<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Jago Berenang, Remaja Hanyut di Sungai Laudah Karo</title><description>Tak Jago Berenang, Remaja Hanyut di Sungai Laudah Karo
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/608/2832999/tak-jago-berenang-remaja-hanyut-di-sungai-laudah-karo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/19/608/2832999/tak-jago-berenang-remaja-hanyut-di-sungai-laudah-karo"/><item><title>Tak Jago Berenang, Remaja Hanyut di Sungai Laudah Karo</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/19/608/2832999/tak-jago-berenang-remaja-hanyut-di-sungai-laudah-karo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/19/608/2832999/tak-jago-berenang-remaja-hanyut-di-sungai-laudah-karo</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/18/608/2832999/tak-jago-berenang-remaja-hanyut-di-sungai-laudah-karo-PxADDfIFX9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Basarnas Medan cari remaja hanyut di Karo. (Dok Basarnas Medan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/18/608/2832999/tak-jago-berenang-remaja-hanyut-di-sungai-laudah-karo-PxADDfIFX9.jpg</image><title>Basarnas Medan cari remaja hanyut di Karo. (Dok Basarnas Medan)</title></images><description>

KARO - Seorang remaja bernama dinyatakan hilang setelah terseret arus Sungai Laudah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu, 17 Juni 2023. Petugas Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan pun melakukan pencarian.

Kepala Kantor Basarnas Medan, Budiono, mengatakan korban adalah Rizki Japari Hutagalung (15) seorang pria warga Dusun Lau Pinggan, Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Saat itu sekitar pukul 15.00 Wib korban bersama lima temannya hendak berenang di Sungai Laudah. Namun, diduga karena tidak terlalu mahir berenang, korban hanyut terseret arus sungai.





BACA JUGA:
Hendak Selamatkan Teman, Mahasiswa Unpad Tewas Terseret Arus di Pantai Santolo







Teman-teman korban kebingungan dan tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong korban. Mereka lalu melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan diteruskan ke Kantor Basarnas Medan.

&quot;Setelah menerima informasi pada Sabtu sore kemarin, kami langsung menurunkan satu tim Personel Rescuer berjumlah enam orang menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Tapi sampai saat ini korban belum ditemukan,&quot; kata Budiono, Minggu (18/6/2023) malam.






BACA JUGA:
3 Remaja Terseret Arus Pantai Cikembulan, 2 Tewas 1 Masih Hilang&amp;nbsp;








Budiono mengatakan operasi pencarian masih terus dilakukan. Mereka melakukan pencarian dengan pemantauan bawah air menggunakan peralatan Aqua Eye dan Underwater Searching Device (UWSD).



&quot;Selain menggunakan peralatan berbasis sonar, kita juga melakukan pencarian dengan cara menyusuri sepanjang bibir sungai, mulai dari lokasi korban dilaporkan hilang menuju hilir sungai. Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>

KARO - Seorang remaja bernama dinyatakan hilang setelah terseret arus Sungai Laudah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu, 17 Juni 2023. Petugas Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan pun melakukan pencarian.

Kepala Kantor Basarnas Medan, Budiono, mengatakan korban adalah Rizki Japari Hutagalung (15) seorang pria warga Dusun Lau Pinggan, Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Saat itu sekitar pukul 15.00 Wib korban bersama lima temannya hendak berenang di Sungai Laudah. Namun, diduga karena tidak terlalu mahir berenang, korban hanyut terseret arus sungai.





BACA JUGA:
Hendak Selamatkan Teman, Mahasiswa Unpad Tewas Terseret Arus di Pantai Santolo







Teman-teman korban kebingungan dan tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong korban. Mereka lalu melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan diteruskan ke Kantor Basarnas Medan.

&quot;Setelah menerima informasi pada Sabtu sore kemarin, kami langsung menurunkan satu tim Personel Rescuer berjumlah enam orang menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Tapi sampai saat ini korban belum ditemukan,&quot; kata Budiono, Minggu (18/6/2023) malam.






BACA JUGA:
3 Remaja Terseret Arus Pantai Cikembulan, 2 Tewas 1 Masih Hilang&amp;nbsp;








Budiono mengatakan operasi pencarian masih terus dilakukan. Mereka melakukan pencarian dengan pemantauan bawah air menggunakan peralatan Aqua Eye dan Underwater Searching Device (UWSD).



&quot;Selain menggunakan peralatan berbasis sonar, kita juga melakukan pencarian dengan cara menyusuri sepanjang bibir sungai, mulai dari lokasi korban dilaporkan hilang menuju hilir sungai. Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
