<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nelayan Terjatuh ke Laut, Ditemukan Meninggal Setelah 2 Hari Hilang</title><description>Seorang nelayan meninggal di sekitar Muara Bagan Lampu Merah Perairan Asahan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/608/2827028/nelayan-terjatuh-ke-laut-ditemukan-meninggal-setelah-2-hari-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/08/608/2827028/nelayan-terjatuh-ke-laut-ditemukan-meninggal-setelah-2-hari-hilang"/><item><title>Nelayan Terjatuh ke Laut, Ditemukan Meninggal Setelah 2 Hari Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/08/608/2827028/nelayan-terjatuh-ke-laut-ditemukan-meninggal-setelah-2-hari-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/08/608/2827028/nelayan-terjatuh-ke-laut-ditemukan-meninggal-setelah-2-hari-hilang</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 02:03 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/608/2827028/nelayan-terjatuh-ke-laut-ditemukan-meninggal-setelah-2-hari-hilang-EpIHIY8SX3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jasad nelayan ditemukan mengambang di laut setelah dua hari hilang (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/608/2827028/nelayan-terjatuh-ke-laut-ditemukan-meninggal-setelah-2-hari-hilang-EpIHIY8SX3.jpg</image><title>Jasad nelayan ditemukan mengambang di laut setelah dua hari hilang (Foto : Istimewa)</title></images><description>ASAHAN - Seorang nelayan bernama Syamsul Bahri (58), warga Desa Bagan Asahan Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ditemukan meninggal di sekitar Muara Bagan Lampu Merah Perairan Asahan pada Rabu 7 Juni 2023, petang.

Syamsul ditemukan meninggal setelah dinyatakan hilang sejak Selasa siang, 6 Juni 2023 kemarin. Ia diduga terjatuh dari perahu yang ditumpanginya lalu tenggelam.


BACA JUGA:
Lagi, Seorang Nelayan Hilang saat Mencari Ikan


Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan, Budiono, membenarkan adanya penemuan mayat nelayan tersebut. Budiono menyebut jasadnya Syamsul ditemukan sekitar 13 NM dari lokasi awal korban dinyatakan hilang.

&quot;Iya benar, nelayan yang hilang di Perairan Asahan kemarins sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 14:55 WIB tadi. Korban atas nama Syamsul Bahri. Jasadnya sudah kita evakuasi ke Dermaga Pelabuhan Panton, Tanjungbalai Asahan dan lalu diserahkan kepada keluarga korban yang sudah menunggu di dermaga tersebut,&quot; kata Budiono.


BACA JUGA:
Hiu Paus Muncul di Perairan Teluk Jakarta, Ini Imbauan untuk Nelayan


Budiono menjelaskan, insiden tewasnya korban bermula ketika pada Selasa, 6 Juni 2023 sekitar pukul 6.00 WIB, Syamsul berangkat dari rumahnya menuju laut menggunakan perahu kayu untuk menjaring ikan.

Sekira pukul 8.00 WIB salah seorang nelayan yang mengenali perahu Syamsul melihat perahu Syamsul terombang-ambing di laut. Sementara Syamsul tak ada di perahu tersebut.Atas penemuan tersebut kemudian nelayan itu melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga yang berada di darat dan diteruskan ke Pos SAR Tanjung Balai Asahan. Pos SAR Asahan yang menerima laporan itu kemudian langsung mengerahkan personel bersama Kapal SAR KN Sanjaya 248 untuk berangkat menuju lokasi guna melakukan pencarian.

&quot;Dengan telah ditemukannya jasad korban, maka seluruh operasi pencarian kita hentikan. Kita ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses pencarian dan evakuasi korban,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>ASAHAN - Seorang nelayan bernama Syamsul Bahri (58), warga Desa Bagan Asahan Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ditemukan meninggal di sekitar Muara Bagan Lampu Merah Perairan Asahan pada Rabu 7 Juni 2023, petang.

Syamsul ditemukan meninggal setelah dinyatakan hilang sejak Selasa siang, 6 Juni 2023 kemarin. Ia diduga terjatuh dari perahu yang ditumpanginya lalu tenggelam.


BACA JUGA:
Lagi, Seorang Nelayan Hilang saat Mencari Ikan


Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan, Budiono, membenarkan adanya penemuan mayat nelayan tersebut. Budiono menyebut jasadnya Syamsul ditemukan sekitar 13 NM dari lokasi awal korban dinyatakan hilang.

&quot;Iya benar, nelayan yang hilang di Perairan Asahan kemarins sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 14:55 WIB tadi. Korban atas nama Syamsul Bahri. Jasadnya sudah kita evakuasi ke Dermaga Pelabuhan Panton, Tanjungbalai Asahan dan lalu diserahkan kepada keluarga korban yang sudah menunggu di dermaga tersebut,&quot; kata Budiono.


BACA JUGA:
Hiu Paus Muncul di Perairan Teluk Jakarta, Ini Imbauan untuk Nelayan


Budiono menjelaskan, insiden tewasnya korban bermula ketika pada Selasa, 6 Juni 2023 sekitar pukul 6.00 WIB, Syamsul berangkat dari rumahnya menuju laut menggunakan perahu kayu untuk menjaring ikan.

Sekira pukul 8.00 WIB salah seorang nelayan yang mengenali perahu Syamsul melihat perahu Syamsul terombang-ambing di laut. Sementara Syamsul tak ada di perahu tersebut.Atas penemuan tersebut kemudian nelayan itu melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga yang berada di darat dan diteruskan ke Pos SAR Tanjung Balai Asahan. Pos SAR Asahan yang menerima laporan itu kemudian langsung mengerahkan personel bersama Kapal SAR KN Sanjaya 248 untuk berangkat menuju lokasi guna melakukan pencarian.

&quot;Dengan telah ditemukannya jasad korban, maka seluruh operasi pencarian kita hentikan. Kita ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses pencarian dan evakuasi korban,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
