<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Wisuda Tahfiz Nasional 2023, Yusuf Mansur: Mereka Sudah Lewati Ujian Berat</title><description>Selain kategori Tahfizh Alquran, WTN Daarul Qur&amp;rsquo;an juga memberikan ijazah sanad bacaan Alquran dan kaligrafi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/340/2835332/hadiri-wisuda-tahfiz-nasional-2023-yusuf-mansur-mereka-sudah-lewati-ujian-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/22/340/2835332/hadiri-wisuda-tahfiz-nasional-2023-yusuf-mansur-mereka-sudah-lewati-ujian-berat"/><item><title>Hadiri Wisuda Tahfiz Nasional 2023, Yusuf Mansur: Mereka Sudah Lewati Ujian Berat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/340/2835332/hadiri-wisuda-tahfiz-nasional-2023-yusuf-mansur-mereka-sudah-lewati-ujian-berat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/22/340/2835332/hadiri-wisuda-tahfiz-nasional-2023-yusuf-mansur-mereka-sudah-lewati-ujian-berat</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 15:39 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/340/2835332/hadiri-wisuda-tahfiz-nasional-2023-yusuf-mansur-mereka-sudah-lewati-ujian-berat-GmOHwzFqKQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/340/2835332/hadiri-wisuda-tahfiz-nasional-2023-yusuf-mansur-mereka-sudah-lewati-ujian-berat-GmOHwzFqKQ.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOS8xLzE2NzMzMi81L3g4bHZsd2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGERANG - Pendiri Pondok Pesantren Tahfiz Darul Qur'an, Cipondoh Tangerang Ustad Yusuf Mansur yang juga Bacaleg partai Perindo menghadiri Wisuda Tahfiz Nasional (WTN) ke-9, pada Sabtu (17/6/2023). Selain kategori Tahfizh Alquran, WTN Daarul Qur&amp;rsquo;an juga memberikan ijazah sanad bacaan Alquran dan kaligrafi.

Tahun ini, penerima ijazah (mujaz) sanad bacaan Alquran diberikan pada 13 santri dengan rincian 5 mujaz riwayat Imam Hafzh &amp;lsquo;an Imam &amp;lsquo;Ashim, 7 mujaz riwayat Imam Syub&amp;rsquo;ah &amp;lsquo;an Imam &amp;lsquo;Ashim dan 1 mujaz riwayat keduanya. Untuk sanad kaligrafi, diberikan pada 5 mujaz Khot Riq&amp;rsquo;ah serta 2 mujaz Khot Naskhi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hadiri Pelantikan Gubernur BI Perry Warjiyo, Ustadz Yusuf Mansur Yakin Ekonomi RI Stabil dan Maju

&quot;Mereka kalau sudah duduk di sini itu berarti sudah melewati proses ujian yang luar biasa berat, dan mereka ada di sini ada 13 yang dapat sanad sampai ke Rasulullah dan ada 7 anak yang dipunya standar kaligrafi internasional,&quot; ujar Ustad Yusuf Mansur.

Para penerima ijazah WTN dari lingkup pesantren terdiri dari 53 santri Pesantren Daqu Tangerang, 66 santri Cikarang, 6 santri Semarang, 8 santri Malang, 6 santri Lampung, 1 santri Kayong Kalimantan Utara, serta 11 santri Jambi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Meresahkan Warga Bojonggede, Ular Sanca 4 Meter Dievakuasi

&quot;Tahun ini Alhamdulillah ada 400-an santri yang mengikuti Wisuda Tahfiz Nasional di Tangerang. Mereka semua ini datang dari berbagai daerah mulai dari tingkatan setara SD sampai tingkat atas,&quot; ujarnya.

Para mujaz bacaan Alquran merupakan murid masyaikh yang tergabung dalam Markaz Mu&amp;rsquo;allimin Alquranul Karim Daarul Qur&amp;rsquo;an Pimpinan Syekh Dr. Zaid Ali Al Ghaily, ahlul Qur&amp;rsquo;an dari Lembaga Tahfizh Dunia.

Sementara itu, para mujaz kaligrafi merupakan murid dari Syekh Belaid Ghamidi, seorang mantan kaligrafer Kerajaan Maroko ternama dunia.



Wisuda Tahfiz nasional juga sekaligus menjadi tolak ukur pencapaian santri dalam menghafal Qur'an tentunya bukan hanya sekedar membaca melainkan juga mempelajari, memahami, serta mengamalkan di kehidupan sehari-hari.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOS8xLzE2NzMzMi81L3g4bHZsd2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGERANG - Pendiri Pondok Pesantren Tahfiz Darul Qur'an, Cipondoh Tangerang Ustad Yusuf Mansur yang juga Bacaleg partai Perindo menghadiri Wisuda Tahfiz Nasional (WTN) ke-9, pada Sabtu (17/6/2023). Selain kategori Tahfizh Alquran, WTN Daarul Qur&amp;rsquo;an juga memberikan ijazah sanad bacaan Alquran dan kaligrafi.

Tahun ini, penerima ijazah (mujaz) sanad bacaan Alquran diberikan pada 13 santri dengan rincian 5 mujaz riwayat Imam Hafzh &amp;lsquo;an Imam &amp;lsquo;Ashim, 7 mujaz riwayat Imam Syub&amp;rsquo;ah &amp;lsquo;an Imam &amp;lsquo;Ashim dan 1 mujaz riwayat keduanya. Untuk sanad kaligrafi, diberikan pada 5 mujaz Khot Riq&amp;rsquo;ah serta 2 mujaz Khot Naskhi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hadiri Pelantikan Gubernur BI Perry Warjiyo, Ustadz Yusuf Mansur Yakin Ekonomi RI Stabil dan Maju

&quot;Mereka kalau sudah duduk di sini itu berarti sudah melewati proses ujian yang luar biasa berat, dan mereka ada di sini ada 13 yang dapat sanad sampai ke Rasulullah dan ada 7 anak yang dipunya standar kaligrafi internasional,&quot; ujar Ustad Yusuf Mansur.

Para penerima ijazah WTN dari lingkup pesantren terdiri dari 53 santri Pesantren Daqu Tangerang, 66 santri Cikarang, 6 santri Semarang, 8 santri Malang, 6 santri Lampung, 1 santri Kayong Kalimantan Utara, serta 11 santri Jambi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Meresahkan Warga Bojonggede, Ular Sanca 4 Meter Dievakuasi

&quot;Tahun ini Alhamdulillah ada 400-an santri yang mengikuti Wisuda Tahfiz Nasional di Tangerang. Mereka semua ini datang dari berbagai daerah mulai dari tingkatan setara SD sampai tingkat atas,&quot; ujarnya.

Para mujaz bacaan Alquran merupakan murid masyaikh yang tergabung dalam Markaz Mu&amp;rsquo;allimin Alquranul Karim Daarul Qur&amp;rsquo;an Pimpinan Syekh Dr. Zaid Ali Al Ghaily, ahlul Qur&amp;rsquo;an dari Lembaga Tahfizh Dunia.

Sementara itu, para mujaz kaligrafi merupakan murid dari Syekh Belaid Ghamidi, seorang mantan kaligrafer Kerajaan Maroko ternama dunia.



Wisuda Tahfiz nasional juga sekaligus menjadi tolak ukur pencapaian santri dalam menghafal Qur'an tentunya bukan hanya sekedar membaca melainkan juga mempelajari, memahami, serta mengamalkan di kehidupan sehari-hari.



</content:encoded></item></channel></rss>
