<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kacau, Viral Pria Dipukul Batu Diduga Gara-gara Nomor Handphone</title><description>Kasus itu terjadi diduga karena korban tak memberikan nomor handphone seseorang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/338/2832116/kacau-viral-pria-dipukul-batu-diduga-gara-gara-nomor-handphone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/16/338/2832116/kacau-viral-pria-dipukul-batu-diduga-gara-gara-nomor-handphone"/><item><title>Kacau, Viral Pria Dipukul Batu Diduga Gara-gara Nomor Handphone</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/338/2832116/kacau-viral-pria-dipukul-batu-diduga-gara-gara-nomor-handphone</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/16/338/2832116/kacau-viral-pria-dipukul-batu-diduga-gara-gara-nomor-handphone</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2023 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/16/338/2832116/kacau-viral-pria-dipukul-batu-diduga-gara-gara-nomor-handphone-lRbmIdYshn.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/16/338/2832116/kacau-viral-pria-dipukul-batu-diduga-gara-gara-nomor-handphone-lRbmIdYshn.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Aksi dugaan kasus penganiayaan terjadi di kawasan Jalan Pancoran Buntu 2, Pancoran, Jakarta Selatan viral di media sosial, yang mana korban dipukul dengan batu oleh pelaku. Kasus itu terjadi diduga karena korban tak memberikan nomor handphone seseorang.

&quot;Masalah sepele dari keterangan korban, pelaku ini minta nomor handphone seseorang, tapi korban tidak memberikan karena tidak mengetahuinya,&quot; ujar Kapolsek Pancoran, Kompol Panji Ali Chandra saat dikonfirmasi, Jumat (16/6/2023).


BACA JUGA:
Terekam CCTV, Pria di Pancoran Dipukul Pakai Batu saat Rebahan


Menurutnya, pelaku diduga kesal dan emosi pada korban yang tak memberikan nomor handphone seseorang yang dimintanya. Pelaku lantas memukul korban menggunakan batu yang ada di lokasi kejadian sebagaimana dalam rekaman CCTV.

&quot;Korban sempat menangkisnya sehingga tak langsung kena kepalanya, luka korban tidak terlalu parah. Korban sudah dilakukan visum, sudah melapor, dan sudah kita mintai keterangannya,&quot; tuturnya.

Dia menambahkan, korban telah membuat laporan ke polisi dan polisi juga saat ini tengah mencari pelaku. Pasalnya, polisi telah mengidentifikasi identitas pelaku berdasarkan pemeriksaan pada korban dan saksi.



</description><content:encoded>JAKARTA - Aksi dugaan kasus penganiayaan terjadi di kawasan Jalan Pancoran Buntu 2, Pancoran, Jakarta Selatan viral di media sosial, yang mana korban dipukul dengan batu oleh pelaku. Kasus itu terjadi diduga karena korban tak memberikan nomor handphone seseorang.

&quot;Masalah sepele dari keterangan korban, pelaku ini minta nomor handphone seseorang, tapi korban tidak memberikan karena tidak mengetahuinya,&quot; ujar Kapolsek Pancoran, Kompol Panji Ali Chandra saat dikonfirmasi, Jumat (16/6/2023).


BACA JUGA:
Terekam CCTV, Pria di Pancoran Dipukul Pakai Batu saat Rebahan


Menurutnya, pelaku diduga kesal dan emosi pada korban yang tak memberikan nomor handphone seseorang yang dimintanya. Pelaku lantas memukul korban menggunakan batu yang ada di lokasi kejadian sebagaimana dalam rekaman CCTV.

&quot;Korban sempat menangkisnya sehingga tak langsung kena kepalanya, luka korban tidak terlalu parah. Korban sudah dilakukan visum, sudah melapor, dan sudah kita mintai keterangannya,&quot; tuturnya.

Dia menambahkan, korban telah membuat laporan ke polisi dan polisi juga saat ini tengah mencari pelaku. Pasalnya, polisi telah mengidentifikasi identitas pelaku berdasarkan pemeriksaan pada korban dan saksi.



</content:encoded></item></channel></rss>
