<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamenag Tabayun ke Panji Gumilang Sebelum Simpulkan Ponpes Al Zaytun Menyimpang</title><description>&quot;Kita akan tabayyun, kita tidak boleh menghakimi sesuatu sebelum tabayun&quot; kata Wamenag, Rabu (21/6/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/21/337/2834540/wamenag-tabayun-ke-panji-gumilang-sebelum-simpulkan-ponpes-al-zaytun-menyimpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/21/337/2834540/wamenag-tabayun-ke-panji-gumilang-sebelum-simpulkan-ponpes-al-zaytun-menyimpang"/><item><title>Wamenag Tabayun ke Panji Gumilang Sebelum Simpulkan Ponpes Al Zaytun Menyimpang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/21/337/2834540/wamenag-tabayun-ke-panji-gumilang-sebelum-simpulkan-ponpes-al-zaytun-menyimpang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/21/337/2834540/wamenag-tabayun-ke-panji-gumilang-sebelum-simpulkan-ponpes-al-zaytun-menyimpang</guid><pubDate>Rabu 21 Juni 2023 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/21/337/2834540/wamenag-akan-tabayun-ke-panji-gumilang-sebelum-simpulkan-pesantren-al-zaytun-menyimpang-QnHdimNddU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenag Zainut Tauhid (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/21/337/2834540/wamenag-akan-tabayun-ke-panji-gumilang-sebelum-simpulkan-pesantren-al-zaytun-menyimpang-QnHdimNddU.jpg</image><title>Wamenag Zainut Tauhid (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pondok&amp;nbsp;Pesantren Al Zaytun mendapat sorotan publik seiring pernyataan yang disampaikan pengasuhnya, Panji Gumilang, dan sejumlah isu lainnya. Ada yang menilai Al Zaytun sesat dan menyimpang, serta mendesak untuk dibubarkan.
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwa Kemenag selaku pembina instansi pesantren akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu terkait hal itu.
&quot;Kita akan tabayyun, kita tidak boleh menghakimi sesuatu sebelum tabayun&quot; kata Wamenag, Rabu (21/6/2023).
Wamenag mengimbau semua pihak untuk mengedepankan semangat persaudaraan, musyawarah, dan saling menasihati dengan dasar kebenaran dan kesabaran untuk mencari solusi yang paling maslahat.

BACA JUGA:
Aisyah Alami Gangguan Psikis Sampai Cuti Sekolah Gegara Pernyataan Doddy Sudrajat

&quot;Saya mengharapkan semua pihak bisa duduk bersama, mencari solusi terbaik, mendahulukan tabayun dan husnudzan , tidak saling mengeluarkan pernyataan yang saling menyerang di ruang publik yang dapat membuat suasana semakin gaduh,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Putranya Akan Mengaku Bersalah Atas Kejahatan Pajak dan Kepemilikan Senjata Api Ilegal, Biden Tak Akan Komentar

Kemenag, lanjut Wamenag, tidak memiliki hak untuk menghakimi sebuah pesantren itu mengajarkan ajaran sesat atau menyimpang. Sebab, hal itu menyangkut ranah hukum agama ( syar'i ) yang menjadi kewenangan dari ormas Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas Islam lainnya.Menurut Wamenag, ormas Islam beserta dengan pihak Pesantren Al Zaitun dapat segera duduk bersama untuk melakukan dialog dan tabayun terkait tuduhan adanya pemahaman ajaran agama yang tidak benar.

BACA JUGA:
Penyelidikan Ungkap Sindikat Global Penyiksaan Sadis Monyet, Eksekutornya Termasuk Orang Indonesia

&quot;Saya juga minta pesantren Al Zaitun untuk lebih terbuka dan kooperatif dalam melakukan komunikasi dan dialog dengan para ormas Islam agar semuanya menjadi terang dan tidak ada fitnah atau dugaan yang menyimpang,&quot;kata Wamenag.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko PMK Akan Kucurkan Dana untuk Pembangunan SD Sukarno di Mojokerto

&quot;Kementerian agama bersedia memfasilitasi pertemuan antara Ponpes Al Zaitun dengan Pimpinan ormas-ormas Islam,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pondok&amp;nbsp;Pesantren Al Zaytun mendapat sorotan publik seiring pernyataan yang disampaikan pengasuhnya, Panji Gumilang, dan sejumlah isu lainnya. Ada yang menilai Al Zaytun sesat dan menyimpang, serta mendesak untuk dibubarkan.
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwa Kemenag selaku pembina instansi pesantren akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu terkait hal itu.
&quot;Kita akan tabayyun, kita tidak boleh menghakimi sesuatu sebelum tabayun&quot; kata Wamenag, Rabu (21/6/2023).
Wamenag mengimbau semua pihak untuk mengedepankan semangat persaudaraan, musyawarah, dan saling menasihati dengan dasar kebenaran dan kesabaran untuk mencari solusi yang paling maslahat.

BACA JUGA:
Aisyah Alami Gangguan Psikis Sampai Cuti Sekolah Gegara Pernyataan Doddy Sudrajat

&quot;Saya mengharapkan semua pihak bisa duduk bersama, mencari solusi terbaik, mendahulukan tabayun dan husnudzan , tidak saling mengeluarkan pernyataan yang saling menyerang di ruang publik yang dapat membuat suasana semakin gaduh,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Putranya Akan Mengaku Bersalah Atas Kejahatan Pajak dan Kepemilikan Senjata Api Ilegal, Biden Tak Akan Komentar

Kemenag, lanjut Wamenag, tidak memiliki hak untuk menghakimi sebuah pesantren itu mengajarkan ajaran sesat atau menyimpang. Sebab, hal itu menyangkut ranah hukum agama ( syar'i ) yang menjadi kewenangan dari ormas Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas Islam lainnya.Menurut Wamenag, ormas Islam beserta dengan pihak Pesantren Al Zaitun dapat segera duduk bersama untuk melakukan dialog dan tabayun terkait tuduhan adanya pemahaman ajaran agama yang tidak benar.

BACA JUGA:
Penyelidikan Ungkap Sindikat Global Penyiksaan Sadis Monyet, Eksekutornya Termasuk Orang Indonesia

&quot;Saya juga minta pesantren Al Zaitun untuk lebih terbuka dan kooperatif dalam melakukan komunikasi dan dialog dengan para ormas Islam agar semuanya menjadi terang dan tidak ada fitnah atau dugaan yang menyimpang,&quot;kata Wamenag.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko PMK Akan Kucurkan Dana untuk Pembangunan SD Sukarno di Mojokerto

&quot;Kementerian agama bersedia memfasilitasi pertemuan antara Ponpes Al Zaitun dengan Pimpinan ormas-ormas Islam,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
