<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enam Korban Penipuan iPhone Si Kembar Lapor ke Polres Tangsel   </title><description>Korban dugaan penipuan pembelian handphone bermerk iPhone yang dilakukan oleh perempuan saudara kembar Rihana&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/338/2827317/enam-korban-penipuan-iphone-si-kembar-lapor-ke-polres-tangsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/08/338/2827317/enam-korban-penipuan-iphone-si-kembar-lapor-ke-polres-tangsel"/><item><title>Enam Korban Penipuan iPhone Si Kembar Lapor ke Polres Tangsel   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/338/2827317/enam-korban-penipuan-iphone-si-kembar-lapor-ke-polres-tangsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/08/338/2827317/enam-korban-penipuan-iphone-si-kembar-lapor-ke-polres-tangsel</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/338/2827317/enam-korban-penipuan-iphone-si-kembar-lapor-ke-polres-tangsel-xVFPLEF1NP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/338/2827317/enam-korban-penipuan-iphone-si-kembar-lapor-ke-polres-tangsel-xVFPLEF1NP.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>
TANGERANG - Korban dugaan penipuan pembelian handphone bermerk iPhone yang dilakukan oleh perempuan saudara kembar Rihana (RA) dan Rihani (RI) terus bermunculan. Kini, ada enam korban penipuan tersebut yang melaporkan ke Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

&quot;Iya, Polres Tangsel ada menerima laporan terkait kasus tersebut ada enam Laporan Polisi, dengan enam korban yang berbeda,&quot; ujar Kasie Humas Polres Tangsel, Ipda Galih Dwi Nuryanto dalam keterangannya, Kamis (8/6/2023).

Kata dia, para korban melaporkan si kembar Rihana dan Rihani atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

BACA JUGA:
Polisi Sebut Rihana Si Kembar Juga Terlibat Kasus Penggelapan Mobil Rental&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Dia pun memastikan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.

&quot;Intinya kasus-kasus tersebut berjalan sudah dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Penyidik Sat. Reskrim Polres Tangsel,&quot; katanya.

&quot;Iya pasti akan ditangani kasusnya sesuai prsedur. Untuk kasus tersebut di Polres Tangsel penangan dalam proses penyelidikan dan penyidikan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Si Kembar Penipuan iPhone Miliaran Rupiah Bakal Dijemput Paksa Polisi

Dia menjelaskan, modus yang diterapkan pelaku untuk menjerat korban yang rata-rata reseller ini dengan menerima sejumlah uang untuk pembayaran handphone tersebut. Rihana dan Rihani pun menjanjikan menyerahkan handphone tersebut dalam jangka waktu yang disepakati.

&quot;Namun sampai batas waktu yang dijanjikan HP tidak diberikan, kemudian saat korban minta uangnya dikembalikan, pelaku tidak mengembalikan uang pembayaran,&quot; jelasnya.

Diketahui, kasus ini awalnya diungkap oleh korban lewat media sosial. Salah satu korban itu menuturkan bahwa Rihana dan Rihani telah menipu banyak orang dengan kerugian mencapai Rp 35 Miliar.



Korban lain sebelumnya juga telah melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Sebanyak lima korban penipuan iPhone saudari kembar Rihana dan Rihani telah membuat laporan dan diperiksa polisi . Korban mengaku ada yang tertipu hingga Rp1 miliar lebih.



&quot;(Kerugian) bervariasi, ada yang ratusan juta hingga ada di atas Rp1 miliar,&quot; ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi kepada wartawan, Rabu (7/6/2023).



Menurutnya, ada lima orang yang melapor ke Polres Jakarta Selatan lantaran menjadi korban penipuan tersebut. Lima korban yang telah diperiksa polisi itu hanya melaporkan si kembar bernama Rihana lantaran lima orang korban itu hanya berkomunikasi dan melakukan transaksi dengan Rihana.



&quot;Kalau yang dilaporkan di Polres Jaksel itu dengan terlapornya RA. Dalam setiap kali penawaran produk itu, kemudian mentransfer sejumlah dananya ke RA,&quot; tuturnya.



