<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Penemuan Tembok Raksasa di Laut Papua, Begini Penjelasan Ahli Geologi</title><description>Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa kenampakan tebing yang relatif lurus secara geologi bisa saja terjadi secara alami.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824110/heboh-penemuan-tembok-raksasa-di-laut-papua-begini-penjelasan-ahli-geologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824110/heboh-penemuan-tembok-raksasa-di-laut-papua-begini-penjelasan-ahli-geologi"/><item><title>Heboh Penemuan Tembok Raksasa di Laut Papua, Begini Penjelasan Ahli Geologi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824110/heboh-penemuan-tembok-raksasa-di-laut-papua-begini-penjelasan-ahli-geologi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/02/337/2824110/heboh-penemuan-tembok-raksasa-di-laut-papua-begini-penjelasan-ahli-geologi</guid><pubDate>Jum'at 02 Juni 2023 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Amelia Hermawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/02/337/2824110/heboh-penemuan-tembok-raksasa-di-laut-papua-begini-penjelasan-ahli-geologi-zmaVUw93vq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/02/337/2824110/heboh-penemuan-tembok-raksasa-di-laut-papua-begini-penjelasan-ahli-geologi-zmaVUw93vq.jpg</image><title>Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOC8xLzE2NjYyMS81L3g4bGJleWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebuah video yang beredar di sosial media sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Video tersebut memperlihatkan adanya tembok raksasa di dasar laut. Tepatnya di bawah Laut Papua.
Video ini sudah beredar di sebuah blog sejak tahun 2011 silam. Penemuan mengenai tembok ini pun telah diberitakan dan diunggah oleh beberapa media online.

BACA JUGA:
Viral! Tembok Raksasa di Laut Papua, 2 Kali Lebih Tinggi dari Burj Khalifa dan Panjangnya 110 Km

Dalam video tersebut dituliskan bahwa tembok itu memiliki panjang sekitar 110 kilometer dengan ketinggian 1.860 meter atau dua lali lebih tinggi dari Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Tembok ini juga memiliki lebar 1.700 meter.
Besarnya tembok ini, menimbulkan berbagai spekulasi dari masyarakat, mulai dari peninggalan peradaban kuno hingga adanya kerajaan atlantis.
Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia, Muhammad Burhannudinnur mengatakan,  untuk menentukan benar atau salahnya video tersebut diperlukan pengecekan lebih lanjut dan riset lebih mendalam mengenai hal tersebut.

BACA JUGA:
Cara Pasukan Elite TNI AD Tanamkan Nilai Pancasila ke Generasi Muda Papua

&quot;Untuk menentukan benar dan salah diperlukan data yang benar dengan metoda yang tepat memenuhi tahapan metoda ilmiah,&amp;rdquo;ujarnya kepada Okezone, Jumat (2/6/2023).
&amp;ldquo;Untuk memastikan diperlukan data batuan atau materialnya, morfologi bawah laut, ukuran dan geometrinya atau bisa dengan batimetri,&quot; sambung Burhannudinnur.Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa kenampakan tebing yang relatif lurus secara geologi bisa saja terjadi secara alami.



&quot;Secara geologi kenampakan tebing yang relatif lurus bisa saja terjadi secara alami seperti pada bidang sesar turun atau gerusan sungai,&quot; tutup Burhannudinnur.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOC8xLzE2NjYyMS81L3g4bGJleWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebuah video yang beredar di sosial media sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Video tersebut memperlihatkan adanya tembok raksasa di dasar laut. Tepatnya di bawah Laut Papua.
Video ini sudah beredar di sebuah blog sejak tahun 2011 silam. Penemuan mengenai tembok ini pun telah diberitakan dan diunggah oleh beberapa media online.

BACA JUGA:
Viral! Tembok Raksasa di Laut Papua, 2 Kali Lebih Tinggi dari Burj Khalifa dan Panjangnya 110 Km

Dalam video tersebut dituliskan bahwa tembok itu memiliki panjang sekitar 110 kilometer dengan ketinggian 1.860 meter atau dua lali lebih tinggi dari Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Tembok ini juga memiliki lebar 1.700 meter.
Besarnya tembok ini, menimbulkan berbagai spekulasi dari masyarakat, mulai dari peninggalan peradaban kuno hingga adanya kerajaan atlantis.
Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia, Muhammad Burhannudinnur mengatakan,  untuk menentukan benar atau salahnya video tersebut diperlukan pengecekan lebih lanjut dan riset lebih mendalam mengenai hal tersebut.

BACA JUGA:
Cara Pasukan Elite TNI AD Tanamkan Nilai Pancasila ke Generasi Muda Papua

&quot;Untuk menentukan benar dan salah diperlukan data yang benar dengan metoda yang tepat memenuhi tahapan metoda ilmiah,&amp;rdquo;ujarnya kepada Okezone, Jumat (2/6/2023).
&amp;ldquo;Untuk memastikan diperlukan data batuan atau materialnya, morfologi bawah laut, ukuran dan geometrinya atau bisa dengan batimetri,&quot; sambung Burhannudinnur.Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa kenampakan tebing yang relatif lurus secara geologi bisa saja terjadi secara alami.



&quot;Secara geologi kenampakan tebing yang relatif lurus bisa saja terjadi secara alami seperti pada bidang sesar turun atau gerusan sungai,&quot; tutup Burhannudinnur.

</content:encoded></item></channel></rss>
