<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Peristiwa 16 Juni: Perang Belasting, Kala Rakyat Sumbar Angkat Senjata Lawan Belanda   </title><description>Berbagai peristiwa bersejarah dan penting terjadi pada 16 Juni. Beberapa di antaranya adalah Perang Belasting.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2831680/peristiwa-16-juni-perang-belasting-kala-rakyat-sumbar-angkat-senjata-lawan-belanda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2831680/peristiwa-16-juni-perang-belasting-kala-rakyat-sumbar-angkat-senjata-lawan-belanda"/><item><title> Peristiwa 16 Juni: Perang Belasting, Kala Rakyat Sumbar Angkat Senjata Lawan Belanda   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2831680/peristiwa-16-juni-perang-belasting-kala-rakyat-sumbar-angkat-senjata-lawan-belanda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2831680/peristiwa-16-juni-perang-belasting-kala-rakyat-sumbar-angkat-senjata-lawan-belanda</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2023 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/337/2831680/peristiwa-16-juni-perang-belasting-kala-rakyat-sumbar-angkat-senjata-lawan-belanda-48eCDARQWY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi perang (foto: dok wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/337/2831680/peristiwa-16-juni-perang-belasting-kala-rakyat-sumbar-angkat-senjata-lawan-belanda-48eCDARQWY.jpg</image><title>Illustrasi perang (foto: dok wikipedia)</title></images><description>

JAKARTA - Berbagai peristiwa bersejarah dan penting terjadi pada 16 Juni. Beberapa di antaranya adalah Perang Belasting di Sumatera Barat hingga Ustadz Abu Bakar Ba'asyir divonis hukuman 15 tahun penjara.

Okezone kembali merangkum peristiwa penting yang berlangsung pada 16 Mei, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Jumat (16/6/2023):

632 &amp;ndash; Yazdegerd III Naik Takhta Menjadi Raja Persia

Yazdegerd III adalah penguasa ke-38 dan terakhir dari Kekaisaran Sasaniyah di Iran. Ayahnya adalah Shahriyar dan kakeknya adalah Khosrau II (590&amp;ndash;628).

BACA JUGA:
 Peristiwa Hari Ini: Penemuan Tambang Minyak Pertama di Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia naik takhta pada 16 Juni 632 ketika masih berusia 8 tahun, setelah serangkaian konflik internal. Yazdegerd III sekaligus menjadi penguasa terakhir dari Dinasti Sassanid (sekarang Iran).

1746 &amp;ndash; Perang Suksesi Austria dan Sardinia Kalahkan Prancis-Spanyol
&amp;nbsp;
Perang ini melibatkan hampir seluruh kekuatan di Eropa, kecuali Persemakmuran Polandia-Lituania, Imperium Portugis, dan Kesultanan Utsmaniyah. Perang bermula dengan dalih bahwa Maria Theresa dari Austria tidak berhak meneruskan takhta Habsburg dari bapaknya, Charles VI, karena hukum melarang pewarisan takhta pada seorang perempuan, meskipun dalam kenyataan ini adalah sebuah alasan yang diberikan oleh Prussia dan Prancis untuk menantang Habsburg.

BACA JUGA:
Peristiwa Hari Ini: Jatuhnya Pesawat Garuda di Jepang

Austria didukung oleh Kerajaan Britania Raya dan Republik Belanda, musuh bebuyutan Prancis, serta Kerajaan Sardinia dan Sachsen. Prussia dan Prancis bersekutu dengan Elektorat Bayern. Perang berakhir dengan ditandatanganinya Traktat Aix-la-Chapelle pada 1748.

1755 &amp;ndash; Perang Tujuh Tahun Prancis-Indian Melawan Britania-Amerika
&amp;nbsp;


Ini adalah bagian dari Perang Tujuh Tahun yang terjadi antara 1754 hingga 1763. Nama ini merujuk ke bagian Perang Tujuh Tahun yang terjadi di daerah yang sekarang bernama Amerika Serikat dan Kanada.



Perang itu terjadi antara Prancis dengan sekutunya dari Suku Indian melawan Britania-Amerika dan sekutu Indian-nya. Perang ini disebut perang penaklukan di Quebec dan Ontario, Kanada.


