<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tetapkan Hari Raya Idul Adha 1444 H, LFPBNU Bakal Gelar Rukyatul Hilal Pekan Depan</title><description>Pengurus Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) akan menggelar rukyah hilal penentuan 1 Dzulhijjah 1443 H pada 18 Juni</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/09/337/2827718/tetapkan-hari-raya-idul-adha-1444-h-lfpbnu-bakal-gelar-rukyatul-hilal-pekan-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/09/337/2827718/tetapkan-hari-raya-idul-adha-1444-h-lfpbnu-bakal-gelar-rukyatul-hilal-pekan-depan"/><item><title>Tetapkan Hari Raya Idul Adha 1444 H, LFPBNU Bakal Gelar Rukyatul Hilal Pekan Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/09/337/2827718/tetapkan-hari-raya-idul-adha-1444-h-lfpbnu-bakal-gelar-rukyatul-hilal-pekan-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/09/337/2827718/tetapkan-hari-raya-idul-adha-1444-h-lfpbnu-bakal-gelar-rukyatul-hilal-pekan-depan</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 06:34 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/337/2827718/tetapkan-hari-raya-idul-adha-1444-h-lfpbnu-bakal-gelar-rukyatul-hilal-pekan-depan-vb0uJcYlgZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/337/2827718/tetapkan-hari-raya-idul-adha-1444-h-lfpbnu-bakal-gelar-rukyatul-hilal-pekan-depan-vb0uJcYlgZ.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Istimewa</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMy82Ni8xNjU0ODQvNS94OGtid2tq&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pengurus Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) akan menggelar rukyah hilal penentuan 1 Dzulhijjah 1443 H pada 18 Juni 2023 mendatang.

&quot;Sesuai pedoman, maka LF PBNU hendak menyelenggarakan rukyah hilal untuk penentuan awal Dzulhijjah 1444 H pada Ahad 18 Juni 2023 M. Jadi baru pada hari Ahad itu keputusannya ada,&quot;ujar Wakil Sekretaris LF PBNU, Ma'rufin Sudibyo kepada MNC Portal, Jumat (9/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

8 Fakta Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Malang, Nomor 3 Tindakannya Sadis

Dia mengatakan, penentuan rencananya akan dilakukan di 100 titik. Namun, titik tersebut hingga saat ini masih dilakukan pendataan.

&quot;Untuk penentuan awal Dzulhijjah 1444 H, tercatat ada 100 titik. Tapi belum ada yang melapor ya. Karena registrasi ulang titik-titik pengamatan baru akan kami mulai,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Peristiwa Hari Ini: Kaisar Romawi yang Dikenal Kejam Bunuh Diri Usai Dikudeta

Sebagai informasi, dalam pelaksanaan rukyah hilal, LF PBNU akan menerapkan kriteria imkan rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) sebagai landasan untuk penerimaan atau penolakan laporan rukyah hilal.

Sebuah laporan bisa diterima jika kondisi langit mendukung dan elemen posisi bulan di tempat itu memenuhi kriteria IRNU: tinggi toposentrik minimal 3&amp;ordm; dan elongasi geosentrik minimal 6,4&amp;ordm;.

Hal ini pun berlaku bagi struktur (jamiyyah) Nahdlatul Ulama, baik di tingkat pengurus besar, propinsi (pengurus wilayah) hingga kabupaten/kota (pengurus cabang) beserta turunannya.



Meski kriteria IRNU baru diterapkan per Ramadhan 1443 H lalu dan secara teknis &amp;amp; psikologis membutuhkan waktu untuk tersosialisasi. Maka Ketua Umum PBNU, akan mengambil kebijakan hadidul bashar.



</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMy82Ni8xNjU0ODQvNS94OGtid2tq&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pengurus Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) akan menggelar rukyah hilal penentuan 1 Dzulhijjah 1443 H pada 18 Juni 2023 mendatang.

&quot;Sesuai pedoman, maka LF PBNU hendak menyelenggarakan rukyah hilal untuk penentuan awal Dzulhijjah 1444 H pada Ahad 18 Juni 2023 M. Jadi baru pada hari Ahad itu keputusannya ada,&quot;ujar Wakil Sekretaris LF PBNU, Ma'rufin Sudibyo kepada MNC Portal, Jumat (9/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

8 Fakta Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Malang, Nomor 3 Tindakannya Sadis

Dia mengatakan, penentuan rencananya akan dilakukan di 100 titik. Namun, titik tersebut hingga saat ini masih dilakukan pendataan.

&quot;Untuk penentuan awal Dzulhijjah 1444 H, tercatat ada 100 titik. Tapi belum ada yang melapor ya. Karena registrasi ulang titik-titik pengamatan baru akan kami mulai,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Peristiwa Hari Ini: Kaisar Romawi yang Dikenal Kejam Bunuh Diri Usai Dikudeta

Sebagai informasi, dalam pelaksanaan rukyah hilal, LF PBNU akan menerapkan kriteria imkan rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) sebagai landasan untuk penerimaan atau penolakan laporan rukyah hilal.

Sebuah laporan bisa diterima jika kondisi langit mendukung dan elemen posisi bulan di tempat itu memenuhi kriteria IRNU: tinggi toposentrik minimal 3&amp;ordm; dan elongasi geosentrik minimal 6,4&amp;ordm;.

Hal ini pun berlaku bagi struktur (jamiyyah) Nahdlatul Ulama, baik di tingkat pengurus besar, propinsi (pengurus wilayah) hingga kabupaten/kota (pengurus cabang) beserta turunannya.



Meski kriteria IRNU baru diterapkan per Ramadhan 1443 H lalu dan secara teknis &amp;amp; psikologis membutuhkan waktu untuk tersosialisasi. Maka Ketua Umum PBNU, akan mengambil kebijakan hadidul bashar.



</content:encoded></item></channel></rss>
