<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pak RW Kaget, Temukan Bunga Bangkai saat Bersihkan Pekarangan Rumah</title><description>Bunga bangkai setinggi kurang lebih 20 sentimeter ditemukan tumbuh di pekarangan rumah warga di Kampung Warung Domba&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/07/525/2826736/pak-rw-kaget-temukan-bunga-bangkai-saat-bersihkan-pekarangan-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/07/525/2826736/pak-rw-kaget-temukan-bunga-bangkai-saat-bersihkan-pekarangan-rumah"/><item><title>Pak RW Kaget, Temukan Bunga Bangkai saat Bersihkan Pekarangan Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/07/525/2826736/pak-rw-kaget-temukan-bunga-bangkai-saat-bersihkan-pekarangan-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/07/525/2826736/pak-rw-kaget-temukan-bunga-bangkai-saat-bersihkan-pekarangan-rumah</guid><pubDate>Rabu 07 Juni 2023 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/07/525/2826736/pak-rw-kaget-temukan-bunga-bangkai-saat-bersihkan-pekarangan-rumah-0CzwxmpnrF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penemuan bunga bangkai di pekarangan rumah/Foto: Warga</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/07/525/2826736/pak-rw-kaget-temukan-bunga-bangkai-saat-bersihkan-pekarangan-rumah-0CzwxmpnrF.jpg</image><title>Penemuan bunga bangkai di pekarangan rumah/Foto: Warga</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8zMC8xLzE2NjY4My81L3g4bGRibmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG BARAT - Bunga bangkai setinggi kurang lebih 20 sentimeter ditemukan tumbuh di pekarangan rumah warga di Kampung Warung Domba, RT 2/1, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kemunculan bunga dengan nama latin amorphophallus titanum ini menyedot perhatian dari warga sekitar. Pasalnya, bunga yang mengeluarkan bau tidak sedap ini baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Gratifikasi Andhi Pramono, KPK Sita Mobil Hummer hingga Mini Morris

&quot;Seumur saya tinggal di sini baru sekarang nemuin adanya bunga bangkai, jadi aneh juga,&quot; kata warga yang menemukan pertama kali bunga bangkai tersebut, Wiwiek Wikana (66), Rabu (7/6/2023).

Dia menerangkan, bunga bangkai itu pertama kali ditemukan saat dirinya sedang membabat pohon pandan di pekarangan rumahnya yang berukuran setengah lapangan basket di pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Hal itu dilakukan karena dalam beberapa hari tercium bau bangkai seperti yang bersumber dari binatang mati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Meski Laporan Dicabut, Kasus Oknum Intel Hajar Kuli Tetap Diselidiki Propam

Ketika sedang membabat daun pandan yang sudah menumpuk, tiba-tiba dirinya melihat ada daun berbentuk aneh. Semakin lama-semakin jelas jika itu daun bunga bangkai yang jadi sumber bau menyengat tidak sedap. Akhirnya informasi itu menyebar dan membuat warga sekitar berdatangan karena penasaran.

&quot;Bunga bangkai itu ketutup rungkun (tumpukan) daun pandan, untung aja gak kesabet saat dibabat. Tingginya sekitar 20 sentimeter dan usianya diperkirakan sudah dua minggu,&quot; ucap Wiwiek yang juga Kertua RW 1 Kampung Warung Domba, Desa Mandalamukti.

Saat ini bunga bangkai tersebut ditutupi oleh kurung ayam agar tidak dirusak anak-anak atau warga yang melihat. Sebab kemunculannya dianggap sebagai fenomena yang aneh karena dirinya tidak pernah menanamnya dan di wilayahnya belum pernah muncul sebelumnya.



&quot;Paling sekarang diliat perkembangannya, kalau dilaporkan ke desa atau kecamatan enggak. Cuma baunya sudah tidak terlalu menyengat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8zMC8xLzE2NjY4My81L3g4bGRibmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG BARAT - Bunga bangkai setinggi kurang lebih 20 sentimeter ditemukan tumbuh di pekarangan rumah warga di Kampung Warung Domba, RT 2/1, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kemunculan bunga dengan nama latin amorphophallus titanum ini menyedot perhatian dari warga sekitar. Pasalnya, bunga yang mengeluarkan bau tidak sedap ini baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Gratifikasi Andhi Pramono, KPK Sita Mobil Hummer hingga Mini Morris

&quot;Seumur saya tinggal di sini baru sekarang nemuin adanya bunga bangkai, jadi aneh juga,&quot; kata warga yang menemukan pertama kali bunga bangkai tersebut, Wiwiek Wikana (66), Rabu (7/6/2023).

Dia menerangkan, bunga bangkai itu pertama kali ditemukan saat dirinya sedang membabat pohon pandan di pekarangan rumahnya yang berukuran setengah lapangan basket di pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Hal itu dilakukan karena dalam beberapa hari tercium bau bangkai seperti yang bersumber dari binatang mati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Meski Laporan Dicabut, Kasus Oknum Intel Hajar Kuli Tetap Diselidiki Propam

Ketika sedang membabat daun pandan yang sudah menumpuk, tiba-tiba dirinya melihat ada daun berbentuk aneh. Semakin lama-semakin jelas jika itu daun bunga bangkai yang jadi sumber bau menyengat tidak sedap. Akhirnya informasi itu menyebar dan membuat warga sekitar berdatangan karena penasaran.

&quot;Bunga bangkai itu ketutup rungkun (tumpukan) daun pandan, untung aja gak kesabet saat dibabat. Tingginya sekitar 20 sentimeter dan usianya diperkirakan sudah dua minggu,&quot; ucap Wiwiek yang juga Kertua RW 1 Kampung Warung Domba, Desa Mandalamukti.

Saat ini bunga bangkai tersebut ditutupi oleh kurung ayam agar tidak dirusak anak-anak atau warga yang melihat. Sebab kemunculannya dianggap sebagai fenomena yang aneh karena dirinya tidak pernah menanamnya dan di wilayahnya belum pernah muncul sebelumnya.



&quot;Paling sekarang diliat perkembangannya, kalau dilaporkan ke desa atau kecamatan enggak. Cuma baunya sudah tidak terlalu menyengat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
