<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa di Lampung Dikeroyok hingga Dilarikan ke Rumah Sakit</title><description>&amp;nbsp;
Adapun korban berinisial AM (20), merupakan mahasiswa Universitas Lampung (Unila).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/20/340/2833972/persoalan-asmara-seorang-mahasiswa-di-lampung-dikeroyok-hingga-dilarikan-ke-rumah-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/20/340/2833972/persoalan-asmara-seorang-mahasiswa-di-lampung-dikeroyok-hingga-dilarikan-ke-rumah-sakit"/><item><title>Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa di Lampung Dikeroyok hingga Dilarikan ke Rumah Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/20/340/2833972/persoalan-asmara-seorang-mahasiswa-di-lampung-dikeroyok-hingga-dilarikan-ke-rumah-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/20/340/2833972/persoalan-asmara-seorang-mahasiswa-di-lampung-dikeroyok-hingga-dilarikan-ke-rumah-sakit</guid><pubDate>Selasa 20 Juni 2023 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/20/340/2833972/persoalan-asmara-seorang-mahasiswa-di-lampung-dikeroyok-hingga-dilarikan-ke-rumah-sakit-f9Mr29z2Gx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/20/340/2833972/persoalan-asmara-seorang-mahasiswa-di-lampung-dikeroyok-hingga-dilarikan-ke-rumah-sakit-f9Mr29z2Gx.jpeg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMy8xLzE2NzE0NS81L3g4bHFkdTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANDAR LAMPUNG - Seorang mahasiswa diduga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah mahasiswa lain, pada Minggu (18/6/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.

Adapun korban berinisial AM (20), merupakan mahasiswa Universitas Lampung (Unila).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antusias Ikuti Edukasi Gizi Baik Lewat Dongeng dari MNC Peduli, Warga Semakin Sering ke Posyandu

Kapolsek Kedaton Kompol Try Maradona mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi di dekat kantin Fakultas Pertanian Unila, Jalan Soemantri Brojonegoro Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan, Rajabasa.

Saat itu korban AM bersama saksi F sedang mengendarai sepeda motor vario merah dan memarkirkan kendaraannya di kantin fakultas pertanian Unila.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertingkah Aneh Usai 1 Jam Lepas Landas, Penumpang Buka Paksa Pintu Pesawat

&quot;Mereka bertemu untuk mengklarifikasi hubungan asmara antara F dengan R. Setibanya di lokasi datang R yang langsung melakukan pemukulan terhadap AM menggunakan helm,&quot; ujar Try saat dikonfirmasi, Selasa (20/6).

Akibat pemukulan yang dilakukan oleh R terhadap AM, kata Try, terjadilah perkelahian antara keduanya.

Melihat keributan keduanya, F pun berteriak minta tolong. Pada saat bersamaan, datang dua orang tak dikenal yang diduga merupakan teman R.

&quot;Salah satu orang yang diduga teman R melakukan pemukulan juga kepada korban. Mahasiswa yang berada di sekitar TKP langsung membantu untuk melerai keributan tersebut,&quot; ungkapnya.



Atas peristiwa tersebut, korban mengalami luka sobek pada pelipis mata sebelah kanan, dan hidung mengeluarkan darah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUDAM).



Selanjutnya satpam Unila melaporkan kejadian perkelahian tersebut ke Polsek Kedaton. &quot;Terlapor R diamankan oleh Satpam Unila dan dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMy8xLzE2NzE0NS81L3g4bHFkdTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANDAR LAMPUNG - Seorang mahasiswa diduga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah mahasiswa lain, pada Minggu (18/6/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.

Adapun korban berinisial AM (20), merupakan mahasiswa Universitas Lampung (Unila).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antusias Ikuti Edukasi Gizi Baik Lewat Dongeng dari MNC Peduli, Warga Semakin Sering ke Posyandu

Kapolsek Kedaton Kompol Try Maradona mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi di dekat kantin Fakultas Pertanian Unila, Jalan Soemantri Brojonegoro Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan, Rajabasa.

Saat itu korban AM bersama saksi F sedang mengendarai sepeda motor vario merah dan memarkirkan kendaraannya di kantin fakultas pertanian Unila.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertingkah Aneh Usai 1 Jam Lepas Landas, Penumpang Buka Paksa Pintu Pesawat

&quot;Mereka bertemu untuk mengklarifikasi hubungan asmara antara F dengan R. Setibanya di lokasi datang R yang langsung melakukan pemukulan terhadap AM menggunakan helm,&quot; ujar Try saat dikonfirmasi, Selasa (20/6).

Akibat pemukulan yang dilakukan oleh R terhadap AM, kata Try, terjadilah perkelahian antara keduanya.

Melihat keributan keduanya, F pun berteriak minta tolong. Pada saat bersamaan, datang dua orang tak dikenal yang diduga merupakan teman R.

&quot;Salah satu orang yang diduga teman R melakukan pemukulan juga kepada korban. Mahasiswa yang berada di sekitar TKP langsung membantu untuk melerai keributan tersebut,&quot; ungkapnya.



Atas peristiwa tersebut, korban mengalami luka sobek pada pelipis mata sebelah kanan, dan hidung mengeluarkan darah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUDAM).



Selanjutnya satpam Unila melaporkan kejadian perkelahian tersebut ke Polsek Kedaton. &quot;Terlapor R diamankan oleh Satpam Unila dan dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
