<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu: Pers Koalisi Strategis Jadikan Pemilu 2024 Lebih Demokratis</title><description>&amp;nbsp;
&quot;Pers menjadi koalisi strategis Bawaslu menjadikan pemilu ke depan lebih aman, nyaman, dan demokratis,&quot; ujar Totok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833643/bawaslu-pers-koalisi-strategis-jadikan-pemilu-2024-lebih-demokratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833643/bawaslu-pers-koalisi-strategis-jadikan-pemilu-2024-lebih-demokratis"/><item><title>Bawaslu: Pers Koalisi Strategis Jadikan Pemilu 2024 Lebih Demokratis</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833643/bawaslu-pers-koalisi-strategis-jadikan-pemilu-2024-lebih-demokratis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/19/337/2833643/bawaslu-pers-koalisi-strategis-jadikan-pemilu-2024-lebih-demokratis</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 20:44 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/337/2833643/bawaslu-pers-koalisi-strategis-jadikan-pemilu-2024-lebih-demokratis-0NyTkHH9ws.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kick off Workshop Peliputan Pemilu 2024 di Dewan Pers (Foto: Erfan Maruf) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/337/2833643/bawaslu-pers-koalisi-strategis-jadikan-pemilu-2024-lebih-demokratis-0NyTkHH9ws.jpg</image><title>Kick off Workshop Peliputan Pemilu 2024 di Dewan Pers (Foto: Erfan Maruf) </title></images><description>JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menilai insan pers merupakan koalisi strategis Bawaslu RI dalam menjadikan Pemilu 2024 lebih aman, nyaman, dan demokratis. Hal itu bahkan tertuang menjadi salah satu pilar demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Totok Hariyono saat memberikan arahan dalam &quot;Kick Off Workshop Peliputan Pemilu 2024&quot; di Hall Dewan Pers, Senin 19 Juni 2023.

&quot;Pers menjadi koalisi strategis Bawaslu menjadikan pemilu ke depan lebih aman, nyaman, dan demokratis,&quot; ujar Totok.

BACA JUGA:
Gelar Workshop, Dewan Pers Dorong Kesamaan Pandangan dalam Pemberitaan Pemilu 2024


Dia menambahkan, hal tersebut juga tidak terlepas dari peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Sebelumnya, Totok telah menyampaikan bahwa pemilu dan wartawan bagaikan ikan dan air yang tidak dapat dipisahkan sehingga penyelenggaraan pemilu tidak dapat berjalan dengan baik tanpa keberadaan wartawan.

&quot;Kalau enggak ada pemilu, enggak ada wartawan. Ya, bagaimana? Wong ikan kok enggak ada airnya. Ikan kok bisa hidup di air, ya, enggak mungkin. Keduanya bagian tak terpisahkan,&quot; ujar Totok.

BACA JUGA:
Polri Kerahkan Personel ke Timur Tengah untuk Fasilitasi WNI dan Anak yang Overstay&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurut dia, tanpa keberadaan wartawan, kejanggalan dan kekurangan pemilu tidak bisa dievaluasi. Selain itu, informasi ataupun edukasi mengenai penyelenggaraan pesta demokrasi yang baik juga tidak dapat tersampaikan kepada masyarakat.



&quot;Jika tidak ada wartawan, kejanggalan dan kekurangan pemilu tidak bisa terevaluasi atau masyarakat tidak bisa tahu, misalnya, Pemilu 1955 pemilu yang terbaik. Itu (informasi) dari wartawan,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Insan Pers Diminta Utamakan Kepentingan Rakyat dalam Pemberitaan




Dengan demikian, menurut Totok, wartawan berperan sangat strategis dalam pemilu, terutama pada Pemilu 2024 dengan banyaknya berita bohong yang tersebar di media sosial.



Dalam kondisi itu, Totok mengatakan, wartawan dapat diibaratkan sebagai lentera atau pihak yang memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai berita yang benar di antara banyaknya berita bohong yang beredar di media sosial.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menilai insan pers merupakan koalisi strategis Bawaslu RI dalam menjadikan Pemilu 2024 lebih aman, nyaman, dan demokratis. Hal itu bahkan tertuang menjadi salah satu pilar demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Totok Hariyono saat memberikan arahan dalam &quot;Kick Off Workshop Peliputan Pemilu 2024&quot; di Hall Dewan Pers, Senin 19 Juni 2023.

&quot;Pers menjadi koalisi strategis Bawaslu menjadikan pemilu ke depan lebih aman, nyaman, dan demokratis,&quot; ujar Totok.

BACA JUGA:
Gelar Workshop, Dewan Pers Dorong Kesamaan Pandangan dalam Pemberitaan Pemilu 2024


Dia menambahkan, hal tersebut juga tidak terlepas dari peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Sebelumnya, Totok telah menyampaikan bahwa pemilu dan wartawan bagaikan ikan dan air yang tidak dapat dipisahkan sehingga penyelenggaraan pemilu tidak dapat berjalan dengan baik tanpa keberadaan wartawan.

&quot;Kalau enggak ada pemilu, enggak ada wartawan. Ya, bagaimana? Wong ikan kok enggak ada airnya. Ikan kok bisa hidup di air, ya, enggak mungkin. Keduanya bagian tak terpisahkan,&quot; ujar Totok.

BACA JUGA:
Polri Kerahkan Personel ke Timur Tengah untuk Fasilitasi WNI dan Anak yang Overstay&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurut dia, tanpa keberadaan wartawan, kejanggalan dan kekurangan pemilu tidak bisa dievaluasi. Selain itu, informasi ataupun edukasi mengenai penyelenggaraan pesta demokrasi yang baik juga tidak dapat tersampaikan kepada masyarakat.



&quot;Jika tidak ada wartawan, kejanggalan dan kekurangan pemilu tidak bisa terevaluasi atau masyarakat tidak bisa tahu, misalnya, Pemilu 1955 pemilu yang terbaik. Itu (informasi) dari wartawan,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Insan Pers Diminta Utamakan Kepentingan Rakyat dalam Pemberitaan




Dengan demikian, menurut Totok, wartawan berperan sangat strategis dalam pemilu, terutama pada Pemilu 2024 dengan banyaknya berita bohong yang tersebar di media sosial.



Dalam kondisi itu, Totok mengatakan, wartawan dapat diibaratkan sebagai lentera atau pihak yang memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai berita yang benar di antara banyaknya berita bohong yang beredar di media sosial.</content:encoded></item></channel></rss>
