<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno: Kebijakan Golden Visa Akan Tarik Talenta Berkualitas</title><description>Dia berharap kebijakan tersebut tak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi menjadikan Indonesia sebagai episentrum pergerakan ekonomi</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/30/337/2822156/sandiaga-uno-kebijakan-golden-visa-akan-tarik-talenta-berkualitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/30/337/2822156/sandiaga-uno-kebijakan-golden-visa-akan-tarik-talenta-berkualitas"/><item><title>Sandiaga Uno: Kebijakan Golden Visa Akan Tarik Talenta Berkualitas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/30/337/2822156/sandiaga-uno-kebijakan-golden-visa-akan-tarik-talenta-berkualitas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/30/337/2822156/sandiaga-uno-kebijakan-golden-visa-akan-tarik-talenta-berkualitas</guid><pubDate>Selasa 30 Mei 2023 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/30/337/2822156/sandiaga-uno-kebijakan-golden-visa-akan-tarik-talenta-berkualitas-D3ofZD4ZKQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/30/337/2822156/sandiaga-uno-kebijakan-golden-visa-akan-tarik-talenta-berkualitas-D3ofZD4ZKQ.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOS8xOS8xNjY2NTMvNS94OGxjZGxq&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas bersama jajarannya pada Senin, 29 Mei 2023 di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas kebijakan golden visa bagi warga negara asing.
Dalam keterangannya usai mengikuti rapat, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengatakan bahwa kebijakan tersebut dapat menarik lebih banyak talenta berkualitas dari berbagai jenis bidang.
&amp;ldquo;Golden visa yaitu kebijakan baru yang akan kita luncurkan dalam waktu yang singkat untuk menarik lebih banyak talenta-talenta berkualitas di bidang digitalisasi, di bidang kesehatan maupun juga talenta di bidang riset, maupun juga berkaitan dengan teknologi,&amp;rdquo; kata Sandi dalam keterangannya, Selasa (30/5/2023).
Sandi mengatakan, saat ini dunia banyak membutuhkan talenta-talenta baru, salah satunya dari sisi ekonomi digital. Untuk itu, Menparekraf berharap kebijakan tersebut tidak hanya dapat membuka lapangan pekerjaan, tetapi menjadikan Indonesia sebagai episentrum pergerakan ekonomi ke depan.

BACA JUGA:
Kerap Sasar Penumpang KRL di Stasiun Jakarta Kota, 2 Pelaku Pencurian Handphone Ditangkap

&amp;ldquo;Kita harapkan ini membuat Indonesia menjadi episentrum dari pergerakan ekonomi ke depan termasuk juga tentang sustainability, tentang keberlanjutan,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Apresiasi Kerja Sama Energi Terbarukan RI-Korsel, Michael Sianipar: Langkah Positif Menuju Masa Depan

Sandi pun berharap kebijakan golden visa dapat membawa perubahan yang signifikan bagi Indonesia. Selain itu, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menarik talenta global untuk berinvestasi di Tanah Air.&amp;ldquo;Kita harapkan golden visa ini yang nanti jangka waktunya 5 sampai 10 tahun menjadi game changer, menjadi sesuatu yang berbeda dan akan membawa lebih banyak juga wisatawan baik yang disebut digital nomad maupun yang juga berkaitan dengan digital entrepreneur yang akan berinvestasi di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.

Sementara terkait payung hukum dari kebijakan golden visa, Sandiaga menyebut bahwa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) akan memastikan hal tersebut termasuk peraturan turunan di dalamnya.

&amp;ldquo;Karena ini akan menyangkut terhadap kebijakan visa, kemungkinan nanti Kementerian Hukum dan HAM yang akan mengumumkan dan juga nanti peraturan-peraturan turunannya,&amp;rdquo; ungkapnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOS8xOS8xNjY2NTMvNS94OGxjZGxq&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas bersama jajarannya pada Senin, 29 Mei 2023 di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas kebijakan golden visa bagi warga negara asing.
Dalam keterangannya usai mengikuti rapat, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengatakan bahwa kebijakan tersebut dapat menarik lebih banyak talenta berkualitas dari berbagai jenis bidang.
&amp;ldquo;Golden visa yaitu kebijakan baru yang akan kita luncurkan dalam waktu yang singkat untuk menarik lebih banyak talenta-talenta berkualitas di bidang digitalisasi, di bidang kesehatan maupun juga talenta di bidang riset, maupun juga berkaitan dengan teknologi,&amp;rdquo; kata Sandi dalam keterangannya, Selasa (30/5/2023).
Sandi mengatakan, saat ini dunia banyak membutuhkan talenta-talenta baru, salah satunya dari sisi ekonomi digital. Untuk itu, Menparekraf berharap kebijakan tersebut tidak hanya dapat membuka lapangan pekerjaan, tetapi menjadikan Indonesia sebagai episentrum pergerakan ekonomi ke depan.

BACA JUGA:
Kerap Sasar Penumpang KRL di Stasiun Jakarta Kota, 2 Pelaku Pencurian Handphone Ditangkap

&amp;ldquo;Kita harapkan ini membuat Indonesia menjadi episentrum dari pergerakan ekonomi ke depan termasuk juga tentang sustainability, tentang keberlanjutan,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Apresiasi Kerja Sama Energi Terbarukan RI-Korsel, Michael Sianipar: Langkah Positif Menuju Masa Depan

Sandi pun berharap kebijakan golden visa dapat membawa perubahan yang signifikan bagi Indonesia. Selain itu, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menarik talenta global untuk berinvestasi di Tanah Air.&amp;ldquo;Kita harapkan golden visa ini yang nanti jangka waktunya 5 sampai 10 tahun menjadi game changer, menjadi sesuatu yang berbeda dan akan membawa lebih banyak juga wisatawan baik yang disebut digital nomad maupun yang juga berkaitan dengan digital entrepreneur yang akan berinvestasi di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.

Sementara terkait payung hukum dari kebijakan golden visa, Sandiaga menyebut bahwa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) akan memastikan hal tersebut termasuk peraturan turunan di dalamnya.

&amp;ldquo;Karena ini akan menyangkut terhadap kebijakan visa, kemungkinan nanti Kementerian Hukum dan HAM yang akan mengumumkan dan juga nanti peraturan-peraturan turunannya,&amp;rdquo; ungkapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
