<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permudah Pembuatan SIM, Polri Akan Studi Banding ke Negara Maju</title><description>Studi banding tersebut dilakukan jika memang diperlukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835356/permudah-pembuatan-sim-polri-akan-studi-banding-ke-negara-maju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835356/permudah-pembuatan-sim-polri-akan-studi-banding-ke-negara-maju"/><item><title>Permudah Pembuatan SIM, Polri Akan Studi Banding ke Negara Maju</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835356/permudah-pembuatan-sim-polri-akan-studi-banding-ke-negara-maju</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835356/permudah-pembuatan-sim-polri-akan-studi-banding-ke-negara-maju</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/337/2835356/permudah-pembuatan-sim-polri-akan-studi-banding-ke-negara-maju-Q3L50nEjB1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/337/2835356/permudah-pembuatan-sim-polri-akan-studi-banding-ke-negara-maju-Q3L50nEjB1.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8yMC8xNjc0MzgvNS94OGx5ZjJj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Korlantas Polri akan melakukan studi banding ke negara maju terkait proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang lebih mudah bagi masyarakat.
Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus mengungkapkan bahwa, studi banding tersebut dilakukan jika memang diperlukan.
&quot;Kalau memang perlu nanti kita studi banding ke negara-negara lain untuk kita bisa melihat negara-negara maju ya secepatnya akan kita inikan (evaluasi),&quot; kata Yusri dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023).

BACA JUGA:
Curi Handphone Ibu-Ibu di Halte Mampang, Pelaku Diamuk Warga

Yusri menyebut, saat ini pihaknya akan membentuk tim kelompok kerja (pokja) yang berisikan sejumlah instansi terkait untuk mengkaji soal ujian praktik tersebut.

BACA JUGA:
RI Cabut Bebas Visa 159 Negara, Perindo: Upaya Menggaet Wisatawan yang Lebih Segmented

Kelompok kerja itu, kata Yusri, juga akan diisi oleh sejumlah ahli di bidang lalu lintas untuk mencari jalan keluar terkait proses yang dianggap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah tidak relevan.
&quot;Nanti kami kaji ini karena kami akan melibatkan stakeholder terkait baik itu perhubungan, para staf-staf ahli yang memang pakar di bidang ini bidang lalu lintas angkutan dan jalan kami akan duduk bersama membuat tim pokja sesegera mungkin karena ini perintah pak Kapolri,&quot; ucapnya.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8yMC8xNjc0MzgvNS94OGx5ZjJj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Korlantas Polri akan melakukan studi banding ke negara maju terkait proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang lebih mudah bagi masyarakat.
Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus mengungkapkan bahwa, studi banding tersebut dilakukan jika memang diperlukan.
&quot;Kalau memang perlu nanti kita studi banding ke negara-negara lain untuk kita bisa melihat negara-negara maju ya secepatnya akan kita inikan (evaluasi),&quot; kata Yusri dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023).

BACA JUGA:
Curi Handphone Ibu-Ibu di Halte Mampang, Pelaku Diamuk Warga

Yusri menyebut, saat ini pihaknya akan membentuk tim kelompok kerja (pokja) yang berisikan sejumlah instansi terkait untuk mengkaji soal ujian praktik tersebut.

BACA JUGA:
RI Cabut Bebas Visa 159 Negara, Perindo: Upaya Menggaet Wisatawan yang Lebih Segmented

Kelompok kerja itu, kata Yusri, juga akan diisi oleh sejumlah ahli di bidang lalu lintas untuk mencari jalan keluar terkait proses yang dianggap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah tidak relevan.
&quot;Nanti kami kaji ini karena kami akan melibatkan stakeholder terkait baik itu perhubungan, para staf-staf ahli yang memang pakar di bidang ini bidang lalu lintas angkutan dan jalan kami akan duduk bersama membuat tim pokja sesegera mungkin karena ini perintah pak Kapolri,&quot; ucapnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
