<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diperingati Setiap 8 Juni, Ini Sejarah dan Tujuan Hari Laut Sedunia</title><description>Tanggal 8 Juni diperingati sebagai Hari Laut Sedunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/18/2827240/diperingati-setiap-8-juni-ini-sejarah-dan-tujuan-hari-laut-sedunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/08/18/2827240/diperingati-setiap-8-juni-ini-sejarah-dan-tujuan-hari-laut-sedunia"/><item><title>Diperingati Setiap 8 Juni, Ini Sejarah dan Tujuan Hari Laut Sedunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/18/2827240/diperingati-setiap-8-juni-ini-sejarah-dan-tujuan-hari-laut-sedunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/08/18/2827240/diperingati-setiap-8-juni-ini-sejarah-dan-tujuan-hari-laut-sedunia</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Meuthia Hamidah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/18/2827240/diperingati-setiap-8-juni-ini-sejarah-dan-tujuan-hari-laut-sedunia-kWvFYqHXiX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: UN.org.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/18/2827240/diperingati-setiap-8-juni-ini-sejarah-dan-tujuan-hari-laut-sedunia-kWvFYqHXiX.jpg</image><title>Foto: UN.org.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tanggal 8 Juni diperingati sebagai World Oceans Day atau Hari Laut Sedunia, sebagai upaya memberikan kesempatan bagi organisasi non-pemerintah dan masyarakat sipil untuk mendukung pelestarian lingkungan, terutama laut dan ekosistemnya.

BACA JUGA:
Hari Laut Sedunia, Menteri KKP Dorong Produktivitas Rumput Laut

Melansir dari laman resmi United Nations, Hari Laut Sedunia pertama kali diusulkan pada 8 Juni 1992 di Rio de Janeiro dalam Forum Global saat Konferensi PBB tentang lingkungan dan pembangunan (UNCED). Pada 2008, PBB menetapkan tanggal 8 Juni sebagai Hari Laut Sedunia.
Tidak hanya soal kepedulian lingkungan, peringatan Hari Laut Sedunia juga mencakup soal  implementasi Konvensi PBB tentang Hukum Laut, keamanan maritim, keanekaragaman hayati laut, lingkungan laut dan pembangunan berkelanjutan, serta perubahan iklim dan kerja sama regional dan internasional.
Komisi Oseanografi Antar Pemerintah (IOC) UNESCO ikut mensponsori Jaringan Kelautan Dunia dan aktif mendukung untuk mewujudkan acara Hari Laut Sedunia.

BACA JUGA:
Jokowi Bertemu PM Malaysia, Bahas Pekerja Migran hingga Batas Laut

Peringatan Hari Laut Sedunia memiliki dua tujuan penting. Pertama, untuk mengajak setiap orang lebih peduli dan memahami terkait peran utama laut dalam kehidupan sehari-hari. Sehubungan dengan hal ini, lautan adalah paru-paru yang dimiliki oleh Bumi, sumber utama makanan, obat-obatan, dan bagian penting dari biosfer.
Kedua, untuk memberitahu publik mengenai dampak tindakan manusia di laut, mengembangkan gerakan seluruh umat manusia di dunia untuk laut, dan menyatukan penduduk dunia dalam proyek pengelolaan berkelanjutan untuk laut.
Peringatan Hari Laut Sedunia pada 2009 mengusung tema &amp;ldquo;Our Oceans, Our Responsibility&amp;rdquo; atau &amp;ldquo;Lautan Kita, Tanggung Jawab Kita&amp;rdquo;. Sorotan utama pada perayaan perdana Hari Laut Sedunia itu adalah berbagai cara laut berkontribusi terhadap kehidupan manusia dan tantangan untuk mempertahankan kapasitas laut dalam mengatur iklim global.
Kini, pada 2023, tema peringatan Hari Laut Sedunia adalah &amp;ldquo;Planet Ocean: Tides are Changing&amp;rsquo; atau &amp;ldquo;Planet Samudera: Pasang Berubah&amp;rdquo;. Sesuai tema yang diangkat, masyarakat akan menemukan bahwa Bumi lebih dari yang terlihat, serta menghasilkan gelombang kegembiraan baru untuk menghargai dan melindungi lautan dan keseluruhan planet biru yang kita tempati.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tanggal 8 Juni diperingati sebagai World Oceans Day atau Hari Laut Sedunia, sebagai upaya memberikan kesempatan bagi organisasi non-pemerintah dan masyarakat sipil untuk mendukung pelestarian lingkungan, terutama laut dan ekosistemnya.

BACA JUGA:
Hari Laut Sedunia, Menteri KKP Dorong Produktivitas Rumput Laut

Melansir dari laman resmi United Nations, Hari Laut Sedunia pertama kali diusulkan pada 8 Juni 1992 di Rio de Janeiro dalam Forum Global saat Konferensi PBB tentang lingkungan dan pembangunan (UNCED). Pada 2008, PBB menetapkan tanggal 8 Juni sebagai Hari Laut Sedunia.
Tidak hanya soal kepedulian lingkungan, peringatan Hari Laut Sedunia juga mencakup soal  implementasi Konvensi PBB tentang Hukum Laut, keamanan maritim, keanekaragaman hayati laut, lingkungan laut dan pembangunan berkelanjutan, serta perubahan iklim dan kerja sama regional dan internasional.
Komisi Oseanografi Antar Pemerintah (IOC) UNESCO ikut mensponsori Jaringan Kelautan Dunia dan aktif mendukung untuk mewujudkan acara Hari Laut Sedunia.

BACA JUGA:
Jokowi Bertemu PM Malaysia, Bahas Pekerja Migran hingga Batas Laut

Peringatan Hari Laut Sedunia memiliki dua tujuan penting. Pertama, untuk mengajak setiap orang lebih peduli dan memahami terkait peran utama laut dalam kehidupan sehari-hari. Sehubungan dengan hal ini, lautan adalah paru-paru yang dimiliki oleh Bumi, sumber utama makanan, obat-obatan, dan bagian penting dari biosfer.
Kedua, untuk memberitahu publik mengenai dampak tindakan manusia di laut, mengembangkan gerakan seluruh umat manusia di dunia untuk laut, dan menyatukan penduduk dunia dalam proyek pengelolaan berkelanjutan untuk laut.
Peringatan Hari Laut Sedunia pada 2009 mengusung tema &amp;ldquo;Our Oceans, Our Responsibility&amp;rdquo; atau &amp;ldquo;Lautan Kita, Tanggung Jawab Kita&amp;rdquo;. Sorotan utama pada perayaan perdana Hari Laut Sedunia itu adalah berbagai cara laut berkontribusi terhadap kehidupan manusia dan tantangan untuk mempertahankan kapasitas laut dalam mengatur iklim global.
Kini, pada 2023, tema peringatan Hari Laut Sedunia adalah &amp;ldquo;Planet Ocean: Tides are Changing&amp;rsquo; atau &amp;ldquo;Planet Samudera: Pasang Berubah&amp;rdquo;. Sesuai tema yang diangkat, masyarakat akan menemukan bahwa Bumi lebih dari yang terlihat, serta menghasilkan gelombang kegembiraan baru untuk menghargai dan melindungi lautan dan keseluruhan planet biru yang kita tempati.</content:encoded></item></channel></rss>
