tidak lain sebagai upaya membangkitkan perekonomian bangsa melalui pemberdayaan semua elemen masyarakat.



&quot;Kalau ini bisa berjalan maka perekonomian nasional kita akan mendapatkan satu pengembangan baru dari komunitas pesantren,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
