<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Srikandi Ganjar Tingkatkan Perekonomian dan Majukan UMKM di Sumut</title><description>Mereka juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/15/608/2831599/cara-srikandi-ganjar-tingkatkan-perekonomian-dan-majukan-umkm-di-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/15/608/2831599/cara-srikandi-ganjar-tingkatkan-perekonomian-dan-majukan-umkm-di-sumut"/><item><title>Cara Srikandi Ganjar Tingkatkan Perekonomian dan Majukan UMKM di Sumut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/15/608/2831599/cara-srikandi-ganjar-tingkatkan-perekonomian-dan-majukan-umkm-di-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/15/608/2831599/cara-srikandi-ganjar-tingkatkan-perekonomian-dan-majukan-umkm-di-sumut</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Ramadhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/608/2831599/cara-srikandi-ganjar-tingkatkan-perekonomian-dan-majukan-umkm-di-sumut-o0OvmIU290.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo/Pemprov Jateng</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/608/2831599/cara-srikandi-ganjar-tingkatkan-perekonomian-dan-majukan-umkm-di-sumut-o0OvmIU290.jpg</image><title>Ganjar Pranowo/Pemprov Jateng</title></images><description>BATU BARA- Sukarelawan Srikandi Ganjar menggelar pelatihan cara membuat kue Dangai khas Melayu Batu Bara di Dusun I, Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Kamis (15/6/2023).
Sekretaris Srikandi Ganjar Sumut, Nabillah Syahfira Santosa mengatakan kegiatan, ini untuk meningkatkan kemampuan para perempuan dalam membuat kue dangai yang autentik.

BACA JUGA:
Ganjar Sempurnakan Sekolah Virtual untuk Warga Miskin-Difabel, Pendampingan Berkualitas

&amp;ldquo;Kita juga memberikan pengetahuan tentang cara menghasilkan nilai ekonomi, dan mengembangkan potensi bisnis melalui kuliner tradisional,&amp;rdquo; ujar Nabillah, Kamis (15/6/2023).
&quot;Berkolaborasi dengan UMKM yang ada di Batu Bara, kegiatan kali ini adalah untuk melestariakan makanan khas kue dari Batu Bara, nah nama kue Dangai,&quot;tambahnya.

Dikatakan Nabillah, kue Dangai, makanan khas dari Melayu Batu Bara, telah menjadi salah satu ikon kuliner di Sumatera Utara yang disajikan saat menjamu tamu atau merayakan perayaan Lebaran.
&quot;Kue dangai ini adalah makanan khas Melayu, kue ini biasanya ada pada saat pernikahan, selamatan atau kegiatan kebahagiaan,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo: Elnino di Grobogan Perlu Ada Antisipasi Dua Sektor Utama

Mereka juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai resep tradisional dan nilai-nilai budaya yang terkait dengan kue dangai.
Acara ini juga diharapkan dapat mempromosikan kuliner khas Batu Bara kepada masyarakat luas.
Melalui pengetahuan dan apresiasi terhadap kuliner tradisional, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan memperkenalkannya kepada generasi muda.Srikandi Ganjar juga menggunakan kesempatan ini untuk menyosialisasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Meskipun demikian, acara ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.
Dengan semangat pelestarian budaya dan pengembangan potensi ekonomi, acara belajar membuat kue dangai khas Melayu Batu Bara bersama perempuan dan pelaku UMKM jni menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya Nusantara dan memajukan potensi lokal.
&quot;Acaranya sangat baik, saya bisa terinspirasi bisa membuat kue, saya pengen jualan kue ini,&quot; ujar salah satu peserta, Mirandi.</description><content:encoded>BATU BARA- Sukarelawan Srikandi Ganjar menggelar pelatihan cara membuat kue Dangai khas Melayu Batu Bara di Dusun I, Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Kamis (15/6/2023).
Sekretaris Srikandi Ganjar Sumut, Nabillah Syahfira Santosa mengatakan kegiatan, ini untuk meningkatkan kemampuan para perempuan dalam membuat kue dangai yang autentik.

BACA JUGA:
Ganjar Sempurnakan Sekolah Virtual untuk Warga Miskin-Difabel, Pendampingan Berkualitas

&amp;ldquo;Kita juga memberikan pengetahuan tentang cara menghasilkan nilai ekonomi, dan mengembangkan potensi bisnis melalui kuliner tradisional,&amp;rdquo; ujar Nabillah, Kamis (15/6/2023).
&quot;Berkolaborasi dengan UMKM yang ada di Batu Bara, kegiatan kali ini adalah untuk melestariakan makanan khas kue dari Batu Bara, nah nama kue Dangai,&quot;tambahnya.

Dikatakan Nabillah, kue Dangai, makanan khas dari Melayu Batu Bara, telah menjadi salah satu ikon kuliner di Sumatera Utara yang disajikan saat menjamu tamu atau merayakan perayaan Lebaran.
&quot;Kue dangai ini adalah makanan khas Melayu, kue ini biasanya ada pada saat pernikahan, selamatan atau kegiatan kebahagiaan,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo: Elnino di Grobogan Perlu Ada Antisipasi Dua Sektor Utama

Mereka juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai resep tradisional dan nilai-nilai budaya yang terkait dengan kue dangai.
Acara ini juga diharapkan dapat mempromosikan kuliner khas Batu Bara kepada masyarakat luas.
Melalui pengetahuan dan apresiasi terhadap kuliner tradisional, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan memperkenalkannya kepada generasi muda.Srikandi Ganjar juga menggunakan kesempatan ini untuk menyosialisasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Meskipun demikian, acara ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.
Dengan semangat pelestarian budaya dan pengembangan potensi ekonomi, acara belajar membuat kue dangai khas Melayu Batu Bara bersama perempuan dan pelaku UMKM jni menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya Nusantara dan memajukan potensi lokal.
&quot;Acaranya sangat baik, saya bisa terinspirasi bisa membuat kue, saya pengen jualan kue ini,&quot; ujar salah satu peserta, Mirandi.</content:encoded></item></channel></rss>
