<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mensos Bantu 2 Warga Lampung yang Alami Pendarahan Otak dan Kanker Kulit</title><description>Mensos salurkan Arma Wulan Sari (17) pelajar yang mengalami pendarahan otak dan Suranto (54) yang menderita kanker kulit
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835577/mensos-bantu-2-warga-lampung-yang-alami-pendarahan-otak-dan-kanker-kulit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835577/mensos-bantu-2-warga-lampung-yang-alami-pendarahan-otak-dan-kanker-kulit"/><item><title>Mensos Bantu 2 Warga Lampung yang Alami Pendarahan Otak dan Kanker Kulit</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835577/mensos-bantu-2-warga-lampung-yang-alami-pendarahan-otak-dan-kanker-kulit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/22/337/2835577/mensos-bantu-2-warga-lampung-yang-alami-pendarahan-otak-dan-kanker-kulit</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 22:18 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/337/2835577/mensos-bantu-2-warga-lampung-yang-alami-pendarahan-otak-dan-kanker-kulit-1u9sUCHlu1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos Tri Rismaharini (Foto : Kemensos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/337/2835577/mensos-bantu-2-warga-lampung-yang-alami-pendarahan-otak-dan-kanker-kulit-1u9sUCHlu1.jpg</image><title>Mensos Tri Rismaharini (Foto : Kemensos)</title></images><description>LAMPUNG - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menemui keluarga Arma Wulan Sari (17) pelajar yang mengalami pendarahan otak dan Suranto (54) yang menderita kanker kulit. Keduanya segera mendapatkan penanganan.

Mensos menuturkan keduanya telah mendapatkan bantuan dari Kemensos maupun dari donasi orang-orang baik. Bantuan yang diterima adalah bantuan operasional yang tidak ditanggung BPJS.

&quot;Kalau pengobatan memang sebagian besar sudah ditanggung BPJS, tapi pengeluaran lain yang tidak ditanggung BPJS, Nah ini kenapa kemudian saya minta bantuan dari kitabisa.com sehingga saat ini kita serahkan mumpung saya ke Lampung,&quot; kata Mensos di Lampung, Kamis (22/6/2023).


BACA JUGA:
Risma Tertawa saat Salah Seorang Kakek Memintanya Jadi Mensos Seumur Hidup


Dikatakan Mensos, keluarga Arma dan Suranto juga diberikan bantuan usaha agar bisa memiliki penghasilan untuk merawat keduanya. &amp;ldquo;Dari kita (Kemensos), bantuan biasanya biaya transportasi. Pengobatan kita akseskan kepada BPJS. Selain permintaan modal usaha dari beliau-beliau ini. Jadi ada sedikit uang untuk operasional juga dari Kemensos,&quot; katanya.

Arma Wulan Sari mengalami kecelakaan yang mengakibatkan pendarahan di otak. Pelajar Kelas I SMA ini didiagnosa mengalami Gangguan Mental Organik yang mempengaruhi kemampuan berkomunikasi dan menyebabkan gangguan perilaku.

Arma telah menjalani operasi pada 15 September 2022 dengan biaya ditanggung oleh Jasaraharja sebesar Rp20 juta. Sedangkan diprediksi oleh RS, pengobatan akan menghabiskan biaya kurang lebih Rp30- 40 juta, sehingga masih ada selisih  kekurangan biaya operasi Rp10-20 juta.

Ayah Arma, Arman (58), bekerja sebagai buruh tani di tempat tinggalnya di Desa Kusa, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Dengan penghasilan yang tidak menentu, ia merasa kesulitan membayar biaya perawatan. Apalagi Arma diharuskan menjalani terapi.


BACA JUGA:
Mensos Risma Gandeng Pengusaha Skala Nasional Beri Pelatihan Wirausaha bagi Warga NTT


Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor memberikan bantuan operasional selama proses pengobatan. Selain itu Kemensos juga melakukan advokasi agar pengobatan bisa ditanggung BPJS.

Kemensos juga memberikan bantuan usaha berupa jualan mie ayam untuk menambah pendapatan keluarga dan melatih Arma belajar tanggung jawab (membantu berjualan). Usaha ini pernah digeluti ibunya, namun berhenti karena modalnya habis.

Adapun Arma mendapatkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa pakaian, nutrisi, kebutuhan dasar, biaya perawatan kesehatan, dan modal usaha senilai Rp18 juta. Sedangkan dari hasil donasi kitabisa.com terkumpul sebesar Rp49,2 juta.Suranto penderita kanker wajah selama 10 tahun terakhir. Warga Desa Kalidadi, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah itu, sudah menjalani 4 kali operasi, namun kondisinya belum membaik. Semua biaya operasi ditanggung oleh BPJS Mandiri.

Namun sejak tahun 2019 hingga sekarang belum pernah dilakukan penanganan medis karena iuran BPJS Mandiri kelas 3 sebesar Rp140 ribu per bulan untuk empat anggota keluarga tidak terbayar. Tunggakan BPJS Mandiri sampai Maret 2023 sebesar Rp2,97 juta.

