<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Prabowo Buka Program Studi di Universitas Pertahanan Ikuti Standar Harvard   </title><description>Ia bercerita di depan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengenai program studi (prodi) baru di Universitas Petahanan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822824/cerita-prabowo-buka-program-studi-di-universitas-pertahanan-ikuti-standar-harvard</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822824/cerita-prabowo-buka-program-studi-di-universitas-pertahanan-ikuti-standar-harvard"/><item><title>Cerita Prabowo Buka Program Studi di Universitas Pertahanan Ikuti Standar Harvard   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822824/cerita-prabowo-buka-program-studi-di-universitas-pertahanan-ikuti-standar-harvard</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2822824/cerita-prabowo-buka-program-studi-di-universitas-pertahanan-ikuti-standar-harvard</guid><pubDate>Rabu 31 Mei 2023 04:34 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/31/337/2822824/cerita-prabowo-buka-program-studi-di-universitas-pertahanan-ikuti-standar-harvard-IfcZOD65pL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan Prabowo Subianto di acara MNC Forum LXX (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/31/337/2822824/cerita-prabowo-buka-program-studi-di-universitas-pertahanan-ikuti-standar-harvard-IfcZOD65pL.jpg</image><title>Menhan Prabowo Subianto di acara MNC Forum LXX (foto: dok MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri acara Forum LXX (70th). Tema kali ini ialah 'Arah Pembangunan Indonesia Dalam Menghadapi Globalisasi dan Ekonomi Dunia Yang Semakin Kompetitif'. Ia bercerita di depan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengenai program studi (prodi) baru di Universitas Petahanan.

Prabowo menceritakan, setelah mengetahui Universitas Pertahanan belum melahirkan Strata-1 (S1) dirinya terpikirkan untuk membuka prodi baru. Fakultas baru berkaitan dengan Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).

&quot;Waktu saya menteri pertahanan, saya lihat ada Universitas pertahanan kemudian saya lihat belum ada S1, Kemudian saya terngiang-ngiang ini, 'STEM STEM STEM' jadi saya minta izin presiden. Presiden izinkan saya bikin fakultas baru. Pertama Kedokteran, Farmasi, Teknik, Matematik Fisika Biologi Kimia jadi STEM,&quot; ucap Prabowo, di MNC Forum LXX (70th), Inews Tower, Jakarta Pusat pada Selasa (30/5/2023).

BACA JUGA:
 Prabowo Soroti Berkembangnya Tiongkok, karena Lahirkan Ribuan Lulusan STEM&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sebab menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara maju, jika terus melahirkan anak bangsa yang kompeten dibidang pendidikan dan tenaga handal dibidang STEM.

Ia menuturkan, setelah mendapat restu dari presiden, syarat masuk fakultas baru itu dibuatnya mengikuti standar masuk Harvard University. Tak hanya itu calon mahasiswa baru juga harus memiliki track record nilai fisika dan matematika 9 selama duduk di SMA.

&quot;Saya pasang standar masuk IQ harus 120 saya nyontek dari mana. Saya nyontek dari Harvard. Standar Harvard jadi Universitas Pertahanan Indonesia standar masuknya Harvard University,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Hadapi Tantangan Global, Prabowo: Semua Pemimpin Harus Rukun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Buka IQ 120 saja dia harus Fisika MTK nilai 9, tiga tahun berturut-turut. Kalau saya daftar di universitas Pertahanan saya ga lulus, untung saya sudah jadi menteri,&quot; sambungnya.

Ia mengaku, standar itu dibuat juga mempunya feed back bagi calon mahasiswa baru. Sebab ia mengusulkan kepada presiden agar para pendaftar tidak akan dikenakan biaya.

&quot;Tapi kewajiban, saya diskusi sama presiden. Presiden &amp;lsquo;silahkan sdm&amp;rsquo; dan saya bikin daftar tidak boleh dipungut biaya, tidak ada surat-surat rekomendasi,&quot; sambungnya.



Sementara, program pembukaan fakultas baru itu juga bukan tanpa alasan. Ia mencontohkan kebangkitan negara Tiongkok karena banyak melahirkan lulusan di bidang STEM.



