<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei IPO: Elektabilitas Perindo Terus Melesat Menuju Senayan      </title><description>Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terus mengalami peningkatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832059/survei-ipo-elektabilitas-perindo-terus-melesat-menuju-senayan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832059/survei-ipo-elektabilitas-perindo-terus-melesat-menuju-senayan"/><item><title>Survei IPO: Elektabilitas Perindo Terus Melesat Menuju Senayan      </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832059/survei-ipo-elektabilitas-perindo-terus-melesat-menuju-senayan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832059/survei-ipo-elektabilitas-perindo-terus-melesat-menuju-senayan</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2023 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/16/337/2832059/survei-ipo-elektabilitas-perindo-terus-melesat-menuju-senayan-JxMsPfuFac.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rilis survei IPO. (Foto: Carlos Roy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/16/337/2832059/survei-ipo-elektabilitas-perindo-terus-melesat-menuju-senayan-JxMsPfuFac.jpg</image><title>Rilis survei IPO. (Foto: Carlos Roy)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMi8xLzE2NzEwMy81L3g4bHBkMGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terus mengalami peningkatan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Bahkan dalam survei terbaru, Perindo meraih elektabilitas 4,5 persen.

Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan publikasi survei opini publik terkait dengan persepsi publik atas kebijakan dan kinerja pemerintah, elektabilitas partai dan kandidasi Pilpres 2024 Indonesia Political Opinion (IPO) pada Jumat (16/6/2023).

Direktur Eksekutif Indonesian Political Opinion (IPO), Dede Kurnia Syah mengatakan pihaknya memberikan pertanyaan kepada responden apabila hari ini dilaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu), maka partai politik manakah yang akan dipilih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hary Tanoe ke Kader Perindo Kaltim: Perjuangan Kita untuk NKRI dan Kesejahteraan Indonesia

PDI Perjuangan (PDIP) menempati posisi pertama dengan elektabilitas 21,5 persen. Menyusul di urutan kedua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan elektabilitas 19,7 persen.

Kemudian diurutan ketiga ada Partai Golongan Karya (Golkar) dengan elektabilitas 9,3 persen. Partai Demokrat berada di urutan keempat dengan elektabilitas 9,2 persen.

Di urutan kelima ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 7,7 persen. keenam ada Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dengan elektabilitas 7,5 persen.

Kemudian di urutan ketujuh ada Partai Amanat Nasional (PAN) dengan elektabilitas 5,0 persen. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ada di posisi kedelapan dengan elektabilitas 4,8 persen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua DPP Perindo Heri Budianto: Satu Partai itu Satu Rumah

Kemudian di urutan kesembilan ada Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan elektabilitas 4,5 persen. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di posisi ke-10 dengan elektabilitas 2,1 persen.

Sedangkan partai politik lainnnya memperoleh elektabilitas di bawah satu persen seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang, Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Nasional.Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) melaksanakan survei tatap muka langsung pada 5-13 Juni 2023 dengan menggunakan multi stage random sampling.



Metode ini memiliki margin of error 2,9 persen serta tingkat akurasi data 95 persen dengan sample sejumlah 1.200 responden yang tersebar proporsional secara nasional.



Dengan teknik tersebut memungkinkan setiap anggota populasi (responden) mempunyai peluang yang sama untuk dipilih atau tidak dipilih menjadi responden. Untuk menguji validitas responden, IPO melakukan spot check pada 15 persen dari total populasi sampel.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMi8xLzE2NzEwMy81L3g4bHBkMGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terus mengalami peningkatan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Bahkan dalam survei terbaru, Perindo meraih elektabilitas 4,5 persen.

Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan publikasi survei opini publik terkait dengan persepsi publik atas kebijakan dan kinerja pemerintah, elektabilitas partai dan kandidasi Pilpres 2024 Indonesia Political Opinion (IPO) pada Jumat (16/6/2023).

Direktur Eksekutif Indonesian Political Opinion (IPO), Dede Kurnia Syah mengatakan pihaknya memberikan pertanyaan kepada responden apabila hari ini dilaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu), maka partai politik manakah yang akan dipilih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hary Tanoe ke Kader Perindo Kaltim: Perjuangan Kita untuk NKRI dan Kesejahteraan Indonesia

PDI Perjuangan (PDIP) menempati posisi pertama dengan elektabilitas 21,5 persen. Menyusul di urutan kedua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan elektabilitas 19,7 persen.

Kemudian diurutan ketiga ada Partai Golongan Karya (Golkar) dengan elektabilitas 9,3 persen. Partai Demokrat berada di urutan keempat dengan elektabilitas 9,2 persen.

Di urutan kelima ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 7,7 persen. keenam ada Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dengan elektabilitas 7,5 persen.

Kemudian di urutan ketujuh ada Partai Amanat Nasional (PAN) dengan elektabilitas 5,0 persen. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ada di posisi kedelapan dengan elektabilitas 4,8 persen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua DPP Perindo Heri Budianto: Satu Partai itu Satu Rumah

Kemudian di urutan kesembilan ada Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan elektabilitas 4,5 persen. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di posisi ke-10 dengan elektabilitas 2,1 persen.

Sedangkan partai politik lainnnya memperoleh elektabilitas di bawah satu persen seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang, Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Nasional.Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) melaksanakan survei tatap muka langsung pada 5-13 Juni 2023 dengan menggunakan multi stage random sampling.



Metode ini memiliki margin of error 2,9 persen serta tingkat akurasi data 95 persen dengan sample sejumlah 1.200 responden yang tersebar proporsional secara nasional.



Dengan teknik tersebut memungkinkan setiap anggota populasi (responden) mempunyai peluang yang sama untuk dipilih atau tidak dipilih menjadi responden. Untuk menguji validitas responden, IPO melakukan spot check pada 15 persen dari total populasi sampel.



</content:encoded></item></channel></rss>