Sebelum sakit, Suranto bekerja sebagai buruh kebun jagung dengan upah Rp25.000 per hari. Sedangkan istrinya, Mariyam (48) pernah berjualan pecel di depan rumah dengan rata-rata penghasilan bersih per hari Rp40.000. Setelah Suranto sakit, istrinya tidak berjualan lagi, karena merawat suaminya dan kehabisan modal usaha.

Adapun Kemensos melalui Sentra Wyata Guna di Bandung melakukan intervensi dengan memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar sembako dan nutrisi, bantuan uang pelunasan BPJS, dan membantu memproses pengalihan dari BPJS Mandiri ke BPJS PBI.

Kemensos memberikan bantuan ATENSI berupa Pemenuhan Kebutuhan Dasar senilai Rp11 juta, sedangkan dari kitabisa.com sebesar Rp70,1 juta.</description><content:encoded>LAMPUNG - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menemui keluarga Arma Wulan Sari (17) pelajar yang mengalami pendarahan otak dan Suranto (54) yang menderita kanker kulit. Keduanya segera mendapatkan penanganan.

Mensos menuturkan keduanya telah mendapatkan bantuan dari Kemensos maupun dari donasi orang-orang baik. Bantuan yang diterima adalah bantuan operasional yang tidak ditanggung BPJS.

&quot;Kalau pengobatan memang sebagian besar sudah ditanggung BPJS, tapi pengeluaran lain yang tidak ditanggung BPJS, Nah ini kenapa kemudian saya minta bantuan dari kitabisa.com sehingga saat ini kita serahkan mumpung saya ke Lampung,&quot; kata Mensos di Lampung, Kamis (22/6/2023).


BACA JUGA:
Risma Tertawa saat Salah Seorang Kakek Memintanya Jadi Mensos Seumur Hidup


Dikatakan Mensos, keluarga Arma dan Suranto juga diberikan bantuan usaha agar bisa memiliki penghasilan untuk merawat keduanya. &amp;ldquo;Dari kita (Kemensos), bantuan biasanya biaya transportasi. Pengobatan kita akseskan kepada BPJS. Selain permintaan modal usaha dari beliau-beliau ini. Jadi ada sedikit uang untuk operasional juga dari Kemensos,&quot; katanya.

Arma Wulan Sari mengalami kecelakaan yang mengakibatkan pendarahan di otak. Pelajar Kelas I SMA ini didiagnosa mengalami Gangguan Mental Organik yang mempengaruhi kemampuan berkomunikasi dan menyebabkan gangguan perilaku.

Arma telah menjalani operasi pada 15 September 2022 dengan biaya ditanggung oleh Jasaraharja sebesar Rp20 juta. Sedangkan diprediksi oleh RS, pengobatan akan menghabiskan biaya kurang lebih Rp30- 40 juta, sehingga masih ada selisih  kekurangan biaya operasi Rp10-20 juta.

Ayah Arma, Arman (58), bekerja sebagai buruh tani di tempat tinggalnya di Desa Kusa, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Dengan penghasilan yang tidak menentu, ia merasa kesulitan membayar biaya perawatan. Apalagi Arma diharuskan menjalani terapi.


BACA JUGA:
Mensos Risma Gandeng Pengusaha Skala Nasional Beri Pelatihan Wirausaha bagi Warga NTT


Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor memberikan bantuan operasional selama proses pengobatan. Selain itu Kemensos juga melakukan advokasi agar pengobatan bisa ditanggung BPJS.

Kemensos juga memberikan bantuan usaha berupa jualan mie ayam untuk menambah pendapatan keluarga dan melatih Arma belajar tanggung jawab (membantu berjualan). Usaha ini pernah digeluti ibunya, namun berhenti karena modalnya habis.

Adapun Arma mendapatkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa pakaian, nutrisi, kebutuhan dasar, biaya perawatan kesehatan, dan modal usaha senilai Rp18 juta. Sedangkan dari hasil donasi kitabisa.com terkumpul sebesar Rp49,2 juta.Suranto penderita kanker wajah selama 10 tahun terakhir. Warga Desa Kalidadi, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah itu, sudah menjalani 4 kali operasi, namun kondisinya belum membaik. Semua biaya operasi ditanggung oleh BPJS Mandiri.

Namun sejak tahun 2019 hingga sekarang belum pernah dilakukan penanganan medis karena iuran BPJS Mandiri kelas 3 sebesar Rp140 ribu per bulan untuk empat anggota keluarga tidak terbayar. Tunggakan BPJS Mandiri sampai Maret 2023 sebesar Rp2,97 juta.

Sebelum sakit, Suranto bekerja sebagai buruh kebun jagung dengan upah Rp25.000 per hari. Sedangkan istrinya, Mariyam (48) pernah berjualan pecel di depan rumah dengan rata-rata penghasilan bersih per hari Rp40.000. Setelah Suranto sakit, istrinya tidak berjualan lagi, karena merawat suaminya dan kehabisan modal usaha.

Adapun Kemensos melalui Sentra Wyata Guna di Bandung melakukan intervensi dengan memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar sembako dan nutrisi, bantuan uang pelunasan BPJS, dan membantu memproses pengalihan dari BPJS Mandiri ke BPJS PBI.

Kemensos memberikan bantuan ATENSI berupa Pemenuhan Kebutuhan Dasar senilai Rp11 juta, sedangkan dari kitabisa.com sebesar Rp70,1 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