Dia menambahkan, modus operandi yang dilakukan si kembar Rihana dalam melalukan aksi penipuannya itu dengan cara memberikan penawaran produk Apple dengan harga yang lebih murah 20 hingga 30 persen dari harga pasarannya. Para korban yang tertarik itu lantas melakukan pemesanan kepada si kembar.



&quot;Korban diberikan penawaran yang cukup menarik yaitu produk merek Apple baik itu iPhone kemudian laptop, airpods, dan sebagainya, dengan harga yang rata-rata lebih murah 20-30 persen dibanding harga pada umumnya,&quot; kata Henrikus.

</description><content:encoded>
TANGERANG - Korban dugaan penipuan pembelian handphone bermerk iPhone yang dilakukan oleh perempuan saudara kembar Rihana (RA) dan Rihani (RI) terus bermunculan. Kini, ada enam korban penipuan tersebut yang melaporkan ke Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

&quot;Iya, Polres Tangsel ada menerima laporan terkait kasus tersebut ada enam Laporan Polisi, dengan enam korban yang berbeda,&quot; ujar Kasie Humas Polres Tangsel, Ipda Galih Dwi Nuryanto dalam keterangannya, Kamis (8/6/2023).

Kata dia, para korban melaporkan si kembar Rihana dan Rihani atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

BACA JUGA:
Polisi Sebut Rihana Si Kembar Juga Terlibat Kasus Penggelapan Mobil Rental&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Dia pun memastikan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.

&quot;Intinya kasus-kasus tersebut berjalan sudah dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Penyidik Sat. Reskrim Polres Tangsel,&quot; katanya.

&quot;Iya pasti akan ditangani kasusnya sesuai prsedur. Untuk kasus tersebut di Polres Tangsel penangan dalam proses penyelidikan dan penyidikan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Si Kembar Penipuan iPhone Miliaran Rupiah Bakal Dijemput Paksa Polisi

Dia menjelaskan, modus yang diterapkan pelaku untuk menjerat korban yang rata-rata reseller ini dengan menerima sejumlah uang untuk pembayaran handphone tersebut. Rihana dan Rihani pun menjanjikan menyerahkan handphone tersebut dalam jangka waktu yang disepakati.

&quot;Namun sampai batas waktu yang dijanjikan HP tidak diberikan, kemudian saat korban minta uangnya dikembalikan, pelaku tidak mengembalikan uang pembayaran,&quot; jelasnya.

Diketahui, kasus ini awalnya diungkap oleh korban lewat media sosial. Salah satu korban itu menuturkan bahwa Rihana dan Rihani telah menipu banyak orang dengan kerugian mencapai Rp 35 Miliar.



Korban lain sebelumnya juga telah melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Sebanyak lima korban penipuan iPhone saudari kembar Rihana dan Rihani telah membuat laporan dan diperiksa polisi . Korban mengaku ada yang tertipu hingga Rp1 miliar lebih.



&quot;(Kerugian) bervariasi, ada yang ratusan juta hingga ada di atas Rp1 miliar,&quot; ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi kepada wartawan, Rabu (7/6/2023).



Menurutnya, ada lima orang yang melapor ke Polres Jakarta Selatan lantaran menjadi korban penipuan tersebut. Lima korban yang telah diperiksa polisi itu hanya melaporkan si kembar bernama Rihana lantaran lima orang korban itu hanya berkomunikasi dan melakukan transaksi dengan Rihana.



&quot;Kalau yang dilaporkan di Polres Jaksel itu dengan terlapornya RA. Dalam setiap kali penawaran produk itu, kemudian mentransfer sejumlah dananya ke RA,&quot; tuturnya.



Dia menambahkan, modus operandi yang dilakukan si kembar Rihana dalam melalukan aksi penipuannya itu dengan cara memberikan penawaran produk Apple dengan harga yang lebih murah 20 hingga 30 persen dari harga pasarannya. Para korban yang tertarik itu lantas melakukan pemesanan kepada si kembar.



&quot;Korban diberikan penawaran yang cukup menarik yaitu produk merek Apple baik itu iPhone kemudian laptop, airpods, dan sebagainya, dengan harga yang rata-rata lebih murah 20-30 persen dibanding harga pada umumnya,&quot; kata Henrikus.

</content:encoded></item></channel></rss>
