<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ejaan Bahasa Prancis Terkenal Rumit, Jalan Paling Terkenal di Paris Diubah Jadi Ruang Kelas untuk 1.400 Orang Latihan Mengeja</title><description>Di masing-masing putaran, sebuah teks dibacakan dan kontestan mencoba menyalinnya tanpa kesalahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/06/18/2825781/ejaan-bahasa-prancis-terkenal-rumit-jalan-paling-terkenal-di-paris-diubah-jadi-ruang-kelas-untuk-1-400-orang-latihan-mengeja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/06/18/2825781/ejaan-bahasa-prancis-terkenal-rumit-jalan-paling-terkenal-di-paris-diubah-jadi-ruang-kelas-untuk-1-400-orang-latihan-mengeja"/><item><title>Ejaan Bahasa Prancis Terkenal Rumit, Jalan Paling Terkenal di Paris Diubah Jadi Ruang Kelas untuk 1.400 Orang Latihan Mengeja</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/06/18/2825781/ejaan-bahasa-prancis-terkenal-rumit-jalan-paling-terkenal-di-paris-diubah-jadi-ruang-kelas-untuk-1-400-orang-latihan-mengeja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/06/18/2825781/ejaan-bahasa-prancis-terkenal-rumit-jalan-paling-terkenal-di-paris-diubah-jadi-ruang-kelas-untuk-1-400-orang-latihan-mengeja</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2023 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/06/18/2825781/ejaan-bahasa-prancis-terkenal-rumit-jalan-paling-terkenal-di-paris-diubah-jadi-ruang-kelas-untuk-1-400-orang-latihan-mengeja-f548ge4vAK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan paling terkenal di Paris diubah jadi ruang kelas untuk belajar mengeja Bahasa Prancis (Foto: EPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/06/18/2825781/ejaan-bahasa-prancis-terkenal-rumit-jalan-paling-terkenal-di-paris-diubah-jadi-ruang-kelas-untuk-1-400-orang-latihan-mengeja-f548ge4vAK.jpg</image><title>Jalan paling terkenal di Paris diubah jadi ruang kelas untuk belajar mengeja Bahasa Prancis (Foto: EPA)</title></images><description>PARIS - Jalan paling terkenal di Paris diubah menjadi ruang kelas terbuka pada Minggu (4/6/2023), saat hampir 1.400 orang ikut serta dalam latihan mengeja yang memecahkan rekor.

Dikutip BBC, sekitar 1.700 meja diletakkan di Champs-&amp;Eacute;lys&amp;eacute;es untuk acara yang disebut sebagai &quot;pendiktean terbesar di dunia&quot;.

Itu terdiri dari tiga putaran. Di masing-masing putaran, sebuah teks dibacakan dan kontestan mencoba menyalinnya tanpa kesalahan.

BACA JUGA:
Selayang Pandang Van Ophuijsen, Pencipta Ejaan Bahasa Indonesia yang Pertama

Pada babak oertama, sekitar 1.397 orang bergumul dengan kutipan dari sebuah cerita pendek karya penulis abad ke-19 Alphonse Daudet.

BACA JUGA:
Cerita Mualaf Barbara, Dapat Hidayah Islam Setelah Terjemahkan Alquran ke Bahasa Prancis

Media Prancis mengatakan sesi itu diakui oleh Guinness World Records sebagai kompetisi terbesar yang pernah ada.
Ejaan bahasa Prancis terkenal rumit dan dikte telah menginspirasi ketakutan pada generasi murid dari Dunkerque hingga Perpignan.
Ssekitar 50.000 orang mendaftar untuk &quot;Grande Dict&amp;eacute;e des Champs&quot; pada Minggu (4/6/2023) dan sekitar 5.000 orang - banyak dari mereka anak sekolah &amp;ndash; ikut ambil bagian.
Babak kedua dan ketiga masing-masing didasarkan pada cerita pendek modern dan teks tentang rugby.



Dikutip AFP, setelah babak yang pertama, seorang anak berusia 10 tahun yang digambarkan sebagai &quot;murid bintang&quot; merasa khawatir dengan babak berikutnya.



Ayahnya yang berusia 42 tahun, Adrien Blind, yang mengikuti tes yang sama, mengatakan bahwa hal itu membuatnya stres dan khawatir.



Tapi Touria Zerhouni yang berusia 65 tahun lebih santai menghadaoi babak berikutnya. &quot;Saya hanya membuat dua kesalahan. Saya memperkirakan akan lebih sulit,&quot; katanya kepada AFP.

</description><content:encoded>PARIS - Jalan paling terkenal di Paris diubah menjadi ruang kelas terbuka pada Minggu (4/6/2023), saat hampir 1.400 orang ikut serta dalam latihan mengeja yang memecahkan rekor.

Dikutip BBC, sekitar 1.700 meja diletakkan di Champs-&amp;Eacute;lys&amp;eacute;es untuk acara yang disebut sebagai &quot;pendiktean terbesar di dunia&quot;.

Itu terdiri dari tiga putaran. Di masing-masing putaran, sebuah teks dibacakan dan kontestan mencoba menyalinnya tanpa kesalahan.

BACA JUGA:
Selayang Pandang Van Ophuijsen, Pencipta Ejaan Bahasa Indonesia yang Pertama

Pada babak oertama, sekitar 1.397 orang bergumul dengan kutipan dari sebuah cerita pendek karya penulis abad ke-19 Alphonse Daudet.

BACA JUGA:
Cerita Mualaf Barbara, Dapat Hidayah Islam Setelah Terjemahkan Alquran ke Bahasa Prancis

Media Prancis mengatakan sesi itu diakui oleh Guinness World Records sebagai kompetisi terbesar yang pernah ada.
Ejaan bahasa Prancis terkenal rumit dan dikte telah menginspirasi ketakutan pada generasi murid dari Dunkerque hingga Perpignan.
Ssekitar 50.000 orang mendaftar untuk &quot;Grande Dict&amp;eacute;e des Champs&quot; pada Minggu (4/6/2023) dan sekitar 5.000 orang - banyak dari mereka anak sekolah &amp;ndash; ikut ambil bagian.
Babak kedua dan ketiga masing-masing didasarkan pada cerita pendek modern dan teks tentang rugby.



Dikutip AFP, setelah babak yang pertama, seorang anak berusia 10 tahun yang digambarkan sebagai &quot;murid bintang&quot; merasa khawatir dengan babak berikutnya.



Ayahnya yang berusia 42 tahun, Adrien Blind, yang mengikuti tes yang sama, mengatakan bahwa hal itu membuatnya stres dan khawatir.



Tapi Touria Zerhouni yang berusia 65 tahun lebih santai menghadaoi babak berikutnya. &quot;Saya hanya membuat dua kesalahan. Saya memperkirakan akan lebih sulit,&quot; katanya kepada AFP.

</content:encoded></item></channel></rss>
