<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>400 Personel Elite TNI Dikirim ke Nduga Papua, Apa Tujuannya?</title><description>Sebanyak 400 Personel dari Batalyon Yonif RK 751/VJS dikirim ke Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832136/400-personel-elite-tni-dikirim-ke-nduga-papua-apa-tujuannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832136/400-personel-elite-tni-dikirim-ke-nduga-papua-apa-tujuannya"/><item><title>400 Personel Elite TNI Dikirim ke Nduga Papua, Apa Tujuannya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832136/400-personel-elite-tni-dikirim-ke-nduga-papua-apa-tujuannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/16/337/2832136/400-personel-elite-tni-dikirim-ke-nduga-papua-apa-tujuannya</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2023 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/16/337/2832136/400-personel-elite-tni-dikirim-ke-nduga-papua-apa-tujuannya-FczxHiRn5c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/16/337/2832136/400-personel-elite-tni-dikirim-ke-nduga-papua-apa-tujuannya-FczxHiRn5c.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAYAPURA - Sebanyak 400 Personel dari Batalyon Yonif RK 751/VJS dikirim ke Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan menegaskan pasukan elite TNI AD ini bukan untuk berperang dengan KKB Teroris, melainkan menggantikan Satgas Yonif Raider 321/GT Kostrad yang telah selesai masa tugasnya.

&quot;Prajurit yang dikirim bukan untuk menyerang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), namun untuk membantu pemerintah daerah dalam memulangkan masyarakat pengungsi dan mempercepat pembangunan di wilayah tersebut,&quot; kata Pangdam dilansir Antara di Jayapura, Jumat (16/6/2023).


BACA JUGA:
Pasukan Super Elite Koopssus TNI Gelar Latihan Skala Besar di Pelabuhan Cirebon


Menurut dia, 400 personel itu nantinya akan menempati pos-pos mulai dari Distrik Mbua, Dal, Yig, Yal, Mugi, dan Mapenduma di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

&quot;Kepada prajurit yang akan menempati pos untuk selalu membantu masyarakat setempat agar memiliki masa depan lebih baik dan bisa terlayani dengan baik,&amp;rdquo; ujarnya.

Pangdam menegaskan kehadiran prajurit TNI untuk membantu pembangunan di Kabupaten Nduga yang kini terhambat bisa kembali berjalan, bukan untuk menyerang hingga menumpahkan darah KKB.

&quot;Namun, jika prajurit diserang maka harus memberikan perlawanan penuh yang dimiliki, tidak boleh ragu-ragu sebab saya tidak mau ada prajurit yang menjadi korban,&quot; katanya menegaskan.

Menurut Izak, kedaulatan di Papua diakui dan dihormati semua negara dan Indonesia berdaulat sehingga daerah ini harus dipertahankan sebab merupakan wilayah Indonesia.

&quot;Kami sudah bertemu pengungsi dan mereka ingin kembali karena sejak kejadian istaka karya masyarakat takut menjadi korban kalau tidak ada TNI,&quot; ujar Pangdam.

Dia menambahkan pihaknya menempatkan pos-pos untuk mengamankan pembangunan jalan agar memberikan solusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan memimpin upacara pelepasan dan pemeriksaan kesiapan operasi satuan Yonif RK 751/VJS di Lapangan Mayonif RK 751/VJS Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (14/6).



</description><content:encoded>JAYAPURA - Sebanyak 400 Personel dari Batalyon Yonif RK 751/VJS dikirim ke Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan menegaskan pasukan elite TNI AD ini bukan untuk berperang dengan KKB Teroris, melainkan menggantikan Satgas Yonif Raider 321/GT Kostrad yang telah selesai masa tugasnya.

&quot;Prajurit yang dikirim bukan untuk menyerang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), namun untuk membantu pemerintah daerah dalam memulangkan masyarakat pengungsi dan mempercepat pembangunan di wilayah tersebut,&quot; kata Pangdam dilansir Antara di Jayapura, Jumat (16/6/2023).


BACA JUGA:
Pasukan Super Elite Koopssus TNI Gelar Latihan Skala Besar di Pelabuhan Cirebon


Menurut dia, 400 personel itu nantinya akan menempati pos-pos mulai dari Distrik Mbua, Dal, Yig, Yal, Mugi, dan Mapenduma di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

&quot;Kepada prajurit yang akan menempati pos untuk selalu membantu masyarakat setempat agar memiliki masa depan lebih baik dan bisa terlayani dengan baik,&amp;rdquo; ujarnya.

Pangdam menegaskan kehadiran prajurit TNI untuk membantu pembangunan di Kabupaten Nduga yang kini terhambat bisa kembali berjalan, bukan untuk menyerang hingga menumpahkan darah KKB.

&quot;Namun, jika prajurit diserang maka harus memberikan perlawanan penuh yang dimiliki, tidak boleh ragu-ragu sebab saya tidak mau ada prajurit yang menjadi korban,&quot; katanya menegaskan.

Menurut Izak, kedaulatan di Papua diakui dan dihormati semua negara dan Indonesia berdaulat sehingga daerah ini harus dipertahankan sebab merupakan wilayah Indonesia.

&quot;Kami sudah bertemu pengungsi dan mereka ingin kembali karena sejak kejadian istaka karya masyarakat takut menjadi korban kalau tidak ada TNI,&quot; ujar Pangdam.

Dia menambahkan pihaknya menempatkan pos-pos untuk mengamankan pembangunan jalan agar memberikan solusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan memimpin upacara pelepasan dan pemeriksaan kesiapan operasi satuan Yonif RK 751/VJS di Lapangan Mayonif RK 751/VJS Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (14/6).



</content:encoded></item></channel></rss>
