<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur yang Hobi Ziarah Kubur</title><description>Gus Dur dikenal sebagai pribadi yang senantiasa melestarikan kultur tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/14/337/2830126/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-hobi-ziarah-kubur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/14/337/2830126/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-hobi-ziarah-kubur"/><item><title>Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur yang Hobi Ziarah Kubur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/14/337/2830126/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-hobi-ziarah-kubur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/14/337/2830126/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-hobi-ziarah-kubur</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/13/337/2830126/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-hobi-ziarah-kubur-7v8S0ZAUub.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/13/337/2830126/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-hobi-ziarah-kubur-7v8S0ZAUub.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah tentang kaum Nahdliyin yang mempunyai kultur tersendiri untuk menghormati pendahulunya melalui ziarah kubur. Gus Dur dikenal sebagai pribadi yang senantiasa melestarikan kultur tersebut.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah 3 Jenis Setan Versi Gus Dur, Ada yang Suka Rebutan Kursi

Bahkan tak lama setelah Gus Dur dilantik menjadi Presiden RI ke-4 pada Oktober 1999, ia langsung berziarah ke makam KH Ahmad Mutamakin di Pati, Jawa Tengah. Alasan 'sowan' ke makam sang kiai penyebar ajaran batiniah (Islam esoteris) tersebut karena masih ada garis keturunan dengan Gus Dur.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Persamaan Manusia yang Tak Mau Akur dengan Unta

Melalui buku &amp;lsquo;Saya Nggak Mau Jadi Presiden, Kok! Ger-Geran Lagi Bersama Gus Dur (2001)&amp;rsquo;, karya Hamid Basyaib dan Fajar W Hermawan, terungkap bahwa Gus Dur selalu percaya pada isyarat-isyarat para leluhur. Sampai cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama ini KH Hasyim Asy'ari selalu kukuh mempertahankan 'ideologinya'.

Paman Gus Dur, KH Yusuf Hasyim alias Pak Ud mengungkapkan kerepotannya ketika menghadapi pendirian putra KH Wahid Hasyim tersebut.



&quot;Susah kalau berdiskusi sama Durrahman (Gus Dur). Kalau kita tanya alasan keputusannya apa, dia bilang dari ilham, mimpi, atau sehabis ziarah makam. Kita mau bilang apa?&quot; komentar Pak Ud ketika Gus Dur masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.







Gus Dur sendiri pernah menjelaskan alasan memilih hobi berziarah ke makam ulama maupun leluhurnya. &quot;Saya nggak percaya sama yang masih hidup. Kalau yang sudah mati kan nggak punya kepentingan apa-apa lagi,&quot; terangnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah tentang kaum Nahdliyin yang mempunyai kultur tersendiri untuk menghormati pendahulunya melalui ziarah kubur. Gus Dur dikenal sebagai pribadi yang senantiasa melestarikan kultur tersebut.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah 3 Jenis Setan Versi Gus Dur, Ada yang Suka Rebutan Kursi

Bahkan tak lama setelah Gus Dur dilantik menjadi Presiden RI ke-4 pada Oktober 1999, ia langsung berziarah ke makam KH Ahmad Mutamakin di Pati, Jawa Tengah. Alasan 'sowan' ke makam sang kiai penyebar ajaran batiniah (Islam esoteris) tersebut karena masih ada garis keturunan dengan Gus Dur.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Persamaan Manusia yang Tak Mau Akur dengan Unta

Melalui buku &amp;lsquo;Saya Nggak Mau Jadi Presiden, Kok! Ger-Geran Lagi Bersama Gus Dur (2001)&amp;rsquo;, karya Hamid Basyaib dan Fajar W Hermawan, terungkap bahwa Gus Dur selalu percaya pada isyarat-isyarat para leluhur. Sampai cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama ini KH Hasyim Asy'ari selalu kukuh mempertahankan 'ideologinya'.

Paman Gus Dur, KH Yusuf Hasyim alias Pak Ud mengungkapkan kerepotannya ketika menghadapi pendirian putra KH Wahid Hasyim tersebut.



&quot;Susah kalau berdiskusi sama Durrahman (Gus Dur). Kalau kita tanya alasan keputusannya apa, dia bilang dari ilham, mimpi, atau sehabis ziarah makam. Kita mau bilang apa?&quot; komentar Pak Ud ketika Gus Dur masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.







Gus Dur sendiri pernah menjelaskan alasan memilih hobi berziarah ke makam ulama maupun leluhurnya. &quot;Saya nggak percaya sama yang masih hidup. Kalau yang sudah mati kan nggak punya kepentingan apa-apa lagi,&quot; terangnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
