<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuk Fase Endemi Covid-19, Indonesia Lewati Dua Puncak Gelombang</title><description>Tiga tahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia juga Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835216/masuk-fase-endemi-covid-19-indonesia-lewati-dua-puncak-gelombang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835216/masuk-fase-endemi-covid-19-indonesia-lewati-dua-puncak-gelombang"/><item><title>Masuk Fase Endemi Covid-19, Indonesia Lewati Dua Puncak Gelombang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835216/masuk-fase-endemi-covid-19-indonesia-lewati-dua-puncak-gelombang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835216/masuk-fase-endemi-covid-19-indonesia-lewati-dua-puncak-gelombang</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 13:24 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/337/2835216/masuk-fase-endemi-covid-19-indonesia-lewati-dua-puncak-gelombang-Rg7yp8GMOa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/337/2835216/masuk-fase-endemi-covid-19-indonesia-lewati-dua-puncak-gelombang-Rg7yp8GMOa.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8yMC8xNjc0MzQvNS94OGx5Y2dp&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tiga tahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia juga Indonesia. Kini, status pandemi Covid-19 telah resmi dicabut dan masuk fase endemi per 21 Juni 2023.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan selama kurun waktu 3 tahun, terdapat dua kali puncak kasus Covid-19 yaitu pada tanggal 15 Juli 2021 yang disebabkan oleh varian Delta dan pada tanggal 16 Februari 2022 yang disebabkan oleh varian Omicron.
&amp;ldquo;Pada gelombang pertama akibat varian Delta di tahun 2021, rata-rata penambahan kasus positif harian adalah 16.041 kasus dan pada gelombang kedua akibat varian Omicron di tahun 2022 angka ini meningkat menjadi 18.138 kasus,&amp;rdquo; kata Wiku dalam Konferensi Pers, Kamis (22/6/2023).

BACA JUGA:
Ternyata Segini Kekayaan Alejandro Garnacho, Pemain Argentina yang Ditekel Asnawi Mangkualam&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Meski begitu, kata Wiku, selama lebih dari 3 tahun sejak pertama kali virus Covid-19 masuk ke Indonesia tepatnya pada tanggal 2 Maret 2020 lalu, perjuangan kolektif menghadapi Covid-19 yang dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah bahu membahu memberikan penanganan Covid-19 yang terbaik untuk melindungi masyarakat terus menunjukkan hasil yang signifikan sampai dengan saat ini.

BACA JUGA:
RSCM Ungkap Penyebab Fajri Pria Berbobot 300 Kg Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Hal ini terlihat dalam perkembangan Covid-19 dilihat dari data kasus positif, kematian, kasus aktif dan angka keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan,&amp;rdquo; katanya.&amp;ldquo;Saat ini rata-rata penambahan kasus positif harian selama bulan Januari sampai dengan Juni 2023 hanya sebesar 533 kasus positif atau turun lebih dari 97% dari rata-rata saat puncak kedua,&amp;rdquo; tambah Wiku.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Evaluasi Tes Bikin SIM, Polda Metro Tunggu Petunjuk dari Korlantas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Wiku pun mengingatkan meskipun sudah memasuki masa endemi namun bukan berarti virus Covid-19 hilang. &amp;ldquo;Penting untuk mengetahui bahwa endemi bukan berarti penyakit Covid-19 hilang dari Indonesia sepenuhnya, namun sudah menurun resikonya untuk menular.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lewat Gerakan Imunisasi Polio, Ganjar Dorong Terwujudnya Indonesia Emas 2045

&amp;ldquo;Maka dari itu tetap penting untuk menjaga diri agar senantiasa terhindar dari virus Covid-19 dengan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang selalu kita terapkan selama 3 tahun kebelakang,&amp;rdquo; tandasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8yMC8xNjc0MzQvNS94OGx5Y2dp&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tiga tahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia juga Indonesia. Kini, status pandemi Covid-19 telah resmi dicabut dan masuk fase endemi per 21 Juni 2023.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan selama kurun waktu 3 tahun, terdapat dua kali puncak kasus Covid-19 yaitu pada tanggal 15 Juli 2021 yang disebabkan oleh varian Delta dan pada tanggal 16 Februari 2022 yang disebabkan oleh varian Omicron.
&amp;ldquo;Pada gelombang pertama akibat varian Delta di tahun 2021, rata-rata penambahan kasus positif harian adalah 16.041 kasus dan pada gelombang kedua akibat varian Omicron di tahun 2022 angka ini meningkat menjadi 18.138 kasus,&amp;rdquo; kata Wiku dalam Konferensi Pers, Kamis (22/6/2023).

BACA JUGA:
Ternyata Segini Kekayaan Alejandro Garnacho, Pemain Argentina yang Ditekel Asnawi Mangkualam&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Meski begitu, kata Wiku, selama lebih dari 3 tahun sejak pertama kali virus Covid-19 masuk ke Indonesia tepatnya pada tanggal 2 Maret 2020 lalu, perjuangan kolektif menghadapi Covid-19 yang dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah bahu membahu memberikan penanganan Covid-19 yang terbaik untuk melindungi masyarakat terus menunjukkan hasil yang signifikan sampai dengan saat ini.

BACA JUGA:
RSCM Ungkap Penyebab Fajri Pria Berbobot 300 Kg Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Hal ini terlihat dalam perkembangan Covid-19 dilihat dari data kasus positif, kematian, kasus aktif dan angka keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan,&amp;rdquo; katanya.&amp;ldquo;Saat ini rata-rata penambahan kasus positif harian selama bulan Januari sampai dengan Juni 2023 hanya sebesar 533 kasus positif atau turun lebih dari 97% dari rata-rata saat puncak kedua,&amp;rdquo; tambah Wiku.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Evaluasi Tes Bikin SIM, Polda Metro Tunggu Petunjuk dari Korlantas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Wiku pun mengingatkan meskipun sudah memasuki masa endemi namun bukan berarti virus Covid-19 hilang. &amp;ldquo;Penting untuk mengetahui bahwa endemi bukan berarti penyakit Covid-19 hilang dari Indonesia sepenuhnya, namun sudah menurun resikonya untuk menular.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lewat Gerakan Imunisasi Polio, Ganjar Dorong Terwujudnya Indonesia Emas 2045

&amp;ldquo;Maka dari itu tetap penting untuk menjaga diri agar senantiasa terhindar dari virus Covid-19 dengan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang selalu kita terapkan selama 3 tahun kebelakang,&amp;rdquo; tandasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