&quot;Kita harus belajar kebangkitan tiongkok itu, sebenarnya ditandai oleh apa yang disebut revolusi STEM,&quot; sambungnya.



Ia mengungkap, saat ini ketertarikan anak muda Indonesia dibidang STEM menurutnya masih rendah. Sebab di Indonesia hanya 206.000 orang yang lulus dibidang STEM.



&quot;Kalau kita lihat pertahun lulusan s1 Tiongkok, dibidang STEM adalah 4.660.000 sarjana tiap tahun, India 2.575.000, Amerika 568.000, Rusia 561.000, Iran 335.000 dan Indonesia 206.000,&quot; ujar Prabowo.</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri acara Forum LXX (70th). Tema kali ini ialah 'Arah Pembangunan Indonesia Dalam Menghadapi Globalisasi dan Ekonomi Dunia Yang Semakin Kompetitif'. Ia bercerita di depan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengenai program studi (prodi) baru di Universitas Petahanan.

Prabowo menceritakan, setelah mengetahui Universitas Pertahanan belum melahirkan Strata-1 (S1) dirinya terpikirkan untuk membuka prodi baru. Fakultas baru berkaitan dengan Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).

&quot;Waktu saya menteri pertahanan, saya lihat ada Universitas pertahanan kemudian saya lihat belum ada S1, Kemudian saya terngiang-ngiang ini, 'STEM STEM STEM' jadi saya minta izin presiden. Presiden izinkan saya bikin fakultas baru. Pertama Kedokteran, Farmasi, Teknik, Matematik Fisika Biologi Kimia jadi STEM,&quot; ucap Prabowo, di MNC Forum LXX (70th), Inews Tower, Jakarta Pusat pada Selasa (30/5/2023).

BACA JUGA:
 Prabowo Soroti Berkembangnya Tiongkok, karena Lahirkan Ribuan Lulusan STEM&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sebab menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara maju, jika terus melahirkan anak bangsa yang kompeten dibidang pendidikan dan tenaga handal dibidang STEM.

Ia menuturkan, setelah mendapat restu dari presiden, syarat masuk fakultas baru itu dibuatnya mengikuti standar masuk Harvard University. Tak hanya itu calon mahasiswa baru juga harus memiliki track record nilai fisika dan matematika 9 selama duduk di SMA.

&quot;Saya pasang standar masuk IQ harus 120 saya nyontek dari mana. Saya nyontek dari Harvard. Standar Harvard jadi Universitas Pertahanan Indonesia standar masuknya Harvard University,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Hadapi Tantangan Global, Prabowo: Semua Pemimpin Harus Rukun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Buka IQ 120 saja dia harus Fisika MTK nilai 9, tiga tahun berturut-turut. Kalau saya daftar di universitas Pertahanan saya ga lulus, untung saya sudah jadi menteri,&quot; sambungnya.

Ia mengaku, standar itu dibuat juga mempunya feed back bagi calon mahasiswa baru. Sebab ia mengusulkan kepada presiden agar para pendaftar tidak akan dikenakan biaya.

&quot;Tapi kewajiban, saya diskusi sama presiden. Presiden &amp;lsquo;silahkan sdm&amp;rsquo; dan saya bikin daftar tidak boleh dipungut biaya, tidak ada surat-surat rekomendasi,&quot; sambungnya.



Sementara, program pembukaan fakultas baru itu juga bukan tanpa alasan. Ia mencontohkan kebangkitan negara Tiongkok karena banyak melahirkan lulusan di bidang STEM.



&quot;Kita harus belajar kebangkitan tiongkok itu, sebenarnya ditandai oleh apa yang disebut revolusi STEM,&quot; sambungnya.



Ia mengungkap, saat ini ketertarikan anak muda Indonesia dibidang STEM menurutnya masih rendah. Sebab di Indonesia hanya 206.000 orang yang lulus dibidang STEM.



&quot;Kalau kita lihat pertahun lulusan s1 Tiongkok, dibidang STEM adalah 4.660.000 sarjana tiap tahun, India 2.575.000, Amerika 568.000, Rusia 561.000, Iran 335.000 dan Indonesia 206.000,&quot; ujar Prabowo.</content:encoded></item></channel></rss>
