<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penikaman Massal Prancis, 4 Anak dalam Kondisi Stabil Usai Ditikam Secara Brutal di Taman</title><description>Anak-anak yang berusia antara satu dan tiga tahun itu dirawat di rumah sakit.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/09/18/2827744/penikaman-massal-prancis-4-anak-dalam-kondisi-stabil-usai-ditikam-secara-brutal-di-taman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/09/18/2827744/penikaman-massal-prancis-4-anak-dalam-kondisi-stabil-usai-ditikam-secara-brutal-di-taman"/><item><title>Penikaman Massal Prancis, 4 Anak dalam Kondisi Stabil Usai Ditikam Secara Brutal di Taman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/09/18/2827744/penikaman-massal-prancis-4-anak-dalam-kondisi-stabil-usai-ditikam-secara-brutal-di-taman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/09/18/2827744/penikaman-massal-prancis-4-anak-dalam-kondisi-stabil-usai-ditikam-secara-brutal-di-taman</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 07:50 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/18/2827744/penikaman-massal-prancis-4-anak-dalam-kondisi-stabil-usai-ditikam-secara-brutal-di-taman-B3bn3Np1Jd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku penikaman massal di sebuah taman di Prancis (Foto: AFPTV/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/18/2827744/penikaman-massal-prancis-4-anak-dalam-kondisi-stabil-usai-ditikam-secara-brutal-di-taman-B3bn3Np1Jd.jpg</image><title>Pelaku penikaman massal di sebuah taman di Prancis (Foto: AFPTV/AFP)</title></images><description>PARIS - Empat anak kecil yang ditikam di sebuah taman di Annecy, di tenggara Prancis, kini dalam kondisi stabil.
Anak-anak yang berusia antara satu dan tiga tahun itu dirawat di rumah sakit. Seorang anak asal Inggris berusia tiga tahun termasuk di antara yang terluka, yang lainnya adalah orang Belanda. Dua orang dewasa juga terluka, salah satunya dalam kondisi kritis.
Polisi berhasil mengalahkan dan menangkap pelaku setelah dia memasuki taman bermain anak-anak untuk melakukan serangan.

BACA JUGA:
Pria Bersenjata Pisau Tikam 6 Orang di Taman Prancis, 3 Anak Kritis

Polisi telah mengkonfirmasi bahwa tersangka adalah warga Suriah berusia 31 tahun, yang berstatus pengungsi di Swedia.

BACA JUGA:
Ejaan Bahasa Prancis Terkenal Rumit, Jalan Paling Terkenal di Paris Diubah Jadi Ruang Kelas untuk 1.400 Orang Latihan Mengeja

Wakil daerah Antoine Armand menggambarkan serangan itu sebagai &quot;keji&quot; dan mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki, tetapi &quot;sangat sedikit yang diketahui&quot;.
Cuplikan video dari serangan yang diunggah ke media sosial - terlalu grafis untuk disiarkan - menunjukkan taman bermain kecil, dengan kehidupan berjalan seperti biasa. Anak-anak berlarian, dan orang tua serta pengasuh mereka ada di sana.
Kemudian seorang pria masuk dengan pisau, dan dengan sangat cepat terdengar teriakan. Dia jelas mencari anak-anak untuk diserang - dan dia menyerang salah satunya di kursi dorong.Perdana Menteri (PM) Prancis &amp;Eacute;lisabeth Borne dan Menteri Dalam Negeri G&amp;eacute;rald Darmanin langsung pergi ke lokasi penyerangan.
Borne mengatakan pada konferensi pers bahwa penyerang &quot;tidak memiliki catatan kriminal atau psikiatris&quot;.
Jaksa Annecy Line Bonnet-Mathis mengatakan kepada wartawan bahwa para korban muda berkisar dari usia 22 bulan hingga tiga tahun.
&quot;Tampaknya tidak ada motivasi teroris apa pun,&amp;rdquo; ujarnya, dikutuip BBC.</description><content:encoded>PARIS - Empat anak kecil yang ditikam di sebuah taman di Annecy, di tenggara Prancis, kini dalam kondisi stabil.
Anak-anak yang berusia antara satu dan tiga tahun itu dirawat di rumah sakit. Seorang anak asal Inggris berusia tiga tahun termasuk di antara yang terluka, yang lainnya adalah orang Belanda. Dua orang dewasa juga terluka, salah satunya dalam kondisi kritis.
Polisi berhasil mengalahkan dan menangkap pelaku setelah dia memasuki taman bermain anak-anak untuk melakukan serangan.

BACA JUGA:
Pria Bersenjata Pisau Tikam 6 Orang di Taman Prancis, 3 Anak Kritis

Polisi telah mengkonfirmasi bahwa tersangka adalah warga Suriah berusia 31 tahun, yang berstatus pengungsi di Swedia.

BACA JUGA:
Ejaan Bahasa Prancis Terkenal Rumit, Jalan Paling Terkenal di Paris Diubah Jadi Ruang Kelas untuk 1.400 Orang Latihan Mengeja

Wakil daerah Antoine Armand menggambarkan serangan itu sebagai &quot;keji&quot; dan mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki, tetapi &quot;sangat sedikit yang diketahui&quot;.
Cuplikan video dari serangan yang diunggah ke media sosial - terlalu grafis untuk disiarkan - menunjukkan taman bermain kecil, dengan kehidupan berjalan seperti biasa. Anak-anak berlarian, dan orang tua serta pengasuh mereka ada di sana.
Kemudian seorang pria masuk dengan pisau, dan dengan sangat cepat terdengar teriakan. Dia jelas mencari anak-anak untuk diserang - dan dia menyerang salah satunya di kursi dorong.Perdana Menteri (PM) Prancis &amp;Eacute;lisabeth Borne dan Menteri Dalam Negeri G&amp;eacute;rald Darmanin langsung pergi ke lokasi penyerangan.
Borne mengatakan pada konferensi pers bahwa penyerang &quot;tidak memiliki catatan kriminal atau psikiatris&quot;.
Jaksa Annecy Line Bonnet-Mathis mengatakan kepada wartawan bahwa para korban muda berkisar dari usia 22 bulan hingga tiga tahun.
&quot;Tampaknya tidak ada motivasi teroris apa pun,&amp;rdquo; ujarnya, dikutuip BBC.</content:encoded></item></channel></rss>
