<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Korban Penipuan Jastip Tiket Konser Coldplay, Ini Modusnya</title><description>Polisi terus mengusut kasus penipuan jasa titip (jastip) tiket konser band asal Inggris, Coldplay. Polisi pun mengungkap modus pelaku.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2823433/banyak-korban-penipuan-jastip-tiket-konser-coldplay-ini-modusnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2823433/banyak-korban-penipuan-jastip-tiket-konser-coldplay-ini-modusnya"/><item><title>Banyak Korban Penipuan Jastip Tiket Konser Coldplay, Ini Modusnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2823433/banyak-korban-penipuan-jastip-tiket-konser-coldplay-ini-modusnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/31/337/2823433/banyak-korban-penipuan-jastip-tiket-konser-coldplay-ini-modusnya</guid><pubDate>Rabu 31 Mei 2023 21:32 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/31/337/2823433/banyak-korban-penipuan-jastip-tiket-konser-coldplay-ini-modusnya-MlL6QCn95u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/31/337/2823433/banyak-korban-penipuan-jastip-tiket-konser-coldplay-ini-modusnya-MlL6QCn95u.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Okezone</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOS8xLzE2NjY0Ny81L3g4bGM2YW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Polisi terus mengusut kasus penipuan jasa titip (jastip) tiket konser band asal Inggris, Coldplay. Polisi pun mengungkap modus kejahatan yang dilakukan oleh pelaku.



Kanit 2 Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar mengungkapkan, beberapa laporan polisi yang diterima modusnya pun bermacam-macam, yakni tawarkan jasa titip atau dikenal jastip dan membeli tiket via media sosial.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ridwan Kamil Ungkap Kunci Pembangunan Desa Masa Kini



&quot;Ada juga penipuan dengan ngaku sebagai orang yang punya akses untuk penjualan tiket konser,&quot; ujar dia kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (31/5/2023) malam.



Charles menerangkan, adapun kerugian yang dialami para korban bervariasi yakni kisaran Rp10 juta, puluhan juta bahkan sampai ratusan juta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bareskrim Bakal Klarifikasi Vendor Penjualan Tiket Konser Coldplay Hari Ini



&quot;Bisa dikatakan ada banyak. Kami masih dalami terkait dugaan pelaku yang sedang kami lakukan pengejaran,&quot; tandas dia.



Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus melalui Subdit 2 Siber Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi terduga pelaku penipuan jasa titip (jastip) tiket konser Coldplay. Saat ini, polisi melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.



Kanit 2 Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar menyebutkan terduga pelaku berada di wilayah Sulawesi Selatan.



&amp;ldquo;Hasil dari penyelidikan diketahui kelompok pelaku berada di salah satu wilayah di Sulawesi Selatan,&amp;rdquo; kata Charles kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (31/5/2023).







Dikatakan Charles, pihaknya telah mengirimkan tim ke daerah tempat keberadaan terduga pelaku untuk menindaklanjuti adanya temuan tersebut.







&amp;ldquo;Saat ini tim sudah berangkat ke wilayah tersebut dan kami berharap doa dari rekan-rekan supaya pelaku bisa tertangkap,&amp;rdquo; ujar dia.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOS8xLzE2NjY0Ny81L3g4bGM2YW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Polisi terus mengusut kasus penipuan jasa titip (jastip) tiket konser band asal Inggris, Coldplay. Polisi pun mengungkap modus kejahatan yang dilakukan oleh pelaku.



Kanit 2 Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar mengungkapkan, beberapa laporan polisi yang diterima modusnya pun bermacam-macam, yakni tawarkan jasa titip atau dikenal jastip dan membeli tiket via media sosial.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ridwan Kamil Ungkap Kunci Pembangunan Desa Masa Kini



&quot;Ada juga penipuan dengan ngaku sebagai orang yang punya akses untuk penjualan tiket konser,&quot; ujar dia kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (31/5/2023) malam.



Charles menerangkan, adapun kerugian yang dialami para korban bervariasi yakni kisaran Rp10 juta, puluhan juta bahkan sampai ratusan juta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bareskrim Bakal Klarifikasi Vendor Penjualan Tiket Konser Coldplay Hari Ini



&quot;Bisa dikatakan ada banyak. Kami masih dalami terkait dugaan pelaku yang sedang kami lakukan pengejaran,&quot; tandas dia.



Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus melalui Subdit 2 Siber Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi terduga pelaku penipuan jasa titip (jastip) tiket konser Coldplay. Saat ini, polisi melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.



Kanit 2 Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar menyebutkan terduga pelaku berada di wilayah Sulawesi Selatan.



&amp;ldquo;Hasil dari penyelidikan diketahui kelompok pelaku berada di salah satu wilayah di Sulawesi Selatan,&amp;rdquo; kata Charles kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (31/5/2023).







Dikatakan Charles, pihaknya telah mengirimkan tim ke daerah tempat keberadaan terduga pelaku untuk menindaklanjuti adanya temuan tersebut.







&amp;ldquo;Saat ini tim sudah berangkat ke wilayah tersebut dan kami berharap doa dari rekan-rekan supaya pelaku bisa tertangkap,&amp;rdquo; ujar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
