<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Tembok Raksasa di Laut Papua, 2 Kali Lebih Tinggi dari Burj Khalifa dan Panjangnya 110 Km</title><description>Dalam video tersebut, tembok itu dinarasikan memiliki panjang sekitar 110 kilometer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824073/viral-tembok-raksasa-di-laut-papua-2-kali-lebih-tinggi-dari-burj-khalifa-dan-panjangnya-110-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824073/viral-tembok-raksasa-di-laut-papua-2-kali-lebih-tinggi-dari-burj-khalifa-dan-panjangnya-110-km"/><item><title>Viral! Tembok Raksasa di Laut Papua, 2 Kali Lebih Tinggi dari Burj Khalifa dan Panjangnya 110 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824073/viral-tembok-raksasa-di-laut-papua-2-kali-lebih-tinggi-dari-burj-khalifa-dan-panjangnya-110-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824073/viral-tembok-raksasa-di-laut-papua-2-kali-lebih-tinggi-dari-burj-khalifa-dan-panjangnya-110-km</guid><pubDate>Jum'at 02 Juni 2023 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Amelia Hermawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/02/337/2824073/viral-tembok-raksasa-di-laut-papua-2-kali-lebih-tinggi-dari-burj-khalifa-dan-panjangnya-110-km-ujcfaPwMl7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tembok raksasa di Papua/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/02/337/2824073/viral-tembok-raksasa-di-laut-papua-2-kali-lebih-tinggi-dari-burj-khalifa-dan-panjangnya-110-km-ujcfaPwMl7.jpg</image><title>Tembok raksasa di Papua/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>JAKARTA - Viral di media sosial, tayangan video yang menyebut telah ditemukan tembok raksasa di bawah Laut Papua.
Sekadar diketahui, unggahan tentang tembok atau dinding di bawah laut utara Jayapura, sudah beredar di sebuah blog sejak tahun 2011. Berita tentang penemuan tembok raksasa ini juga telah dimuat di sejumlah media online.

BACA JUGA:
Viral! Siswa SD Ini Terpaksa Dipindahkan ke SLB karena Sering Di-bully di Sekolah

Dalam video tersebut, tembok itu dinarasikan memiliki panjang sekitar 110 kilometer dengan ketinggian 1.860 meter atau dua lali lebih tinggi dari Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Tembok tersebut juga disebut-sebut mempunyai  lebar 1.700 meter.  Banyak spekulasi tentang asal-usul tembok ini, mulai dari peninggalan peradaban kuno hingga jejak keberadaan makhluk luar angkasa.
Namun, apa yang sebenarnya terjadi di balik tembok ini masih menjadi teka-teki. Untuk apa tembok ini dibangun, serta bagaimana cara membangunnya.
Jika dilihat secara detail, bangunan tersebut terlihat seperti dinding karena strukturnya yang lurus memanjang secara sempurna. Struktur tembok ini berada di lautan lepas, tak jauh dari Ibu Kota Papua. Banyak orang menamakan temuan misterius ini Jayapura Wall atau Tembok Jayapura.
Melansir  akun YouTube Sakral Channel, Jumat (2/6/2023) konon tembok tersebut dibangun oleh ras raksasa yang pernah hidup di bumi ribuan tahun lalu yang saat ini sudah punah.
Bukti dari keberadaan bangsa raksasa ini adalah kerangka raksasa yang ditemukan di berbagai tempat di dunia ini.

BACA JUGA:
Cara Pasukan Elite TNI AD Tanamkan Nilai Pancasila ke Generasi Muda Papua

Saat pertama kali tembok raksasa ini ditemukan, keberadaannya terlihat dari google maps.
Namun setelah viral, seketika dihilangkan pada 2012. Jika memang benar temuan tersebut adalah bangunan tembok di laut Papua, maka diperlukan teknologi yang canggih untuk membangun tembok dengan ukuran besar dan kokoh.

Adapun yang mengasumsikan jika bangunan tersebut adalah bagian dari Atlantis yang hilang dan tenggelam di lautan.

Seorang penulis bernama Ruben Orsbon dalam bukunya &amp;ldquo;Indonesia Secret War : The Guirella Struggle in Irian Jaya&amp;rdquo; menjuluki Papua sebagai surga yang hilang. Saat ini Papua disebut-sebut sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi.

Papua dikenal dengan kakayaan alamnya yang melimpah, terutama tambang emasnya. Sebagian ilmuwan berasumsi, konon diyakini memang ada peradaban yang maju di Papua pada masa lampau.</description><content:encoded>JAKARTA - Viral di media sosial, tayangan video yang menyebut telah ditemukan tembok raksasa di bawah Laut Papua.
Sekadar diketahui, unggahan tentang tembok atau dinding di bawah laut utara Jayapura, sudah beredar di sebuah blog sejak tahun 2011. Berita tentang penemuan tembok raksasa ini juga telah dimuat di sejumlah media online.

BACA JUGA:
Viral! Siswa SD Ini Terpaksa Dipindahkan ke SLB karena Sering Di-bully di Sekolah

Dalam video tersebut, tembok itu dinarasikan memiliki panjang sekitar 110 kilometer dengan ketinggian 1.860 meter atau dua lali lebih tinggi dari Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Tembok tersebut juga disebut-sebut mempunyai  lebar 1.700 meter.  Banyak spekulasi tentang asal-usul tembok ini, mulai dari peninggalan peradaban kuno hingga jejak keberadaan makhluk luar angkasa.
Namun, apa yang sebenarnya terjadi di balik tembok ini masih menjadi teka-teki. Untuk apa tembok ini dibangun, serta bagaimana cara membangunnya.
Jika dilihat secara detail, bangunan tersebut terlihat seperti dinding karena strukturnya yang lurus memanjang secara sempurna. Struktur tembok ini berada di lautan lepas, tak jauh dari Ibu Kota Papua. Banyak orang menamakan temuan misterius ini Jayapura Wall atau Tembok Jayapura.
Melansir  akun YouTube Sakral Channel, Jumat (2/6/2023) konon tembok tersebut dibangun oleh ras raksasa yang pernah hidup di bumi ribuan tahun lalu yang saat ini sudah punah.
Bukti dari keberadaan bangsa raksasa ini adalah kerangka raksasa yang ditemukan di berbagai tempat di dunia ini.

BACA JUGA:
Cara Pasukan Elite TNI AD Tanamkan Nilai Pancasila ke Generasi Muda Papua

Saat pertama kali tembok raksasa ini ditemukan, keberadaannya terlihat dari google maps.
Namun setelah viral, seketika dihilangkan pada 2012. Jika memang benar temuan tersebut adalah bangunan tembok di laut Papua, maka diperlukan teknologi yang canggih untuk membangun tembok dengan ukuran besar dan kokoh.

Adapun yang mengasumsikan jika bangunan tersebut adalah bagian dari Atlantis yang hilang dan tenggelam di lautan.

Seorang penulis bernama Ruben Orsbon dalam bukunya &amp;ldquo;Indonesia Secret War : The Guirella Struggle in Irian Jaya&amp;rdquo; menjuluki Papua sebagai surga yang hilang. Saat ini Papua disebut-sebut sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi.

Papua dikenal dengan kakayaan alamnya yang melimpah, terutama tambang emasnya. Sebagian ilmuwan berasumsi, konon diyakini memang ada peradaban yang maju di Papua pada masa lampau.</content:encoded></item></channel></rss>
