<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minta Pesantren Al Zaytun Dibekukan, Pesis: Tafsirkan Alquran dan Hadis Semaunya</title><description>Pasalnya, pimpinan Ponpes Al Zaytun terus menerus mengeluarkan pernyataan dan paham yang menyeleweng</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833085/minta-pesantren-al-zaytun-dibekukan-pesis-tafsirkan-alquran-dan-hadis-semaunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833085/minta-pesantren-al-zaytun-dibekukan-pesis-tafsirkan-alquran-dan-hadis-semaunya"/><item><title>Minta Pesantren Al Zaytun Dibekukan, Pesis: Tafsirkan Alquran dan Hadis Semaunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833085/minta-pesantren-al-zaytun-dibekukan-pesis-tafsirkan-alquran-dan-hadis-semaunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833085/minta-pesantren-al-zaytun-dibekukan-pesis-tafsirkan-alquran-dan-hadis-semaunya</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 07:05 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/337/2833085/minta-pesantren-al-zaytun-dibekukan-pesis-tafsirkan-alquran-dan-hadis-semaunya-j5l28E1ip2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ponpes Al Zaytun (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/337/2833085/minta-pesantren-al-zaytun-dibekukan-pesis-tafsirkan-alquran-dan-hadis-semaunya-j5l28E1ip2.jpg</image><title>Ponpes Al Zaytun (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOC82Ni8xNjczMDgvNS94OGx1eGNm&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menyatakan bahwa Pesantren Al Zaytun Indramayu sudah harusnya dibekukan. Pasalnya, pimpinan Ponpes Al Zaytun terus menerus mengeluarkan pernyataan dan paham yang menyeleweng, sehingga membuat kegaduhan di masyarakat.
&quot;Alasan keharusan dibekukan sudah cukup banyak. Pertama, Panji Gumilang sudah terindikasi menyimpang dan menyeleweng dari ajaran yang lurus berdasar 10 kriteria kesesatan yang telah dirumuskan dan disepakati oleh seluruh ulama MUI,&quot; kata Ketua Umum PP Persis, KH Jeje Zaenudin dalam keterangannya, Senin (19/6/2023).
&quot;Di antaranya kesesatan dalam penafsiran terhadap Alquran dan Hadis yang semaunya, tanpa mengindahkan kaidah penafsiran yang ditetapkan para ulama,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
PBNU Tetapkan Idul Adha 1444 Hijriah pada 29 Juni 2023

Kedua, lanjut dia, berdasarkan kesaksian dan pengakuan dari para alumni, mantan para pengajar maupun mantan para pengikutnya yang membongkar berbagai penyelewengan dan kedok kebohongan yang diterapkan di Ponpes Al Zaytun.

BACA JUGA:
Emiliano Martinez Tak Sabar Lakoni Laga Timnas Indonesia vs Argentina: Kami Siap Berikan Segalanya!

Selain itu, berbagai laporan dugaan praktik dan perilaku kemaksiatan berat yang diterapkan di Ponpes Al Zaytun sudah sangat jauh dari ajaran Islam.
&quot;Karena itu, Persis mendesak pemerintah segera membekukan Ponpes Al Zaytun, paling tidak untuk dilakukan penyelidikan mendalam dan menghentikan berbagai provokasi yang dilakukan oleh Panji Gumilang. Jika tidak, maka bisa mendorong terjadinya aksi massa yang tidak diharapkan,&quot; ujar Jeje.Ia pun mengimbau agar masyarakat tak memasukkan anaknya ke dalam ponpes milik Panji gumilang itu. Sebab, ponpes tersebut dinilai telah miliki indikasi kesesatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Sultan Amangkurat I Kehilangan Wilayah Kekuasaan di Pulau Kalimantan

&quot;Kita juga mengimbau agar para orang tua tidak sekali-kali menyekolahkan putra putri mereka ke Ponpes Al Zaytun yang jelas banyak indikasi kesesatan paham,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOC82Ni8xNjczMDgvNS94OGx1eGNm&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menyatakan bahwa Pesantren Al Zaytun Indramayu sudah harusnya dibekukan. Pasalnya, pimpinan Ponpes Al Zaytun terus menerus mengeluarkan pernyataan dan paham yang menyeleweng, sehingga membuat kegaduhan di masyarakat.
&quot;Alasan keharusan dibekukan sudah cukup banyak. Pertama, Panji Gumilang sudah terindikasi menyimpang dan menyeleweng dari ajaran yang lurus berdasar 10 kriteria kesesatan yang telah dirumuskan dan disepakati oleh seluruh ulama MUI,&quot; kata Ketua Umum PP Persis, KH Jeje Zaenudin dalam keterangannya, Senin (19/6/2023).
&quot;Di antaranya kesesatan dalam penafsiran terhadap Alquran dan Hadis yang semaunya, tanpa mengindahkan kaidah penafsiran yang ditetapkan para ulama,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
PBNU Tetapkan Idul Adha 1444 Hijriah pada 29 Juni 2023

Kedua, lanjut dia, berdasarkan kesaksian dan pengakuan dari para alumni, mantan para pengajar maupun mantan para pengikutnya yang membongkar berbagai penyelewengan dan kedok kebohongan yang diterapkan di Ponpes Al Zaytun.

BACA JUGA:
Emiliano Martinez Tak Sabar Lakoni Laga Timnas Indonesia vs Argentina: Kami Siap Berikan Segalanya!

Selain itu, berbagai laporan dugaan praktik dan perilaku kemaksiatan berat yang diterapkan di Ponpes Al Zaytun sudah sangat jauh dari ajaran Islam.
&quot;Karena itu, Persis mendesak pemerintah segera membekukan Ponpes Al Zaytun, paling tidak untuk dilakukan penyelidikan mendalam dan menghentikan berbagai provokasi yang dilakukan oleh Panji Gumilang. Jika tidak, maka bisa mendorong terjadinya aksi massa yang tidak diharapkan,&quot; ujar Jeje.Ia pun mengimbau agar masyarakat tak memasukkan anaknya ke dalam ponpes milik Panji gumilang itu. Sebab, ponpes tersebut dinilai telah miliki indikasi kesesatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Sultan Amangkurat I Kehilangan Wilayah Kekuasaan di Pulau Kalimantan

&quot;Kita juga mengimbau agar para orang tua tidak sekali-kali menyekolahkan putra putri mereka ke Ponpes Al Zaytun yang jelas banyak indikasi kesesatan paham,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
