<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dewan Pers Minta Parpol Tak Kikir Informasi pada Jurnalis</title><description>Dewan Pers meminta partai politik (parpol) untuk tidak diskriminatif dan kikir informasi terhadap media.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833486/dewan-pers-minta-parpol-tak-kikir-informasi-pada-jurnalis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833486/dewan-pers-minta-parpol-tak-kikir-informasi-pada-jurnalis"/><item><title>Dewan Pers Minta Parpol Tak Kikir Informasi pada Jurnalis</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833486/dewan-pers-minta-parpol-tak-kikir-informasi-pada-jurnalis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833486/dewan-pers-minta-parpol-tak-kikir-informasi-pada-jurnalis</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/337/2833486/dewan-pers-minta-parpol-tak-kikir-informasi-pada-jurnalis-JLSq3CapH7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kick off Workshop Peliputan Pemilu 2024 di Dewan Pers (Foto: Erfan Maruf) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/337/2833486/dewan-pers-minta-parpol-tak-kikir-informasi-pada-jurnalis-JLSq3CapH7.jpg</image><title>Kick off Workshop Peliputan Pemilu 2024 di Dewan Pers (Foto: Erfan Maruf) </title></images><description>JAKARTA - Dewan Pers meminta partai politik (parpol) untuk tidak diskriminatif dan kikir informasi terhadap media yang perlu disampaikan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu pada acara 'Kick off Workshop Peliputan Pemilu 2024' di Jakarta, Senin 19 Juni 2023.

&quot;Bagi parpol misalnya, janganlah pelit-pelit informasi, jangan ada diskriminasi, media ini dikasih, media ini enggak dan kalau misalnya ada hal-hal yang substantif, undanglah teman-teman media,&quot; kata Ninik.

BACA JUGA:
Kick Off Peliputan Pemilu 2024, Dewan Pers Ajak Semua Pihak Kolaborasi Sukseskan Pemilu


Dia menilai, keterbukaan informasi kepada semua media itu perlu dilakukan umtuk memastikan tidak adanya diskrimatisi pada media tertentu. Selain itu, keterbukaan informasi terhadap semua pihak perlu dilakukan untuk mencapai kesepahaman bersama.

&quot;Jangan misalnya ada hal yang tidak (mencapai) kesepahaman, itu diintimidasi. Jadi, biarlah teman-teman media bekerja dengan sebaik-baiknya. Beri ruang teman-teman bekerja, jangan dipersulit,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
PAN Dukung Sistem Pemilu Terbuka, Potensi Raih Dampak Elektoral


Tidak hanya kepada partai politik, Ninik juga menyinggung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dewan Kehormatan Penyelnggara Pemilu (DKPP) sebagai lembaga penyelenggara pemilu untuk selalu terbuka informasi kepada masyarakat melalui media.



&quot;Kawan-kawan penyelenggara pemilu juga sama, biarkan mereka bekerja. Jadi, informasinya juga cukup,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dewan Pers meminta partai politik (parpol) untuk tidak diskriminatif dan kikir informasi terhadap media yang perlu disampaikan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu pada acara 'Kick off Workshop Peliputan Pemilu 2024' di Jakarta, Senin 19 Juni 2023.

&quot;Bagi parpol misalnya, janganlah pelit-pelit informasi, jangan ada diskriminasi, media ini dikasih, media ini enggak dan kalau misalnya ada hal-hal yang substantif, undanglah teman-teman media,&quot; kata Ninik.

BACA JUGA:
Kick Off Peliputan Pemilu 2024, Dewan Pers Ajak Semua Pihak Kolaborasi Sukseskan Pemilu


Dia menilai, keterbukaan informasi kepada semua media itu perlu dilakukan umtuk memastikan tidak adanya diskrimatisi pada media tertentu. Selain itu, keterbukaan informasi terhadap semua pihak perlu dilakukan untuk mencapai kesepahaman bersama.

&quot;Jangan misalnya ada hal yang tidak (mencapai) kesepahaman, itu diintimidasi. Jadi, biarlah teman-teman media bekerja dengan sebaik-baiknya. Beri ruang teman-teman bekerja, jangan dipersulit,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
PAN Dukung Sistem Pemilu Terbuka, Potensi Raih Dampak Elektoral


Tidak hanya kepada partai politik, Ninik juga menyinggung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dewan Kehormatan Penyelnggara Pemilu (DKPP) sebagai lembaga penyelenggara pemilu untuk selalu terbuka informasi kepada masyarakat melalui media.



&quot;Kawan-kawan penyelenggara pemilu juga sama, biarkan mereka bekerja. Jadi, informasinya juga cukup,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
