<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pj Gubernur DKI Bentuk Satgas Terpadu, Jakarta Dikelilingi Sumber Gempa</title><description>Satgas tersebut dibentuk karena Jakarta dinilai memiliki karakteristik tanah lunak dan dikelilingi beberapa sumber gempa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822475/5-fakta-pj-gubernur-dki-bentuk-satgas-terpadu-jakarta-dikelilingi-sumber-gempa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822475/5-fakta-pj-gubernur-dki-bentuk-satgas-terpadu-jakarta-dikelilingi-sumber-gempa"/><item><title>5 Fakta Pj Gubernur DKI Bentuk Satgas Terpadu, Jakarta Dikelilingi Sumber Gempa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822475/5-fakta-pj-gubernur-dki-bentuk-satgas-terpadu-jakarta-dikelilingi-sumber-gempa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822475/5-fakta-pj-gubernur-dki-bentuk-satgas-terpadu-jakarta-dikelilingi-sumber-gempa</guid><pubDate>Rabu 31 Mei 2023 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/30/337/2822475/5-fakta-pj-gubernur-dki-bentuk-satgas-terpadu-jakarta-dikelilingi-sumber-gempa-PZVLAJ21Gq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/30/337/2822475/5-fakta-pj-gubernur-dki-bentuk-satgas-terpadu-jakarta-dikelilingi-sumber-gempa-PZVLAJ21Gq.jpg</image><title>Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Penilaian Gedung dan Non-Gedung untuk Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi.&amp;nbsp;
Berikut fakta-faktanya:
1. Jakarta Dikelilingi Sumber Gempa&amp;nbsp;
Menurut Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, satgas tersebut dibentuk karena Jakarta dinilai memiliki karakteristik tanah lunak dan dikelilingi beberapa sumber gempa. Sehingga diperlukan mitigasi terpadu sejak dini.
2. Minimalisir Korban Jiwa&amp;nbsp;
Dengan membentuk Satgas, kata Heru Budi, diharapkan bisa mengurangi risiko gempa bumi. Sehingga dapat menjamin keberlangsungan usaha, meminimalkan korban jiwa, kerugian infrastruktur dan gangguan aktivitas layanan masyarakat.

BACA JUGA:
Gempa M4,3 Guncang Nabire Papua

3. Satgas Gabungan Sejumlah Badan&amp;nbsp;
Satgas terdiri dari berbagai instansi, meliputi  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DKCTRP), organisasi masyarakat (Forum Pengurangan Risiko Bencana dan Jakarta Rescue), KADIN DKI Jakarta, Asia Pasific Alliance for Disaster Management (APAD) Indonesia, dan Universitas Tarumanagara.

BACA JUGA:
Analisis BMKG Terkait Gempa Jakarta: Tergolong Dangkal Akibat Aktivitas Subduksi
4. Satgas Bertugas Lakukan Pemantauan Gedung dan Non-Gedung
Satgas memiliki tugas mulai dari melakukan pemantauan terhadap keandalan gedung dan non-gedung di Jakarta dalam menghadapi ancaman gempa bumi, memberikan rekomendasi terhadap hasil pemeriksaan gedung, hingga melakukan koordinasi intensif dengan lembaga terkait.
&quot;Penilaian ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam sebuah sistem yang dinamakan SIDUGATAMI (Sistem Gedung Tangguh Bencana Gempa Bumi),&quot; kata Heru Budi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menambahkan, pada tahap awal pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Balai Kota DKI Jakarta yang terletak di Jakarta Pusat dan Menara Saidah yang terletak di Jakarta Selatan.
&amp;ldquo;Untuk tahap selanjutnya, pemeriksaan akan dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan dengan menyasar pada fasilitas umum dan fasilitas publik yakni Pasar Kramat Jati, Apartemen Kalibata City, RSUD Koja, dan SMAN 99 Jakarta,&amp;rdquo; ujarnya.
5. Wujudkan Jakarta Jadi Kota Tangguh Bencana
Heru Budi menegaskan, bahwa dengan adanya Satgas merupakan upaya untuk menjadikan Jakarta sebagai Kota Tangguh Bencana.
&amp;ldquo;Kegiatan ini menjadi upaya nyata bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Tangguh Bencana,&amp;rdquo; kata Heru.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Penilaian Gedung dan Non-Gedung untuk Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi.&amp;nbsp;
Berikut fakta-faktanya:
1. Jakarta Dikelilingi Sumber Gempa&amp;nbsp;
Menurut Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, satgas tersebut dibentuk karena Jakarta dinilai memiliki karakteristik tanah lunak dan dikelilingi beberapa sumber gempa. Sehingga diperlukan mitigasi terpadu sejak dini.
2. Minimalisir Korban Jiwa&amp;nbsp;
Dengan membentuk Satgas, kata Heru Budi, diharapkan bisa mengurangi risiko gempa bumi. Sehingga dapat menjamin keberlangsungan usaha, meminimalkan korban jiwa, kerugian infrastruktur dan gangguan aktivitas layanan masyarakat.

BACA JUGA:
Gempa M4,3 Guncang Nabire Papua

3. Satgas Gabungan Sejumlah Badan&amp;nbsp;
Satgas terdiri dari berbagai instansi, meliputi  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DKCTRP), organisasi masyarakat (Forum Pengurangan Risiko Bencana dan Jakarta Rescue), KADIN DKI Jakarta, Asia Pasific Alliance for Disaster Management (APAD) Indonesia, dan Universitas Tarumanagara.

BACA JUGA:
Analisis BMKG Terkait Gempa Jakarta: Tergolong Dangkal Akibat Aktivitas Subduksi
4. Satgas Bertugas Lakukan Pemantauan Gedung dan Non-Gedung
Satgas memiliki tugas mulai dari melakukan pemantauan terhadap keandalan gedung dan non-gedung di Jakarta dalam menghadapi ancaman gempa bumi, memberikan rekomendasi terhadap hasil pemeriksaan gedung, hingga melakukan koordinasi intensif dengan lembaga terkait.
&quot;Penilaian ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam sebuah sistem yang dinamakan SIDUGATAMI (Sistem Gedung Tangguh Bencana Gempa Bumi),&quot; kata Heru Budi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menambahkan, pada tahap awal pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Balai Kota DKI Jakarta yang terletak di Jakarta Pusat dan Menara Saidah yang terletak di Jakarta Selatan.
&amp;ldquo;Untuk tahap selanjutnya, pemeriksaan akan dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan dengan menyasar pada fasilitas umum dan fasilitas publik yakni Pasar Kramat Jati, Apartemen Kalibata City, RSUD Koja, dan SMAN 99 Jakarta,&amp;rdquo; ujarnya.
5. Wujudkan Jakarta Jadi Kota Tangguh Bencana
Heru Budi menegaskan, bahwa dengan adanya Satgas merupakan upaya untuk menjadikan Jakarta sebagai Kota Tangguh Bencana.
&amp;ldquo;Kegiatan ini menjadi upaya nyata bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Tangguh Bencana,&amp;rdquo; kata Heru.</content:encoded></item></channel></rss>
