<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelajar SMK Meninggal saat Ekskul Bela Diri, Diduga Dianiaya</title><description>Diduga alami penganiayaan saat kegiatan ekstrakurikuler bela diri, seorang pelajar salah satu SMK di Lampung Tengah meninggal dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/340/2827013/pelajar-smk-meninggal-saat-ekskul-bela-diri-diduga-dianiaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/08/340/2827013/pelajar-smk-meninggal-saat-ekskul-bela-diri-diduga-dianiaya"/><item><title>Pelajar SMK Meninggal saat Ekskul Bela Diri, Diduga Dianiaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/340/2827013/pelajar-smk-meninggal-saat-ekskul-bela-diri-diduga-dianiaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/08/340/2827013/pelajar-smk-meninggal-saat-ekskul-bela-diri-diduga-dianiaya</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 01:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/07/340/2827013/pelajar-smk-meninggal-saat-eskul-bela-diri-diduga-dianiaya-AC6FfjdHkt.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/07/340/2827013/pelajar-smk-meninggal-saat-eskul-bela-diri-diduga-dianiaya-AC6FfjdHkt.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>LAMPUNG TENGAH - Diduga alami penganiayaan saat kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul bela diri, seorang pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia
Pelajar berinisial MA (17) warga Gebang, Kabupaten Pesawaran tersebut diketahui meninggal dunia usai latihan bela diri.

BACA JUGA:
Pesilat di Banyuwangi Tewas saat Berlatih, Tengkoraknya Retak

Berdasarkan informasi yang diterima MNC Portal, peristiwa tersebut terjadi pada Senin 29 Mei 2023. Dalam beberapa foto yang diterima, terlihat korban mengalami gigi patah, wajah remuk, dan tubuh penuh lebam.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kartini, Kalirejo, namun akhirnya korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat infeksi pembuluh darah.

BACA JUGA:
Kuli Korban Penganiayaan Oknum Intel di Sampang Memilih Mencabut Laporan

Merasa ada kejanggalan atas kematian anaknya, orangtua korban melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/167/V/2023/SPKT/Polres Lampung Tengah/Polda Lampung tanggal 31 Mei 2023.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas membenarkan peristiwa tersebut.Edi menyebut, Kamis 8 Juni 2023 pihaknya akan melakukan ekshumasi terhadap jenazah korban.
&quot;Iya, besok kita akan ekshumasi dan autopsi di Gebang, Pesawaran,&quot; ujar Edi saat dihubungi.
Namun demikian, Edi belum bisa mengungkapkan secara rinci terkait kronologi kejadian yang menewaskan korban tersebut. &quot;Besok sekalian autopsi ya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>LAMPUNG TENGAH - Diduga alami penganiayaan saat kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul bela diri, seorang pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia
Pelajar berinisial MA (17) warga Gebang, Kabupaten Pesawaran tersebut diketahui meninggal dunia usai latihan bela diri.

BACA JUGA:
Pesilat di Banyuwangi Tewas saat Berlatih, Tengkoraknya Retak

Berdasarkan informasi yang diterima MNC Portal, peristiwa tersebut terjadi pada Senin 29 Mei 2023. Dalam beberapa foto yang diterima, terlihat korban mengalami gigi patah, wajah remuk, dan tubuh penuh lebam.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kartini, Kalirejo, namun akhirnya korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat infeksi pembuluh darah.

BACA JUGA:
Kuli Korban Penganiayaan Oknum Intel di Sampang Memilih Mencabut Laporan

Merasa ada kejanggalan atas kematian anaknya, orangtua korban melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/167/V/2023/SPKT/Polres Lampung Tengah/Polda Lampung tanggal 31 Mei 2023.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas membenarkan peristiwa tersebut.Edi menyebut, Kamis 8 Juni 2023 pihaknya akan melakukan ekshumasi terhadap jenazah korban.
&quot;Iya, besok kita akan ekshumasi dan autopsi di Gebang, Pesawaran,&quot; ujar Edi saat dihubungi.
Namun demikian, Edi belum bisa mengungkapkan secara rinci terkait kronologi kejadian yang menewaskan korban tersebut. &quot;Besok sekalian autopsi ya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
