<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta WN Korsel Bos Telekomunikasi Bunuh Diri di Depok</title><description>4 Fakta WN Korea Bos Telekomunikasi Bunuh Diri di Depok
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/10/338/2828196/4-fakta-wn-korsel-bos-telekomunikasi-bunuh-diri-di-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/10/338/2828196/4-fakta-wn-korsel-bos-telekomunikasi-bunuh-diri-di-depok"/><item><title>4 Fakta WN Korsel Bos Telekomunikasi Bunuh Diri di Depok</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/10/338/2828196/4-fakta-wn-korsel-bos-telekomunikasi-bunuh-diri-di-depok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/10/338/2828196/4-fakta-wn-korsel-bos-telekomunikasi-bunuh-diri-di-depok</guid><pubDate>Sabtu 10 Juni 2023 07:17 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/338/2828196/4-fakta-wn-korsel-bos-telekomunikasi-bunuh-diri-di-depok-mhTKdHBlrA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WN Korsel ditemukan tewas di Depok. (MPI/Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/338/2828196/4-fakta-wn-korsel-bos-telekomunikasi-bunuh-diri-di-depok-mhTKdHBlrA.jpg</image><title>WN Korsel ditemukan tewas di Depok. (MPI/Refi Sandi)</title></images><description>



DEPOK - Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea berinisial SSH (55) ditemukan  sudah membusuk dengan kondisi tergantung di perumahan elite Raffles Hills Blok EA1 No 15 RT 6 RW 16, Tapos, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Ahmad Fuady membenarkan kejadian bunuh diri di perumahan Raffles Hills Cibubur. Berikut 4 fakta WN Korea ditemukan tewas di Depok, sebagaimana dirangkum pada Sabtu (10/6/2023) :




1. Ditemukan Karyawan


Salah satu petugas keamanan di RW 16 Raffles Hills Cibubur, Dwiki menyebut, korban gantung diri pada Kamis (8/6/2023) sekira pukul 18.00 WIB. Namun baru ketahuan pada Jumat pagi ketika karyawan hendak bekerja dan dilakukan upaya pendobrakan.



&quot;Ketahuan setelah pukul 08.30 WIB pagi karena karyawan itu udah waktu jam kerja nah akhirnya didobrak oleh karyawannya,&quot; kata Dwiki saat ditemui di perumahan elite tersebut, kemarin.





BACA JUGA:
Tragis! Warga Negara Korsel Tewas Mengenaskan di Perumahan Mewah Cibubur







Dwiki menambahkan saat ditemukan dalam posisi gantung diri di sebuah tangga.

&quot;Untuk ditemukan sudah tidak bernyawa apalagi dalam posisi gantung diri. Dibilang kusen, tangga sih jatuhnya,&quot; ucapnya.


2. Bos Perusahaan Telekomunikasi





Dwiki menjelaskan, SSH merupakan bos sebuah perusahaan telekomunikasi PT KTI. Menurutnya WNA asal Korea itu hanya mengontrak sebagai kantor kurang lebih sudah tiga tahun.



&quot;Untuk profesi dia saya tahu bos dari PT KTI (Korea Telekom Indonesia). Untuk menetap jatuhnya pengontrak ya karena itu jatuhnya kantor kurang lebih 3 tahun sudah di sini. Tapi di sini dia bukan tempat tinggal, tempat tinggal di Cipayung,&quot; tuturnya.







3. Diduga Depresi





WN Korsel itu tewas gantung diri diduga karena depresi.



&quot;Untuk motif ada petugas yang menanyakan lagi, yang saya tahu diduga depresi,&quot; kata Dwiki saat ditemui di lokasi, Jumat (9/6/2023).







4. Tidak Bersosialisasi









Dwiki menambahkan, sosok SSH kurang dalam perihal sosialisasi. Ia hanya bertegur sapa saat membuka kaca mobil saat hilir mudik di kompleks tersebut.



&quot;Sosialisasi (dengan tetangga) tidak ada. Kurang lebih melalui kartu aja karena kartu dia buka kaca kan,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>



DEPOK - Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea berinisial SSH (55) ditemukan  sudah membusuk dengan kondisi tergantung di perumahan elite Raffles Hills Blok EA1 No 15 RT 6 RW 16, Tapos, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Ahmad Fuady membenarkan kejadian bunuh diri di perumahan Raffles Hills Cibubur. Berikut 4 fakta WN Korea ditemukan tewas di Depok, sebagaimana dirangkum pada Sabtu (10/6/2023) :




1. Ditemukan Karyawan


Salah satu petugas keamanan di RW 16 Raffles Hills Cibubur, Dwiki menyebut, korban gantung diri pada Kamis (8/6/2023) sekira pukul 18.00 WIB. Namun baru ketahuan pada Jumat pagi ketika karyawan hendak bekerja dan dilakukan upaya pendobrakan.



&quot;Ketahuan setelah pukul 08.30 WIB pagi karena karyawan itu udah waktu jam kerja nah akhirnya didobrak oleh karyawannya,&quot; kata Dwiki saat ditemui di perumahan elite tersebut, kemarin.





BACA JUGA:
Tragis! Warga Negara Korsel Tewas Mengenaskan di Perumahan Mewah Cibubur







Dwiki menambahkan saat ditemukan dalam posisi gantung diri di sebuah tangga.

&quot;Untuk ditemukan sudah tidak bernyawa apalagi dalam posisi gantung diri. Dibilang kusen, tangga sih jatuhnya,&quot; ucapnya.


2. Bos Perusahaan Telekomunikasi





Dwiki menjelaskan, SSH merupakan bos sebuah perusahaan telekomunikasi PT KTI. Menurutnya WNA asal Korea itu hanya mengontrak sebagai kantor kurang lebih sudah tiga tahun.



&quot;Untuk profesi dia saya tahu bos dari PT KTI (Korea Telekom Indonesia). Untuk menetap jatuhnya pengontrak ya karena itu jatuhnya kantor kurang lebih 3 tahun sudah di sini. Tapi di sini dia bukan tempat tinggal, tempat tinggal di Cipayung,&quot; tuturnya.







3. Diduga Depresi





WN Korsel itu tewas gantung diri diduga karena depresi.



&quot;Untuk motif ada petugas yang menanyakan lagi, yang saya tahu diduga depresi,&quot; kata Dwiki saat ditemui di lokasi, Jumat (9/6/2023).







4. Tidak Bersosialisasi









Dwiki menambahkan, sosok SSH kurang dalam perihal sosialisasi. Ia hanya bertegur sapa saat membuka kaca mobil saat hilir mudik di kompleks tersebut.



&quot;Sosialisasi (dengan tetangga) tidak ada. Kurang lebih melalui kartu aja karena kartu dia buka kaca kan,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
