<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Terlibat Tawuran, 7 Pelajar SMA di Bantul Ditangkap Polisi   </title><description>Sebanyak tujuh anak remaja yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Pajangan, Bantul terpaksa harus diamankan polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/510/2831645/terlibat-tawuran-7-pelajar-sma-di-bantul-ditangkap-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/16/510/2831645/terlibat-tawuran-7-pelajar-sma-di-bantul-ditangkap-polisi"/><item><title> Terlibat Tawuran, 7 Pelajar SMA di Bantul Ditangkap Polisi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/16/510/2831645/terlibat-tawuran-7-pelajar-sma-di-bantul-ditangkap-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/16/510/2831645/terlibat-tawuran-7-pelajar-sma-di-bantul-ditangkap-polisi</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2023 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Yohanes Demo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/510/2831645/terlibat-tawuran-7-pelajar-sma-di-bantul-ditangkap-polisi-EMMeYJvq6I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/510/2831645/terlibat-tawuran-7-pelajar-sma-di-bantul-ditangkap-polisi-EMMeYJvq6I.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>BANTUL - Sebanyak tujuh anak remaja yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Pajangan, Bantul terpaksa harus diamankan polisi, lantaran terlibat aksi tawuran dengan pelajar dari sekolah lain, Rabu (14/06/2023).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, dalam kasus ini, ketujuh pelajar itu hanya diberi pembinaan oleh petugas dengan didampingi orangtua masing-masing.
&quot;Kita lakukan pembinaan di Mapolsek Pajangan dengan didampingi orang tua dan pihak sekolah,&quot; katanya, Kamis (15/06/2023).

BACA JUGA:
 Amankan Pelaku Tawuran Antar Geng di Bogor, Polisi Sita Cerulit Raksasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Usai dilakukan pembinaan, pelajar tersebut langsung diserahkan kembali kepada orangtuanya dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Mereka juga diwajibkan apel di Mapolsek Pajangan sebanyak 3 kali yakni di tanggal, 16, 19 dan 20 Juni 2023.
&quot;Tujuannya untuk memantau perkembangan siswa tersebut, sekaligus memberi efek jera agar dikemudian hari tidak mengulangi lagi,&quot;katanya.
Lebih lanjut Wiyadi berharap, perlunya kerja sama antara pihak sekolah, kepolisian, dan orang tua siswa ini sebagai bentuk tanggung jawab.

BACA JUGA:
Aksi Tawuran Pelajar di Cikarang Pecah, 1 Orang Meninggal Dunia
&amp;ldquo;Terutama peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya terutama di saat jam pulang sekolah,&amp;rdquo; paparnya.
Ia menegaskan, bahwa pihaknya tidak segan memberikan sanksi kepada siapapun oknum pelajar yang terlibat tawuran, apalagi kedapatan membawa senjata tajam hingga melakukan penganiayaan baik yang menyebabkan korbannya terluka maupun hingga meninggal dunia.
&quot;Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pihak kepolisian dan sekolah saja, tetapi setiap orang tua pun harus ikut bertanggung jawab terhadap aktivitas anaknya baik saat masuk maupun pulang sekolah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BANTUL - Sebanyak tujuh anak remaja yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Pajangan, Bantul terpaksa harus diamankan polisi, lantaran terlibat aksi tawuran dengan pelajar dari sekolah lain, Rabu (14/06/2023).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, dalam kasus ini, ketujuh pelajar itu hanya diberi pembinaan oleh petugas dengan didampingi orangtua masing-masing.
&quot;Kita lakukan pembinaan di Mapolsek Pajangan dengan didampingi orang tua dan pihak sekolah,&quot; katanya, Kamis (15/06/2023).

BACA JUGA:
 Amankan Pelaku Tawuran Antar Geng di Bogor, Polisi Sita Cerulit Raksasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Usai dilakukan pembinaan, pelajar tersebut langsung diserahkan kembali kepada orangtuanya dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Mereka juga diwajibkan apel di Mapolsek Pajangan sebanyak 3 kali yakni di tanggal, 16, 19 dan 20 Juni 2023.
&quot;Tujuannya untuk memantau perkembangan siswa tersebut, sekaligus memberi efek jera agar dikemudian hari tidak mengulangi lagi,&quot;katanya.
Lebih lanjut Wiyadi berharap, perlunya kerja sama antara pihak sekolah, kepolisian, dan orang tua siswa ini sebagai bentuk tanggung jawab.

BACA JUGA:
Aksi Tawuran Pelajar di Cikarang Pecah, 1 Orang Meninggal Dunia
&amp;ldquo;Terutama peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya terutama di saat jam pulang sekolah,&amp;rdquo; paparnya.
Ia menegaskan, bahwa pihaknya tidak segan memberikan sanksi kepada siapapun oknum pelajar yang terlibat tawuran, apalagi kedapatan membawa senjata tajam hingga melakukan penganiayaan baik yang menyebabkan korbannya terluka maupun hingga meninggal dunia.
&quot;Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pihak kepolisian dan sekolah saja, tetapi setiap orang tua pun harus ikut bertanggung jawab terhadap aktivitas anaknya baik saat masuk maupun pulang sekolah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
