<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi Laki-laki Ditinggalkan Ibunya di Atas Trotoar Resmi Diadopsi Pasangan Polisi Polda Sumsel   </title><description>Bayi Laki-laki Ditinggalkan Ibunya di Atas Trotoar Resmi Diadopsi Pasangan Polisi Polda Sumsel
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/03/610/2824309/bayi-laki-laki-ditinggalkan-ibunya-di-atas-trotoar-resmi-diadopsi-pasangan-polisi-polda-sumsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/03/610/2824309/bayi-laki-laki-ditinggalkan-ibunya-di-atas-trotoar-resmi-diadopsi-pasangan-polisi-polda-sumsel"/><item><title>Bayi Laki-laki Ditinggalkan Ibunya di Atas Trotoar Resmi Diadopsi Pasangan Polisi Polda Sumsel   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/03/610/2824309/bayi-laki-laki-ditinggalkan-ibunya-di-atas-trotoar-resmi-diadopsi-pasangan-polisi-polda-sumsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/03/610/2824309/bayi-laki-laki-ditinggalkan-ibunya-di-atas-trotoar-resmi-diadopsi-pasangan-polisi-polda-sumsel</guid><pubDate>Sabtu 03 Juni 2023 04:06 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/03/610/2824309/bayi-laki-laki-ditinggalkan-ibunya-di-atas-trotoar-resmi-diadopsi-pasangan-polisi-polda-sumsel-OKbrGd8wZI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasangan polisi di Polda Sumse adopsi bayi yang dibuang orangtuanya. (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/03/610/2824309/bayi-laki-laki-ditinggalkan-ibunya-di-atas-trotoar-resmi-diadopsi-pasangan-polisi-polda-sumsel-OKbrGd8wZI.jpg</image><title>Pasangan polisi di Polda Sumse adopsi bayi yang dibuang orangtuanya. (MPI)</title></images><description>




PALEMBANG - Seorang bayi laki-laki ditinggalkan oleh ibunya bernama Weni Agustin (35) di depan SPBU Tangga Takat, Palembang, hingga dikerumuni semut, Jumat (2/6/2023).



Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan selama berapa jam, Weni Agustin (35) dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan. Bayi laki-laki bernama Raska Aditya yang berusia 1 tahun itu resmi diadopsi pasangan suami istri personel Polda Sumsel. Personel Polda Sumsel itu yang pertama kali menyelamatkan bayi laki-laki tersebut.



Awalnya bayi laki-laki itu akan diaserahkan kepada kakeknya, Abdul Hamid. Namun, dengan alasan kesulitan ekonomi, kakek bayi itu dengan legowo menyerahkan perawatan Raska ke polisi.


Langkah ini diambil karena tak ingin terjadi hal buruk yang akan dialami bayi tidak berdosa itu. Kasubdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini telah melakukan mediasi bersama keluarga bayi dan Pekerja Dinas Sosial Provinsi Sumsel.






BACA JUGA:
 Warga Temukan Mayat Bayi dengan Tali Pusar Masih Menempel di Pantai Galala&amp;nbsp; &amp;nbsp;






&amp;ldquo;Demi keberlangsungan dan keselamatan bayi ini. Keputusannya sudah ada calon orang tua baru yang akan mengadopsi,&quot; ujar Raswidiati kepada awak media.



Yang menjadi alasannya, melihat kondisi Weni Agustin (35), ibu kandung bayi yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Bahkan, ini sudah kali ketiga bayi itu dibuang ibunya. Selain itu, dibuktikan adanya surat rawat jalan dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.





BACA JUGA:
Miris! Bayi Baru Lahir dengan Bibir Sumbing Dibuang di Cikole Sukabumi







&quot;Ibu bayi sudah menjadi pasien RS Ernaldi Bahar. Ke depannya akan kembali melakukan pemeriksaan,&amp;rdquo; katanya.




Raswidiati mengungkapkan, ibu bayi ini tega meninggalkan putranya itu karena mendapatkan bisikan atau wangsit.





&quot;Saat dimintai keterangan mengakunya dia mendapat bisikan-bisikan yang memintanya untuk meninggalkan anaknya di trotoar jalan,&quot; katanya.







