<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Kisah Kiai Salah Sebut Internet Jadi Eternit</title><description>Salah satunya adalah kisah yang diambil dari buku 'Tertawa Bersama Gus Presiden Dur'.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/10/337/2828070/humor-gus-dur-kisah-kiai-salah-sebut-internet-jadi-eternit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/10/337/2828070/humor-gus-dur-kisah-kiai-salah-sebut-internet-jadi-eternit"/><item><title>Humor Gus Dur: Kisah Kiai Salah Sebut Internet Jadi Eternit</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/10/337/2828070/humor-gus-dur-kisah-kiai-salah-sebut-internet-jadi-eternit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/10/337/2828070/humor-gus-dur-kisah-kiai-salah-sebut-internet-jadi-eternit</guid><pubDate>Sabtu 10 Juni 2023 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/337/2828070/humor-gus-dur-kisah-kiai-salah-sebut-internet-jadi-eternit-01ghSvh0Ij.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/337/2828070/humor-gus-dur-kisah-kiai-salah-sebut-internet-jadi-eternit-01ghSvh0Ij.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari buku 'Tertawa Bersama Gus Presiden Dur' karya Hermawan Sulistyo.
Alkisah, suatu hari ada seorang kiai yang dengan penuh kebanggaan menceritakan pembangunan pesantrennya kepada Gus Dur.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Jenis Setan yang Gemar Rebutan Kursi

&quot;Pesantren saya sudah jadi. Lengkap, bangunannya luas, bertingkat. Ada pula eternitnya,&quot; terang kiai tersebut.
&quot;Eternit? Setiap bangunan kan memang ada eternitnya?,&amp;rdquo; tanya Gus Dur.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Pengantin Bom Bunuh Diri Menyesal Ketemu Bidadari Surga
&quot;Lho, masak Gus Dur tidak tahu? Itu lho yang pakai komputer,&quot; jawab kiai tersebut.



&quot;Oh, internet,&quot; jelas Gus Dur menjawab kebingungan pernyataan kiai itu. Ternyata yang dimaksud kiai itu adalah internet.



Guyonan ini sudah ada pada akhir 1980-an. Kala itu keberadaan internet memang sudah ada, namun belum begitu populer di kalangan masyarakat luas seperti saat ini.



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari buku 'Tertawa Bersama Gus Presiden Dur' karya Hermawan Sulistyo.
Alkisah, suatu hari ada seorang kiai yang dengan penuh kebanggaan menceritakan pembangunan pesantrennya kepada Gus Dur.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Jenis Setan yang Gemar Rebutan Kursi

&quot;Pesantren saya sudah jadi. Lengkap, bangunannya luas, bertingkat. Ada pula eternitnya,&quot; terang kiai tersebut.
&quot;Eternit? Setiap bangunan kan memang ada eternitnya?,&amp;rdquo; tanya Gus Dur.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Pengantin Bom Bunuh Diri Menyesal Ketemu Bidadari Surga
&quot;Lho, masak Gus Dur tidak tahu? Itu lho yang pakai komputer,&quot; jawab kiai tersebut.



&quot;Oh, internet,&quot; jelas Gus Dur menjawab kebingungan pernyataan kiai itu. Ternyata yang dimaksud kiai itu adalah internet.



Guyonan ini sudah ada pada akhir 1980-an. Kala itu keberadaan internet memang sudah ada, namun belum begitu populer di kalangan masyarakat luas seperti saat ini.



</content:encoded></item></channel></rss>
