<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istri Ganjar Pranowo: Perempuan Indonesia Itu Orang yang Sangat Tangguh</title><description>Ketika Covid-19 melanda Indonesia, dirinya melihat kaum perempuan mampu berjuang</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832783/istri-ganjar-pranowo-perempuan-indonesia-itu-orang-yang-sangat-tangguh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832783/istri-ganjar-pranowo-perempuan-indonesia-itu-orang-yang-sangat-tangguh"/><item><title>Istri Ganjar Pranowo: Perempuan Indonesia Itu Orang yang Sangat Tangguh</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832783/istri-ganjar-pranowo-perempuan-indonesia-itu-orang-yang-sangat-tangguh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832783/istri-ganjar-pranowo-perempuan-indonesia-itu-orang-yang-sangat-tangguh</guid><pubDate>Minggu 18 Juni 2023 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/18/337/2832783/istri-ganjar-pranowo-perempuan-indonesia-itu-orang-yang-sangat-tangguh-5DfS4kzS0H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Istri Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh Sipriyanti (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/18/337/2832783/istri-ganjar-pranowo-perempuan-indonesia-itu-orang-yang-sangat-tangguh-5DfS4kzS0H.jpg</image><title>Istri Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh Sipriyanti (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOC8xLzE2NzI4OC81L3g4bHVsNjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Istri Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh Supriyanti menilai bahwa perempuan Indonesia merupakan orang yang sangat tangguh.
Hal itu terlihat ketika Covid-19 melanda. Perempuan, kata Atiqoh, menjadi orang yang sangat adaptif terhadap perkembangan.
Ketika Covid-19 melanda Indonesia, dirinya melihat kaum perempuan mampu berjuang, terutama saat menghadapi situasi saat suaminya mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
&quot;Perempuan Indonesia itu orang orang yang sangat tangguh yah, sangat tough, waktu Covid yang survive itu ibu-ibu, ketika laki laki atau suami banyak yang diputus kerjaannya, ibu-ibu langsung switch,&quot; kata Atiqoh dalam dialog bersama perempuan Indonesia pilih Ganjar (Pijar), di Rumah Aspirasi Relawan, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Ajak Para Suami Sering Bilang I Love You ke Istri

Kala itu, Atiqoh melihat banyak ibu-ibu yang langsung mencari pemasukan lewat berbagai bidang, salah satunya adalah kuliner. Mereka menjajakan jualannya melalui whatsapp group.

BACA JUGA:
6 Calon Emiten yang Siap IPO Juni-Juli 2023

&quot;Saya benar-benar memantau, ada yang ke kuliner, ditawarkan lewat WA Group, kemudian ada yang kerajinan,&quot; ucapnya.
Bahkan kemampuan adaptasi dan bertahan hidup seorang ibu-ibu sudah terlihat ketika jaman Reformasi.
&quot;Dan masa dulu ketika Reformasi itu juga ibu-ibu yang sangat survive. Jadi sebetulnya seorang perempuan sangat adaptif terhadap perkembangan,&quot; katanya.Untuk itu, Atiqoh mengajak perempuan Indonesia untuk bergandengan tangan demi kemajuan bersama.

&quot;Termasuk tantangan sekarang ini, ya jadi mungkin tinggal kita menyatukan, saling bergandengan tangan, berdiskusi, kemudian bagaimana kita untuk memformulasikan untuk kemajuan bersama,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bagikan Gerobak Gratis untuk Pedagang di Bitung, Partai Perindo Konsisten Perjuangkan Ksejahteraan Rakyat

&quot;Jangan sendiri-sendiri, karena kalau kita.. Kalau saya kebetulan pelari, jadi kalau kita prinsipnya, kalau kita mau lari kencang ya lari sendiri, kalau mau bahu membahu larinya bareng-bareng,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOC8xLzE2NzI4OC81L3g4bHVsNjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Istri Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh Supriyanti menilai bahwa perempuan Indonesia merupakan orang yang sangat tangguh.
Hal itu terlihat ketika Covid-19 melanda. Perempuan, kata Atiqoh, menjadi orang yang sangat adaptif terhadap perkembangan.
Ketika Covid-19 melanda Indonesia, dirinya melihat kaum perempuan mampu berjuang, terutama saat menghadapi situasi saat suaminya mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
&quot;Perempuan Indonesia itu orang orang yang sangat tangguh yah, sangat tough, waktu Covid yang survive itu ibu-ibu, ketika laki laki atau suami banyak yang diputus kerjaannya, ibu-ibu langsung switch,&quot; kata Atiqoh dalam dialog bersama perempuan Indonesia pilih Ganjar (Pijar), di Rumah Aspirasi Relawan, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Ajak Para Suami Sering Bilang I Love You ke Istri

Kala itu, Atiqoh melihat banyak ibu-ibu yang langsung mencari pemasukan lewat berbagai bidang, salah satunya adalah kuliner. Mereka menjajakan jualannya melalui whatsapp group.

BACA JUGA:
6 Calon Emiten yang Siap IPO Juni-Juli 2023

&quot;Saya benar-benar memantau, ada yang ke kuliner, ditawarkan lewat WA Group, kemudian ada yang kerajinan,&quot; ucapnya.
Bahkan kemampuan adaptasi dan bertahan hidup seorang ibu-ibu sudah terlihat ketika jaman Reformasi.
&quot;Dan masa dulu ketika Reformasi itu juga ibu-ibu yang sangat survive. Jadi sebetulnya seorang perempuan sangat adaptif terhadap perkembangan,&quot; katanya.Untuk itu, Atiqoh mengajak perempuan Indonesia untuk bergandengan tangan demi kemajuan bersama.

&quot;Termasuk tantangan sekarang ini, ya jadi mungkin tinggal kita menyatukan, saling bergandengan tangan, berdiskusi, kemudian bagaimana kita untuk memformulasikan untuk kemajuan bersama,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bagikan Gerobak Gratis untuk Pedagang di Bitung, Partai Perindo Konsisten Perjuangkan Ksejahteraan Rakyat

&quot;Jangan sendiri-sendiri, karena kalau kita.. Kalau saya kebetulan pelari, jadi kalau kita prinsipnya, kalau kita mau lari kencang ya lari sendiri, kalau mau bahu membahu larinya bareng-bareng,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
