<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Pria Serang Pengunjung Warkop di Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi</title><description>Sejauh ini sebanyak empat saksi pun sudah diperiksa.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/11/338/2828832/kasus-pria-serang-pengunjung-warkop-di-bekasi-polisi-periksa-4-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/11/338/2828832/kasus-pria-serang-pengunjung-warkop-di-bekasi-polisi-periksa-4-saksi"/><item><title>Kasus Pria Serang Pengunjung Warkop di Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/11/338/2828832/kasus-pria-serang-pengunjung-warkop-di-bekasi-polisi-periksa-4-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/11/338/2828832/kasus-pria-serang-pengunjung-warkop-di-bekasi-polisi-periksa-4-saksi</guid><pubDate>Minggu 11 Juni 2023 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/11/338/2828832/kasus-pria-serang-pengunjung-warkop-di-bekasi-polisi-periksa-4-saksi-wum3QEsaD8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/11/338/2828832/kasus-pria-serang-pengunjung-warkop-di-bekasi-polisi-periksa-4-saksi-wum3QEsaD8.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Tangkapan layar</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkzNi81L3g4a3Jjemw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Aksi penyerangan oleh seorang pria di salah satu warkop di Jalan Kemandoran, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi kini diselidiki pihak kepolisian. Sejauh ini sebanyak empat saksi pun sudah diperiksa.

&quot;Saksi yang sudah diperiksa sebanyak empat orang, kasus sudah naik sidik,&quot; kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono saat dikonfirmasi, Minggu (11/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KPU: Siswa dan Mahasiswa Perantau Bisa Tetap Nyoblos Tanpa Harus Pulang ke Daerah Asal

Dalam video yang beredar, pelaku penyerangan berjumlah sebanyak dua orang. Adapun keduanya kini dalam pengejaran kepolisian.

&quot;Pelaku sedang kita kejar,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Puluhan Rumah Semi Permanen di Pemukiman Padat Penduduk di Pademangan Terbakar

Sementara terhadap korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit pun kini dalam kondisi membaik. Korban disebut tidak dilakukan tindakan rawat inap.

&quot;Tidak rawat inap, korban menerima luka benda tajam di bagian tangan, kaki dan pantat,&quot; tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, ksi penyerangan senjata tajam terjadi di warung kopi (Warkop) yang berada di Jalan Kemandoran, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Aksi penyerangan diduga menggunakan senjata tajam.

Video aksi penyerangan tersebar di media sosial. Terlihat pria berjaket putih langsung menyerang salah satu pengunjung warkop secara membabi buta.



Salah satu korban yang diincar terlihat harus terjatuh untuk menghindari serangan pria tersebut. Pengunjung lainnya juga terlihat berusaha melerai penyerang itu.



Ketua RW setempat, Faisal mengatakan aksi penyerangan itu terjadi pada Jumat (11/6) malam silam. Dia menjelaskan bahwa pelaku penyerangan yang terlihat yakni dua orang.



&amp;ldquo;Kejadian hari Jumat jam 23.40 WIB, Pelaku berdua, dua-duanya bawa senjata tajam (celurit). Bawa sepeda motor satu,&amp;rdquo; kata Faisal kepada wartawan, dikutip Minggu (11/6/2023).

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC8xLzE2NTkzNi81L3g4a3Jjemw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Aksi penyerangan oleh seorang pria di salah satu warkop di Jalan Kemandoran, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi kini diselidiki pihak kepolisian. Sejauh ini sebanyak empat saksi pun sudah diperiksa.

&quot;Saksi yang sudah diperiksa sebanyak empat orang, kasus sudah naik sidik,&quot; kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono saat dikonfirmasi, Minggu (11/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KPU: Siswa dan Mahasiswa Perantau Bisa Tetap Nyoblos Tanpa Harus Pulang ke Daerah Asal

Dalam video yang beredar, pelaku penyerangan berjumlah sebanyak dua orang. Adapun keduanya kini dalam pengejaran kepolisian.

&quot;Pelaku sedang kita kejar,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Puluhan Rumah Semi Permanen di Pemukiman Padat Penduduk di Pademangan Terbakar

Sementara terhadap korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit pun kini dalam kondisi membaik. Korban disebut tidak dilakukan tindakan rawat inap.

&quot;Tidak rawat inap, korban menerima luka benda tajam di bagian tangan, kaki dan pantat,&quot; tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, ksi penyerangan senjata tajam terjadi di warung kopi (Warkop) yang berada di Jalan Kemandoran, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Aksi penyerangan diduga menggunakan senjata tajam.

Video aksi penyerangan tersebar di media sosial. Terlihat pria berjaket putih langsung menyerang salah satu pengunjung warkop secara membabi buta.



Salah satu korban yang diincar terlihat harus terjatuh untuk menghindari serangan pria tersebut. Pengunjung lainnya juga terlihat berusaha melerai penyerang itu.



Ketua RW setempat, Faisal mengatakan aksi penyerangan itu terjadi pada Jumat (11/6) malam silam. Dia menjelaskan bahwa pelaku penyerangan yang terlihat yakni dua orang.



&amp;ldquo;Kejadian hari Jumat jam 23.40 WIB, Pelaku berdua, dua-duanya bawa senjata tajam (celurit). Bawa sepeda motor satu,&amp;rdquo; kata Faisal kepada wartawan, dikutip Minggu (11/6/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
