<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Waspadai Peningkatan Kecepatan Angin di Laut Bali</title><description>&amp;ldquo;Waspada potensi angin kencang hingga 25 knot di Laut Bali,&amp;rdquo; ujarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/14/244/2830379/bmkg-waspadai-peningkatan-kecepatan-angin-di-laut-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/14/244/2830379/bmkg-waspadai-peningkatan-kecepatan-angin-di-laut-bali"/><item><title>BMKG: Waspadai Peningkatan Kecepatan Angin di Laut Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/14/244/2830379/bmkg-waspadai-peningkatan-kecepatan-angin-di-laut-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/14/244/2830379/bmkg-waspadai-peningkatan-kecepatan-angin-di-laut-bali</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2023 00:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/14/244/2830379/bmkg-waspadai-peningkatan-kecepatan-angin-di-laut-bali-CoywjWPprB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BMKG (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/14/244/2830379/bmkg-waspadai-peningkatan-kecepatan-angin-di-laut-bali-CoywjWPprB.jpg</image><title>BMKG (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin hingga 25 knot atau 46 kilometer per jam di perairan Laut Bali.
&amp;ldquo;Waspada potensi angin kencang hingga 25 knot di Laut Bali,&amp;rdquo; kata Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho dilansir Antara, Rabu (14/6/2023).
Berdasarkan pengamatan BMKG, kecepatan angin di Laut Bali diperkirakan mencapai hingga 25 knot yang bergerak dari tenggara-barat daya hingga 14 Juni 2023 dengan ketinggian gelombang laut diperkirakan mencapai hingga 2,5 meter.
Kecepatan angin tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan pada perkiraan Senin 12 Juni 2023 di Laut Bali yang mencapai 20 knot atau 37 kilometer per jam atau ada peningkatan sebesar lima knot.

BACA JUGA:
Bus Shalawat Rute Mahbas Jin Digunakan Semua Negara, Jemaah Haji Diminta Pandai Pilih Waktu

Laut Bali adalah perairan yang berada di utara Bali atau berbatasan dengan Kabupaten Buleleng yang menjadi jalur pelayaran kapal dari Jawa Timur menuju Pelabuhan Benoa di Denpasar dan pelayaran dari Jawa Timur menuju sejumlah kota di Indonesia Timur.

BACA JUGA:
Wapres Minta Seluruh KBRI Siaga Lindungi WNI di Luar Negeri

Sedangkan wilayah perairan lain di Bali diperkirakan memiliki kecepatan angin hingga 20 knot yang bergerak dari timur-tenggara dengan ketinggian gelombang laut diperkirakan hingga empat meter.Perairan itu yakni Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok, dan Samudera Hindia selatan Bali.

Sementara itu Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya menyebutkan arah angin saat memasuki musim kemarau ini berasal dari Australia yang bergerak konstan menuju daratan Asia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral Penganiayaan Plt Kasatpol PP Madina, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Pergerakan angin yang konstan itu juga mempengaruhi ketinggian gelombang laut. &amp;ldquo;Angin jauh dari Australia konstan bertiupnya sampai di Bali itu menjadi cukup kencang juga,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemerintah Usulkan 13 Embarkasi Haji Dapat Layanan Fast Track

BMKG menyebutkan kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar yakni perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal feri apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.







</description><content:encoded>DENPASAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin hingga 25 knot atau 46 kilometer per jam di perairan Laut Bali.
&amp;ldquo;Waspada potensi angin kencang hingga 25 knot di Laut Bali,&amp;rdquo; kata Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho dilansir Antara, Rabu (14/6/2023).
Berdasarkan pengamatan BMKG, kecepatan angin di Laut Bali diperkirakan mencapai hingga 25 knot yang bergerak dari tenggara-barat daya hingga 14 Juni 2023 dengan ketinggian gelombang laut diperkirakan mencapai hingga 2,5 meter.
Kecepatan angin tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan pada perkiraan Senin 12 Juni 2023 di Laut Bali yang mencapai 20 knot atau 37 kilometer per jam atau ada peningkatan sebesar lima knot.

BACA JUGA:
Bus Shalawat Rute Mahbas Jin Digunakan Semua Negara, Jemaah Haji Diminta Pandai Pilih Waktu

Laut Bali adalah perairan yang berada di utara Bali atau berbatasan dengan Kabupaten Buleleng yang menjadi jalur pelayaran kapal dari Jawa Timur menuju Pelabuhan Benoa di Denpasar dan pelayaran dari Jawa Timur menuju sejumlah kota di Indonesia Timur.

BACA JUGA:
Wapres Minta Seluruh KBRI Siaga Lindungi WNI di Luar Negeri

Sedangkan wilayah perairan lain di Bali diperkirakan memiliki kecepatan angin hingga 20 knot yang bergerak dari timur-tenggara dengan ketinggian gelombang laut diperkirakan hingga empat meter.Perairan itu yakni Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok, dan Samudera Hindia selatan Bali.

Sementara itu Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya menyebutkan arah angin saat memasuki musim kemarau ini berasal dari Australia yang bergerak konstan menuju daratan Asia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral Penganiayaan Plt Kasatpol PP Madina, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Pergerakan angin yang konstan itu juga mempengaruhi ketinggian gelombang laut. &amp;ldquo;Angin jauh dari Australia konstan bertiupnya sampai di Bali itu menjadi cukup kencang juga,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemerintah Usulkan 13 Embarkasi Haji Dapat Layanan Fast Track

BMKG menyebutkan kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar yakni perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal feri apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.







</content:encoded></item></channel></rss>
