<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Minta Seluruh KBRI Siaga Lindungi WNI di Luar Negeri</title><description>Wapres meminta seluruh kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri untuk terus siaga dalam melindungi warganya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/13/337/2830363/wapres-minta-seluruh-kbri-siaga-lindungi-wni-di-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/13/337/2830363/wapres-minta-seluruh-kbri-siaga-lindungi-wni-di-luar-negeri"/><item><title>Wapres Minta Seluruh KBRI Siaga Lindungi WNI di Luar Negeri</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/13/337/2830363/wapres-minta-seluruh-kbri-siaga-lindungi-wni-di-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/13/337/2830363/wapres-minta-seluruh-kbri-siaga-lindungi-wni-di-luar-negeri</guid><pubDate>Selasa 13 Juni 2023 22:53 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/13/337/2830363/wapres-minta-seluruh-kbri-siaga-lindungi-wni-di-luar-negeri-WO7KJiczL5.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/13/337/2830363/wapres-minta-seluruh-kbri-siaga-lindungi-wni-di-luar-negeri-WO7KJiczL5.jpeg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMy8yLzE2NzE1MS81L3g4bHFnOXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebagai perwakilan pemerintah di luar negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memiliki berbagai fungsi mulai dari fungsi diplomatik, konsuler, hingga perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI).
Tidak terkecuali KBRI di Tashkent, Uzbekistan. Oleh karena itu, WNI yang berdomisili di luar negeri diminta untuk tidak segan menghubungi KBRI apabila mengalami kendala, membutuhkan bantuan, atau pendampingan dari KBRI.
&quot;Pemerintah tentu akan mendengarkan kalau ada kesulitan apa, jangan sampai ketika kerja di luar negeri itu mendapat kesulitan,&quot; ujar Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma&amp;rsquo;ruf Amin dalam acara Dialog Kebangsaan bersama Diaspora Indonesia di Uzbekistan, bertempat di Ruang Amudarya 1, Hotel Intercontinental Tashkent, Uzbekistan, Selasa (13/6/2023).
Lebih lanjut, Wapres menyampaikan, tidak hanya di Uzbekistan, kendala dan tantangan yang dihadapi WNI di negara lain pun beragam. Maka, Wapres meminta seluruh kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri untuk terus siaga dalam melindungi warganya.

BACA JUGA:
Meski Banyak Kenangan di Istora Senayan, Fajar Alfian/Rian Ardianto Dukung Pindahnya Venue Indonesia Open 2024

&quot;Kemarin ini kan kita banyak mendapatkan informasi, banyak ada perdagangan manusia banyak di Kamboja, Myanmar, itu karena proses pemberangkatan yang ilegal,&quot; papar Wapres.

BACA JUGA:
TGB Zainul Majdi: Jawa Barat Bagi Perindo Maha Penting

Selain itu, Wapres juga menuturkan saat ini pemerintah Indonesia sedang melakukan penertiban terhadap penyebaran pekerja migran yang akan disalurkan ke luar negeri untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatannya.&quot;Sekarang di Indonesia memang sedang dilakukan penertiban jangan sampai ada tenaga kerja yang berangkat, pekerja migran dari Indonesia yang seperti itu. Sebab nanti akan mengalami kesulitan dan banyak,&quot; tambahnya.

Wapres pun berharap, agar jajaran KBRI Tashkent dapat selalu memperbarui informasi mutakhir tentang keadaan global, sehingga dapat dijadikan referensi dan bekal agar kejadian serupa tidak terjadi di wilayah kerjanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sosialisasikan Ganjar Pranowo, Nelayan Pesisir Lampung Gelar Edukasi Pengolahan Tambak Udang

&quot;Mudah-mudahan di sini tidak ada. InsyaAllah nanti juga diperhatikan supaya tidak ada,&quot; pungkas Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gara-Gara Hal Ini, Palestina Pantang Remehkan Timnas Indonesia

Sejalan dengan Wapres, sebelumnya Luh Marheni, seorang WNI asal Bali yang saat ini bekerja di Taskhent menuturkan asistensi nyata yang ia terima dari KBRI Tashkent selama ia bekerja di sana.

&amp;ldquo;Saya ucapkan terima kasih karena selama ini Dubes dan KBRI Tashkent selalu men-support kami dan memberi bantuan untuk kami semua. Selalu menjadi garda terdepan buat kami,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMy8yLzE2NzE1MS81L3g4bHFnOXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebagai perwakilan pemerintah di luar negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memiliki berbagai fungsi mulai dari fungsi diplomatik, konsuler, hingga perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI).
Tidak terkecuali KBRI di Tashkent, Uzbekistan. Oleh karena itu, WNI yang berdomisili di luar negeri diminta untuk tidak segan menghubungi KBRI apabila mengalami kendala, membutuhkan bantuan, atau pendampingan dari KBRI.
&quot;Pemerintah tentu akan mendengarkan kalau ada kesulitan apa, jangan sampai ketika kerja di luar negeri itu mendapat kesulitan,&quot; ujar Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma&amp;rsquo;ruf Amin dalam acara Dialog Kebangsaan bersama Diaspora Indonesia di Uzbekistan, bertempat di Ruang Amudarya 1, Hotel Intercontinental Tashkent, Uzbekistan, Selasa (13/6/2023).
Lebih lanjut, Wapres menyampaikan, tidak hanya di Uzbekistan, kendala dan tantangan yang dihadapi WNI di negara lain pun beragam. Maka, Wapres meminta seluruh kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri untuk terus siaga dalam melindungi warganya.

BACA JUGA:
Meski Banyak Kenangan di Istora Senayan, Fajar Alfian/Rian Ardianto Dukung Pindahnya Venue Indonesia Open 2024

&quot;Kemarin ini kan kita banyak mendapatkan informasi, banyak ada perdagangan manusia banyak di Kamboja, Myanmar, itu karena proses pemberangkatan yang ilegal,&quot; papar Wapres.

BACA JUGA:
TGB Zainul Majdi: Jawa Barat Bagi Perindo Maha Penting

Selain itu, Wapres juga menuturkan saat ini pemerintah Indonesia sedang melakukan penertiban terhadap penyebaran pekerja migran yang akan disalurkan ke luar negeri untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatannya.&quot;Sekarang di Indonesia memang sedang dilakukan penertiban jangan sampai ada tenaga kerja yang berangkat, pekerja migran dari Indonesia yang seperti itu. Sebab nanti akan mengalami kesulitan dan banyak,&quot; tambahnya.

Wapres pun berharap, agar jajaran KBRI Tashkent dapat selalu memperbarui informasi mutakhir tentang keadaan global, sehingga dapat dijadikan referensi dan bekal agar kejadian serupa tidak terjadi di wilayah kerjanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sosialisasikan Ganjar Pranowo, Nelayan Pesisir Lampung Gelar Edukasi Pengolahan Tambak Udang

&quot;Mudah-mudahan di sini tidak ada. InsyaAllah nanti juga diperhatikan supaya tidak ada,&quot; pungkas Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gara-Gara Hal Ini, Palestina Pantang Remehkan Timnas Indonesia

Sejalan dengan Wapres, sebelumnya Luh Marheni, seorang WNI asal Bali yang saat ini bekerja di Taskhent menuturkan asistensi nyata yang ia terima dari KBRI Tashkent selama ia bekerja di sana.

&amp;ldquo;Saya ucapkan terima kasih karena selama ini Dubes dan KBRI Tashkent selalu men-support kami dan memberi bantuan untuk kami semua. Selalu menjadi garda terdepan buat kami,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