Sedangkan Edi Hendri, Pekerja Dinas Sosial Provinsi Sumsel yang turut hadir mendampingi membenarkan kondisi ibu bayi. Ibu itu disarankan agar keluarga membawa kembali ke RS Ernaldi Bahar, guna menjalani pemeriksaan.







&amp;ldquo;Hasil mediasi yang dilakukan, telah disepakati ke depannya bayi bernama Raska Aditya diadopsi oleh orang tua baru. Kebetulan yang akan mengadopsi adalah pasangak suami istri anggota polisi yang menyelamatkannya pagi tadi. Terlebih kondisi keluarga bayi sendiri tidak ada yang sanggup mengadopsinya,&quot; tuturnya.







&amp;ldquo;Benar, kami yang akan bertanggung jawab untuk merawat bayi ini. Kami akan mengurus semua surat-suratnya. Kami menerima ini sebagai sebuah tugas dan tanggung jawab,&amp;rdquo; tegas Ipda Hendri Prayudha dan istrinya, Ipda Arini Yulia.

</description><content:encoded>




PALEMBANG - Seorang bayi laki-laki ditinggalkan oleh ibunya bernama Weni Agustin (35) di depan SPBU Tangga Takat, Palembang, hingga dikerumuni semut, Jumat (2/6/2023).



Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan selama berapa jam, Weni Agustin (35) dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan. Bayi laki-laki bernama Raska Aditya yang berusia 1 tahun itu resmi diadopsi pasangan suami istri personel Polda Sumsel. Personel Polda Sumsel itu yang pertama kali menyelamatkan bayi laki-laki tersebut.



Awalnya bayi laki-laki itu akan diaserahkan kepada kakeknya, Abdul Hamid. Namun, dengan alasan kesulitan ekonomi, kakek bayi itu dengan legowo menyerahkan perawatan Raska ke polisi.


Langkah ini diambil karena tak ingin terjadi hal buruk yang akan dialami bayi tidak berdosa itu. Kasubdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini telah melakukan mediasi bersama keluarga bayi dan Pekerja Dinas Sosial Provinsi Sumsel.






BACA JUGA:
 Warga Temukan Mayat Bayi dengan Tali Pusar Masih Menempel di Pantai Galala&amp;nbsp; &amp;nbsp;






&amp;ldquo;Demi keberlangsungan dan keselamatan bayi ini. Keputusannya sudah ada calon orang tua baru yang akan mengadopsi,&quot; ujar Raswidiati kepada awak media.



Yang menjadi alasannya, melihat kondisi Weni Agustin (35), ibu kandung bayi yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Bahkan, ini sudah kali ketiga bayi itu dibuang ibunya. Selain itu, dibuktikan adanya surat rawat jalan dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.





BACA JUGA:
Miris! Bayi Baru Lahir dengan Bibir Sumbing Dibuang di Cikole Sukabumi







&quot;Ibu bayi sudah menjadi pasien RS Ernaldi Bahar. Ke depannya akan kembali melakukan pemeriksaan,&amp;rdquo; katanya.




Raswidiati mengungkapkan, ibu bayi ini tega meninggalkan putranya itu karena mendapatkan bisikan atau wangsit.





&quot;Saat dimintai keterangan mengakunya dia mendapat bisikan-bisikan yang memintanya untuk meninggalkan anaknya di trotoar jalan,&quot; katanya.







Sedangkan Edi Hendri, Pekerja Dinas Sosial Provinsi Sumsel yang turut hadir mendampingi membenarkan kondisi ibu bayi. Ibu itu disarankan agar keluarga membawa kembali ke RS Ernaldi Bahar, guna menjalani pemeriksaan.







&amp;ldquo;Hasil mediasi yang dilakukan, telah disepakati ke depannya bayi bernama Raska Aditya diadopsi oleh orang tua baru. Kebetulan yang akan mengadopsi adalah pasangak suami istri anggota polisi yang menyelamatkannya pagi tadi. Terlebih kondisi keluarga bayi sendiri tidak ada yang sanggup mengadopsinya,&quot; tuturnya.







&amp;ldquo;Benar, kami yang akan bertanggung jawab untuk merawat bayi ini. Kami akan mengurus semua surat-suratnya. Kami menerima ini sebagai sebuah tugas dan tanggung jawab,&amp;rdquo; tegas Ipda Hendri Prayudha dan istrinya, Ipda Arini Yulia.

</content:encoded></item></channel></rss>
