<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu Akan Lakukan Pengawasan pada Masa Kampanye Guna Tangkal Politik Uang</title><description>Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melakukan pengawasan pada masa kampanye&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/17/337/2832350/bawaslu-akan-lakukan-pengawasan-pada-masa-kampanye-guna-tangkal-politik-uang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/17/337/2832350/bawaslu-akan-lakukan-pengawasan-pada-masa-kampanye-guna-tangkal-politik-uang"/><item><title>Bawaslu Akan Lakukan Pengawasan pada Masa Kampanye Guna Tangkal Politik Uang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/17/337/2832350/bawaslu-akan-lakukan-pengawasan-pada-masa-kampanye-guna-tangkal-politik-uang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/17/337/2832350/bawaslu-akan-lakukan-pengawasan-pada-masa-kampanye-guna-tangkal-politik-uang</guid><pubDate>Sabtu 17 Juni 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/17/337/2832350/bawaslu-akan-lakukan-pengawasan-pada-masa-kampanye-guna-tangkal-politik-uang-LV4Ltshvlw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/17/337/2832350/bawaslu-akan-lakukan-pengawasan-pada-masa-kampanye-guna-tangkal-politik-uang-LV4Ltshvlw.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIxMi81L3g4bHNpNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melakukan pengawasan pada masa kampanye. Hal itu ditujukan untuk menangkal praktik politik uang.

Langkah itu didasari atas pertimbangan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut  sistem pemilu proporsional terbuka memiliki potensi politik uang yang lebih besar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Berkekuatan 4,2 Magnitudo Guncang Daruba Maluku Utara

Ketua Bawalsu Rahmat Bagja menjelaskan, pihaknya menyiapkan strategi pengawasan politik uang di tengah masa kampanye yang dinilai singkat. Menurutnya, potensi politik uang bisa terjadi di masa kampanye.

&quot;Meyakinkan pemilih kan bisa dengan uang. Ini agak berbahaya karena dengan kampanye yang 75 hari maka masyarakat praktis mengambil uangnya,&quot; kata Bagja di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua DPW Perindo DKI Buat Kompetisi Bulu Tangkis Effendi Syahputra Cup

Untuk itu, Bagja mengatakan pihaknya perlu melakukan pengawasan di masa kampanye untuk meminimalisir terjadinya politik uang. Ia berkata, pengawasan masa kampanye belum diterapkan pada pemilu sebelummya.

&quot;Jadi pengawasan yang dulu hanya pada pengawasan yang melibatkan banyak orang itu pada masa tenang, itu bisa ditarik juga ke masa kampanye,&quot; ucap Bagja.

&quot;Memang paling parah masa tenang biasanya politik uangnya karena orang meyakinkan di akhir, biasa ujung-ujung ini,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIxMi81L3g4bHNpNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melakukan pengawasan pada masa kampanye. Hal itu ditujukan untuk menangkal praktik politik uang.

Langkah itu didasari atas pertimbangan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut  sistem pemilu proporsional terbuka memiliki potensi politik uang yang lebih besar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Berkekuatan 4,2 Magnitudo Guncang Daruba Maluku Utara

Ketua Bawalsu Rahmat Bagja menjelaskan, pihaknya menyiapkan strategi pengawasan politik uang di tengah masa kampanye yang dinilai singkat. Menurutnya, potensi politik uang bisa terjadi di masa kampanye.

&quot;Meyakinkan pemilih kan bisa dengan uang. Ini agak berbahaya karena dengan kampanye yang 75 hari maka masyarakat praktis mengambil uangnya,&quot; kata Bagja di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua DPW Perindo DKI Buat Kompetisi Bulu Tangkis Effendi Syahputra Cup

Untuk itu, Bagja mengatakan pihaknya perlu melakukan pengawasan di masa kampanye untuk meminimalisir terjadinya politik uang. Ia berkata, pengawasan masa kampanye belum diterapkan pada pemilu sebelummya.

&quot;Jadi pengawasan yang dulu hanya pada pengawasan yang melibatkan banyak orang itu pada masa tenang, itu bisa ditarik juga ke masa kampanye,&quot; ucap Bagja.

&quot;Memang paling parah masa tenang biasanya politik uangnya karena orang meyakinkan di akhir, biasa ujung-ujung ini,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