&amp;nbsp;
1908 &amp;ndash; Perang Belasting di Sumbar Tolak Peraturan Bayar Pajak Tanah ke Hindia Belanda
&amp;nbsp;


Perang Belasting merupakan perang bersenjata pada 15&amp;ndash;16 Juni 1908 yang melibatkan rakyat Sumatera Barat melawan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda akibat penerapan pajak (bahasa Belanda: belasting) langsung kepada masyarakat.



Perlawanan masyarakat atas pemberlakuan pajak langsung ini dibalas oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda dengan reaksi keras mengirimkan marechaussee (marsose) ke daerah konflik tersebut yang akhirnya menimbulkan korban jiwa dari masyarakat maupun tentara kolonial.



Perang belasting ini diawali di Kamang, kemudian menyebar pada kawasan lain seperti Manggopoh, Lintau Buo, dan lain-lain.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Berbagai peristiwa bersejarah dan penting terjadi pada 16 Juni. Beberapa di antaranya adalah Perang Belasting di Sumatera Barat hingga Ustadz Abu Bakar Ba'asyir divonis hukuman 15 tahun penjara.

Okezone kembali merangkum peristiwa penting yang berlangsung pada 16 Mei, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Jumat (16/6/2023):

632 &amp;ndash; Yazdegerd III Naik Takhta Menjadi Raja Persia

Yazdegerd III adalah penguasa ke-38 dan terakhir dari Kekaisaran Sasaniyah di Iran. Ayahnya adalah Shahriyar dan kakeknya adalah Khosrau II (590&amp;ndash;628).

BACA JUGA:
 Peristiwa Hari Ini: Penemuan Tambang Minyak Pertama di Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia naik takhta pada 16 Juni 632 ketika masih berusia 8 tahun, setelah serangkaian konflik internal. Yazdegerd III sekaligus menjadi penguasa terakhir dari Dinasti Sassanid (sekarang Iran).

1746 &amp;ndash; Perang Suksesi Austria dan Sardinia Kalahkan Prancis-Spanyol
&amp;nbsp;
Perang ini melibatkan hampir seluruh kekuatan di Eropa, kecuali Persemakmuran Polandia-Lituania, Imperium Portugis, dan Kesultanan Utsmaniyah. Perang bermula dengan dalih bahwa Maria Theresa dari Austria tidak berhak meneruskan takhta Habsburg dari bapaknya, Charles VI, karena hukum melarang pewarisan takhta pada seorang perempuan, meskipun dalam kenyataan ini adalah sebuah alasan yang diberikan oleh Prussia dan Prancis untuk menantang Habsburg.

BACA JUGA:
Peristiwa Hari Ini: Jatuhnya Pesawat Garuda di Jepang

Austria didukung oleh Kerajaan Britania Raya dan Republik Belanda, musuh bebuyutan Prancis, serta Kerajaan Sardinia dan Sachsen. Prussia dan Prancis bersekutu dengan Elektorat Bayern. Perang berakhir dengan ditandatanganinya Traktat Aix-la-Chapelle pada 1748.

1755 &amp;ndash; Perang Tujuh Tahun Prancis-Indian Melawan Britania-Amerika
&amp;nbsp;


Ini adalah bagian dari Perang Tujuh Tahun yang terjadi antara 1754 hingga 1763. Nama ini merujuk ke bagian Perang Tujuh Tahun yang terjadi di daerah yang sekarang bernama Amerika Serikat dan Kanada.



Perang itu terjadi antara Prancis dengan sekutunya dari Suku Indian melawan Britania-Amerika dan sekutu Indian-nya. Perang ini disebut perang penaklukan di Quebec dan Ontario, Kanada.


&amp;nbsp;
1908 &amp;ndash; Perang Belasting di Sumbar Tolak Peraturan Bayar Pajak Tanah ke Hindia Belanda
&amp;nbsp;


Perang Belasting merupakan perang bersenjata pada 15&amp;ndash;16 Juni 1908 yang melibatkan rakyat Sumatera Barat melawan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda akibat penerapan pajak (bahasa Belanda: belasting) langsung kepada masyarakat.



Perlawanan masyarakat atas pemberlakuan pajak langsung ini dibalas oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda dengan reaksi keras mengirimkan marechaussee (marsose) ke daerah konflik tersebut yang akhirnya menimbulkan korban jiwa dari masyarakat maupun tentara kolonial.



Perang belasting ini diawali di Kamang, kemudian menyebar pada kawasan lain seperti Manggopoh, Lintau Buo, dan lain-lain.

</content:encoded></item></channel></rss>
