<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Persamaan Manusia yang Tak Mau Akur dengan Unta</title><description>Ini persamaan unta dengan orang-orang yang tak mau akur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/12/337/2828902/humor-gus-dur-persamaan-manusia-yang-tak-mau-akur-dengan-unta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/12/337/2828902/humor-gus-dur-persamaan-manusia-yang-tak-mau-akur-dengan-unta"/><item><title>Humor Gus Dur: Persamaan Manusia yang Tak Mau Akur dengan Unta</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/12/337/2828902/humor-gus-dur-persamaan-manusia-yang-tak-mau-akur-dengan-unta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/12/337/2828902/humor-gus-dur-persamaan-manusia-yang-tak-mau-akur-dengan-unta</guid><pubDate>Senin 12 Juni 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/11/337/2828902/humor-gus-dur-persamaan-manusia-yang-tak-mau-akur-dengan-unta-cYqivC9BnL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KH. Abdurrahman Wahid. (Foto: ist.)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/11/337/2828902/humor-gus-dur-persamaan-manusia-yang-tak-mau-akur-dengan-unta-cYqivC9BnL.jpg</image><title>KH. Abdurrahman Wahid. (Foto: ist.)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kerap melontarkan humor-humor segar kala berbincang atau berdiskusi. Humor-humor yang dilontarkan Gus Dur tidak hanya dapat memancing tawa tetapi juga mengandung pesan-pesan yang tersirat.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Pria Arab Penjual Minyak Wangi

Dilansir dari buku &amp;ldquo;Fatwa dan Canda Gus Dur&amp;rdquo; karya KH Maman Imanulhaq, kala itu Gus Dur tengah berbincang dengan beberapa tamu di kediamannya di  kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Untuk mencairkan suasana, Gus Dur pun berbicara tentang panjangnya ingatan seekor unta.
Menurut Gus Dur, unta termasuk makhluk hidup yang memiliki ingatan yang panjang dan sifat pendendam.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Jenis Setan yang Gemar Rebutan Kursi

&quot;Panjang ingatan unta bisa sampai berapa lama Gus?&quot; tanya salah seorang tamu.
&quot;Bisa sampai 10 tahun,&quot; jawab Gus Dur.
&quot;Luar biasa hewan ini. Mungkin pengaruh panjangnya perjalanan yang sering mereka lakukan di gurun,&quot; ucap tamu lain menanggapi.&quot;Bisa jadi,&quot; balas Gus Dur secara diplomatis.
Gus Dur melanjutkan ceritanya, apabila ada seseorang yang memukul unta itu, maka dia akan membalasnya pada kesempatan lain.
&quot;Walaupun kejadiannya sudah 10 tahun,&quot; jelas Gus Dur.
&quot;Jadi kalau ada manusia yang tidak mau akur dan pendendam setelah 10 tahun berkonflik, maka ia bukan manusia, tapi unta,&quot; kata Gus Dur membuat para tamunya tertawa.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kerap melontarkan humor-humor segar kala berbincang atau berdiskusi. Humor-humor yang dilontarkan Gus Dur tidak hanya dapat memancing tawa tetapi juga mengandung pesan-pesan yang tersirat.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Pria Arab Penjual Minyak Wangi

Dilansir dari buku &amp;ldquo;Fatwa dan Canda Gus Dur&amp;rdquo; karya KH Maman Imanulhaq, kala itu Gus Dur tengah berbincang dengan beberapa tamu di kediamannya di  kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Untuk mencairkan suasana, Gus Dur pun berbicara tentang panjangnya ingatan seekor unta.
Menurut Gus Dur, unta termasuk makhluk hidup yang memiliki ingatan yang panjang dan sifat pendendam.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Jenis Setan yang Gemar Rebutan Kursi

&quot;Panjang ingatan unta bisa sampai berapa lama Gus?&quot; tanya salah seorang tamu.
&quot;Bisa sampai 10 tahun,&quot; jawab Gus Dur.
&quot;Luar biasa hewan ini. Mungkin pengaruh panjangnya perjalanan yang sering mereka lakukan di gurun,&quot; ucap tamu lain menanggapi.&quot;Bisa jadi,&quot; balas Gus Dur secara diplomatis.
Gus Dur melanjutkan ceritanya, apabila ada seseorang yang memukul unta itu, maka dia akan membalasnya pada kesempatan lain.
&quot;Walaupun kejadiannya sudah 10 tahun,&quot; jelas Gus Dur.
&quot;Jadi kalau ada manusia yang tidak mau akur dan pendendam setelah 10 tahun berkonflik, maka ia bukan manusia, tapi unta,&quot; kata Gus Dur membuat para tamunya tertawa.</content:encoded></item></channel></rss>
