<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramal Politik Identitas Menguat, Ganjar Pranowo Lawan dengan Program dan Gagasan</title><description>Salah satunya dengan memaparkan program keberhasilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan gagasan pembangunan selanjutnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832792/ramal-politik-identitas-menguat-ganjar-pranowo-lawan-dengan-program-dan-gagasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832792/ramal-politik-identitas-menguat-ganjar-pranowo-lawan-dengan-program-dan-gagasan"/><item><title>Ramal Politik Identitas Menguat, Ganjar Pranowo Lawan dengan Program dan Gagasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832792/ramal-politik-identitas-menguat-ganjar-pranowo-lawan-dengan-program-dan-gagasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832792/ramal-politik-identitas-menguat-ganjar-pranowo-lawan-dengan-program-dan-gagasan</guid><pubDate>Minggu 18 Juni 2023 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Inin Nastain</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/18/337/2832792/ramal-politik-identitas-menguat-ganjar-pranowo-lawan-dengan-program-dan-gagasan-tsWXHZKCA8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: dok istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/18/337/2832792/ramal-politik-identitas-menguat-ganjar-pranowo-lawan-dengan-program-dan-gagasan-tsWXHZKCA8.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: dok istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOC8xLzE2NzI4OC81L3g4bHVsNjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LOMBA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo memprediksi pertarungan pada Pemilu 2024 nanti bakal keras dan masih penuh dengan politik identitas.
Menyikapi hal itu, Ganjar meminta kader Banteng di NTB untuk melawan, salah satunya dengan memaparkan program keberhasilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan gagasan pembangunan selanjutnya.
&quot;Kompetisinya juga akan keras. Dan, tadi disampaikan, ya, politik identitas akan menguat. Setidaknya akan dipakai lagi lah. Maka, bapak, ibu, ya, mesti masuk dengan cara yang lebih elegan,&quot; kata Ganjar saat memberikan arahan acara konsolidasi DPD PDIP NTB di Kota Mataram, Minggu (18/6/2023).

BACA JUGA:
Link Live Streaming Final Indonesia Open 2023: Ada Anthony Ginting, Klik di Sini!

Ganjar meyakini 96 persen pengurus DPD, DPC, PAC, Ranting, dan Anak Ranting yang ada di lokasi sebenarnya memiliki nilai keagamaan yang kuat. Dalam kesempatan itu, dia juga menegaskan, hadirin yang memakai baju merah, memiliki nilai santri.
&quot;Yang pakai baju merah pun saya kira juga santri. Juga ngaji sama. Ceramah agama pinter,&quot; kata Ganjar.

BACA JUGA:
3 Tips Penting agar Keuangan Tetap Aman di Masa Depan

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah tersebut melihat pemuka masyarakat dan organisasi massa yang ada di NTB belum menentukan sikap. Oleh karena itu, dia meminta struktur Partai mengambil kesempatan dengan meraih suara kelompok tersebut.&quot;Caranya macam-macam tadi. Segmentasinya sekarang ada. Yang tua-tua, usianya kayak Pak Rachmat gitu, ya. Sambil ngobrol, ngopi, pengajian, diajak selesai. Yang anak muda ini beda pendekatannya,&quot; kata Ganjar.

Lebih jauh dijelaskan, Ganjar menilai bahwa perlu juga struktur partai untuk menarasikan pembangunan era Presiden Jokowi. DPP PDIP, lanjut Ganjar, perlu menyusun pakem agar narasi itu bisa disampaikan pengurus di bawahnya kepada masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Liburan Seru Bareng Shaun The Sheep di Baywalk Mall!

&quot;Pak Rachmat, teman-teman bupati, kirim saja apa yang ada di masyarakat, ini yang terjadi, bagaimana menjembatani, dan berkomunikasi. Nanti kami buatkan, kami tes. Apakah komunikasi kita cukup berhasil,&quot; kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua DPP PDIP Sri Rahayu dan I Made Urip, serta Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOC8xLzE2NzI4OC81L3g4bHVsNjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LOMBA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo memprediksi pertarungan pada Pemilu 2024 nanti bakal keras dan masih penuh dengan politik identitas.
Menyikapi hal itu, Ganjar meminta kader Banteng di NTB untuk melawan, salah satunya dengan memaparkan program keberhasilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan gagasan pembangunan selanjutnya.
&quot;Kompetisinya juga akan keras. Dan, tadi disampaikan, ya, politik identitas akan menguat. Setidaknya akan dipakai lagi lah. Maka, bapak, ibu, ya, mesti masuk dengan cara yang lebih elegan,&quot; kata Ganjar saat memberikan arahan acara konsolidasi DPD PDIP NTB di Kota Mataram, Minggu (18/6/2023).

BACA JUGA:
Link Live Streaming Final Indonesia Open 2023: Ada Anthony Ginting, Klik di Sini!

Ganjar meyakini 96 persen pengurus DPD, DPC, PAC, Ranting, dan Anak Ranting yang ada di lokasi sebenarnya memiliki nilai keagamaan yang kuat. Dalam kesempatan itu, dia juga menegaskan, hadirin yang memakai baju merah, memiliki nilai santri.
&quot;Yang pakai baju merah pun saya kira juga santri. Juga ngaji sama. Ceramah agama pinter,&quot; kata Ganjar.

BACA JUGA:
3 Tips Penting agar Keuangan Tetap Aman di Masa Depan

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah tersebut melihat pemuka masyarakat dan organisasi massa yang ada di NTB belum menentukan sikap. Oleh karena itu, dia meminta struktur Partai mengambil kesempatan dengan meraih suara kelompok tersebut.&quot;Caranya macam-macam tadi. Segmentasinya sekarang ada. Yang tua-tua, usianya kayak Pak Rachmat gitu, ya. Sambil ngobrol, ngopi, pengajian, diajak selesai. Yang anak muda ini beda pendekatannya,&quot; kata Ganjar.

Lebih jauh dijelaskan, Ganjar menilai bahwa perlu juga struktur partai untuk menarasikan pembangunan era Presiden Jokowi. DPP PDIP, lanjut Ganjar, perlu menyusun pakem agar narasi itu bisa disampaikan pengurus di bawahnya kepada masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Liburan Seru Bareng Shaun The Sheep di Baywalk Mall!

&quot;Pak Rachmat, teman-teman bupati, kirim saja apa yang ada di masyarakat, ini yang terjadi, bagaimana menjembatani, dan berkomunikasi. Nanti kami buatkan, kami tes. Apakah komunikasi kita cukup berhasil,&quot; kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua DPP PDIP Sri Rahayu dan I Made Urip, serta Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat.

</content:encoded></item></channel></rss>
