<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1444 H Jatuh pada 29 Juni 2023</title><description>Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Idul Adha 10 Dzulhijah 1444 H jatuh pada 29 Juni 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832939/breaking-news-pemerintah-tetapkan-idul-adha-1444-h-jatuh-pada-29-juni-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832939/breaking-news-pemerintah-tetapkan-idul-adha-1444-h-jatuh-pada-29-juni-2023"/><item><title>Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1444 H Jatuh pada 29 Juni 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832939/breaking-news-pemerintah-tetapkan-idul-adha-1444-h-jatuh-pada-29-juni-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/18/337/2832939/breaking-news-pemerintah-tetapkan-idul-adha-1444-h-jatuh-pada-29-juni-2023</guid><pubDate>Minggu 18 Juni 2023 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/18/337/2832939/breaking-news-pemerintah-tetapkan-idul-adha-1444-h-jatuh-pada-29-juni-2023-Fq4CtOmmcs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi Konferensi hasil Sidang Isbat Idul Adha 1444 H (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/18/337/2832939/breaking-news-pemerintah-tetapkan-idul-adha-1444-h-jatuh-pada-29-juni-2023-Fq4CtOmmcs.jpg</image><title>Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi Konferensi hasil Sidang Isbat Idul Adha 1444 H (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Idul Adha 10 Dzulhijah 1444 H jatuh pada Kamis 29 Juni 2023. Itu diputuskan berdasarkan hasil Sidang Isbat yang digelar di Kemenag.
&quot;1 Dzuhijah jatuh pada hari Selasa 20 Juni 2023, dan Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Kamis 29 Juni 2023 Masehi,&quot; ujar Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi saat konferensi pers hasil Sidang Isbat, Minggu (18/6/2023).
Kemenag menurunkan tim rukyatul hilal di 99 titik se-Indonesia untuk menentukan 1 Dzulhijah 1444 H yang memutuskan jatuh pada Selasa 20 Juni 2023. Dalam menetapkan awal bulan hijriyah, pemerintah menggunakan metode rukyatul hilal dengan kriteria baru MABIMS.

BACA JUGA:
Libur Idul Adha Diusulkan 2 Hari, Partai Perindo: Patut Dipertimbangkan Pemerintah

Di mana, secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat.
Sebelumnya, Tim Hisab Rukyat Kemenag, Ahmad Izzudin mengatakan, pada saat Magrib 18 Juni 2023, posisi bulan di Indonesia tingginya 0 derajat 20 sampai 2 derajat 36 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 40 menit sampai dengan 4 derajat 94 menit.
&quot;Melihat data tersebut, maka pada hari Ahad, 18 Juni 2023 di seluruh wilayah Indonesia, menurut kriteria Imkan Rukyat Baru MABIMS secara teori diprediksi tidak dapat teramati,&quot; ujar anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Ahmad Izzudin.

BACA JUGA:
Benarkah Tidak Ada Cuti Bersama di Libur Idul Adha 2023?
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Idul Adha 10 Dzulhijah 1444 H jatuh pada Kamis 29 Juni 2023. Itu diputuskan berdasarkan hasil Sidang Isbat yang digelar di Kemenag.
&quot;1 Dzuhijah jatuh pada hari Selasa 20 Juni 2023, dan Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Kamis 29 Juni 2023 Masehi,&quot; ujar Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi saat konferensi pers hasil Sidang Isbat, Minggu (18/6/2023).
Kemenag menurunkan tim rukyatul hilal di 99 titik se-Indonesia untuk menentukan 1 Dzulhijah 1444 H yang memutuskan jatuh pada Selasa 20 Juni 2023. Dalam menetapkan awal bulan hijriyah, pemerintah menggunakan metode rukyatul hilal dengan kriteria baru MABIMS.

BACA JUGA:
Libur Idul Adha Diusulkan 2 Hari, Partai Perindo: Patut Dipertimbangkan Pemerintah

Di mana, secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat.
Sebelumnya, Tim Hisab Rukyat Kemenag, Ahmad Izzudin mengatakan, pada saat Magrib 18 Juni 2023, posisi bulan di Indonesia tingginya 0 derajat 20 sampai 2 derajat 36 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 40 menit sampai dengan 4 derajat 94 menit.
&quot;Melihat data tersebut, maka pada hari Ahad, 18 Juni 2023 di seluruh wilayah Indonesia, menurut kriteria Imkan Rukyat Baru MABIMS secara teori diprediksi tidak dapat teramati,&quot; ujar anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Ahmad Izzudin.

BACA JUGA:
Benarkah Tidak Ada Cuti Bersama di Libur Idul Adha 2023?
</content:encoded></item></channel></rss>
