<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Evaluasi Tes Bikin SIM, Polda Metro Tunggu Petunjuk dari Korlantas   </title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Korlantas Polri mengevaluasi ujian praktek dalam pembuatan SIM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/338/2835210/evaluasi-tes-bikin-sim-polda-metro-tunggu-petunjuk-dari-korlantas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/22/338/2835210/evaluasi-tes-bikin-sim-polda-metro-tunggu-petunjuk-dari-korlantas"/><item><title>Evaluasi Tes Bikin SIM, Polda Metro Tunggu Petunjuk dari Korlantas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/338/2835210/evaluasi-tes-bikin-sim-polda-metro-tunggu-petunjuk-dari-korlantas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/22/338/2835210/evaluasi-tes-bikin-sim-polda-metro-tunggu-petunjuk-dari-korlantas</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/338/2835210/evaluasi-tes-bikin-sim-polda-metro-tunggu-petunjuk-dari-korlantas-CkpkbV2mqn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi praktek bikin SIM (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/338/2835210/evaluasi-tes-bikin-sim-polda-metro-tunggu-petunjuk-dari-korlantas-CkpkbV2mqn.jpg</image><title>Ilustrasi praktek bikin SIM (Foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Korlantas Polri mengevaluasi ujian praktek dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Manuver zig-zag hingga angka 8 dalam praktek ujian SIM diminta diperbaiki.

Seperti diketahui, manuver zig-zag dan membentuk angka 8 ini diterapkan dalam praktek uji SIM. Satpas SIM Polda Metro Jaya, salah satunya yang menerapkan tes tersebut.

BACA JUGA:
Kapolri Instruksikan Tes Bikin SIM Diperbaiki, Angka 8 dan Zig-zag Bakal Dihapus?


Menanggapi soal arahan kapolri tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Korlantas Polri.

&quot;Kami akan menunggu instruksi dari Korlantas. Perubahan-perubahan yang seperti apa kita ikuti,&quot; ujar Latif saat dihubungi, Kamis (22/6/2023).

Latif tidak berkomentar banyak soal evaluasi ujian praktek SIM ini. Namun, ia tegaskan teknis pelaksanaan evaluasi uji SIM masih menunggu arahan Korlantas lebih lanjut.

&quot;Pasti ada petunjuk dan peraturannya dari Korlantas. Makanya kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari Korlantas,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Lagi, Kapolri Peringatkan Jajarannya Jangan Pamer Hidup Mewah


Sebelumnya, Jenderal Sigit meminta jajarannya terus melakukan perbaikan untuk mempermudah masyarakat, termasuk dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Sigit meminta Kakorlantas Polri segera melakukan perbaikan dalam praktik penerbitan SIM.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit dalam sambutannya di Upacara Wisuda Program Pendidikan S1 Ilmu Kepolisian angkatan ke-80, Widya Patria Tama, Pascasarjana S2 Angkatan ke-11 STIK Lemdiklat Polri T.A 2023 dan Pascasarjana S3 Lemdiklat Polri T.A 2023. Agenda dilaksanakan di Gedung PTIK/STIK Jakarta Selatan.



&quot;Pembuatan SIM, ini masih dilihat sulit. Laporan kasus juga sama, balik nama kendaraan juga sama, dan seterusnya. Saat ini kita terus melakukan upaya perbaikan,&quot; kata Sigit.



&quot;Saya kira Pak Kadiv TIK, Pak As Ops, Pak Kabik, Kakorlantas, sedang berusaha melakukan perbaikan, dari yang awalnya manual kita ubah menjadi digitalisasi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan cukup dengan menggunakan aplikasi yang saat ini kita siapkan, kita sedang satukan semua aplikasi menjadi satu layanan namanya Super Apps,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Nama-Nama Calon Wakapolri yang Beredar, Siapa Saja?




Sigit juga menyoroti syarat ujian mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengendara sepeda motor adalah membuat lintasan berbentuk angka delapan. Dia meminta syarat 'bikin angka delapan' itu dievaluasi.



&quot;Dan khusus pembuatan SIM, ini saya minta Kakorlantas tolong dilakukan perbaikan, yang namanya angka delapan itu masih sesuai atau tidak, yang namanya melewati apa itu, zig-zag zig-zag itu, masih sesuai atau tidak. Saya kira kalau memang sudah tidak relevan, perbaiki,&quot; perintah Jenderal Sigit.</description><content:encoded>
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Korlantas Polri mengevaluasi ujian praktek dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Manuver zig-zag hingga angka 8 dalam praktek ujian SIM diminta diperbaiki.

Seperti diketahui, manuver zig-zag dan membentuk angka 8 ini diterapkan dalam praktek uji SIM. Satpas SIM Polda Metro Jaya, salah satunya yang menerapkan tes tersebut.

BACA JUGA:
Kapolri Instruksikan Tes Bikin SIM Diperbaiki, Angka 8 dan Zig-zag Bakal Dihapus?


Menanggapi soal arahan kapolri tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Korlantas Polri.

&quot;Kami akan menunggu instruksi dari Korlantas. Perubahan-perubahan yang seperti apa kita ikuti,&quot; ujar Latif saat dihubungi, Kamis (22/6/2023).

Latif tidak berkomentar banyak soal evaluasi ujian praktek SIM ini. Namun, ia tegaskan teknis pelaksanaan evaluasi uji SIM masih menunggu arahan Korlantas lebih lanjut.

&quot;Pasti ada petunjuk dan peraturannya dari Korlantas. Makanya kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari Korlantas,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Lagi, Kapolri Peringatkan Jajarannya Jangan Pamer Hidup Mewah


Sebelumnya, Jenderal Sigit meminta jajarannya terus melakukan perbaikan untuk mempermudah masyarakat, termasuk dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Sigit meminta Kakorlantas Polri segera melakukan perbaikan dalam praktik penerbitan SIM.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit dalam sambutannya di Upacara Wisuda Program Pendidikan S1 Ilmu Kepolisian angkatan ke-80, Widya Patria Tama, Pascasarjana S2 Angkatan ke-11 STIK Lemdiklat Polri T.A 2023 dan Pascasarjana S3 Lemdiklat Polri T.A 2023. Agenda dilaksanakan di Gedung PTIK/STIK Jakarta Selatan.



&quot;Pembuatan SIM, ini masih dilihat sulit. Laporan kasus juga sama, balik nama kendaraan juga sama, dan seterusnya. Saat ini kita terus melakukan upaya perbaikan,&quot; kata Sigit.



&quot;Saya kira Pak Kadiv TIK, Pak As Ops, Pak Kabik, Kakorlantas, sedang berusaha melakukan perbaikan, dari yang awalnya manual kita ubah menjadi digitalisasi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan cukup dengan menggunakan aplikasi yang saat ini kita siapkan, kita sedang satukan semua aplikasi menjadi satu layanan namanya Super Apps,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Nama-Nama Calon Wakapolri yang Beredar, Siapa Saja?




Sigit juga menyoroti syarat ujian mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengendara sepeda motor adalah membuat lintasan berbentuk angka delapan. Dia meminta syarat 'bikin angka delapan' itu dievaluasi.



&quot;Dan khusus pembuatan SIM, ini saya minta Kakorlantas tolong dilakukan perbaikan, yang namanya angka delapan itu masih sesuai atau tidak, yang namanya melewati apa itu, zig-zag zig-zag itu, masih sesuai atau tidak. Saya kira kalau memang sudah tidak relevan, perbaiki,&quot; perintah Jenderal Sigit.</content:encoded></item></channel></rss>
