<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Harap Pemprov dan Pemda Bisa Bersinergi Gencarkan Imunisasi Polio   </title><description>Ganjar berharap kolaborasi antara Pemprov dan Pemda dapat berjalan baik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/512/2835173/ganjar-harap-pemprov-dan-pemda-bisa-bersinergi-gencarkan-imunisasi-polio</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/22/512/2835173/ganjar-harap-pemprov-dan-pemda-bisa-bersinergi-gencarkan-imunisasi-polio"/><item><title>Ganjar Harap Pemprov dan Pemda Bisa Bersinergi Gencarkan Imunisasi Polio   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/512/2835173/ganjar-harap-pemprov-dan-pemda-bisa-bersinergi-gencarkan-imunisasi-polio</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/22/512/2835173/ganjar-harap-pemprov-dan-pemda-bisa-bersinergi-gencarkan-imunisasi-polio</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Angga Rosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/512/2835173/ganjar-harap-pemprov-dan-pemda-bisa-bersinergi-gencarkan-imunisasi-polio-CSevsNrBdJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/512/2835173/ganjar-harap-pemprov-dan-pemda-bisa-bersinergi-gencarkan-imunisasi-polio-CSevsNrBdJ.jpg</image><title>Ganjar Pranowo. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>KLATEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mendukung gerakan imunisasi polio kepada seluruh anak-anak di Jateng. Ganjar berharap kolaborasi antara Pemprov dan Pemda dapat berjalan baik.

&quot;Ada hadir Bupati/Wali Kota se-Solo Raya itu simbolik saja untuk kita semuanya segera siap bekerja. Akan kita genjot di Jawa Tengah, kita genjot,&quot; ucap Ganjar, Rabu (21/6/2023).

Ganjar bersama Ketua DPR Puan Maharani dan Menkes Budi Gunadi berkesempatan menghadiri acara pencanangan perluasan introduksi imunisasi dosis 2 (IPV2) di Gedung Graha Bung Karno, Klaten, Rabu (21/6/2023). Mereka juga meninjau pelaksanaan imunisasi IPV2 secara langsung di tempat tersebut.

Ganjar menyatakan dirinya berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan secara optimal kepada anak-anak. Salah satunya dengan menggenjot imunisasi polio.


&quot;Ini sudah dicanangkan maka tugas kita dari seluruh kepala daerah bergerak untuk kita segera menuntaskan vaksin ini,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Genjot Imunisasi Polio, Ganjar Ingin Semua Anak Sehat dan Jadi Generasi Emas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ganjar menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK), capaian imunisasi polio Provinsi Jateng pada Januari-Mei 2023 mencapai 24,5 persen atau 119.400 anak. Sementara sebanyak 27,24 persen anak sudah mendapat imunisasi polio.

Imunisasi polio masih terus dilakukan kepada anak-anak di Jateng. Ganjar ingin semua anak bisa tumbuh sehat, menjadi generasi emas yang dapat meraih prestasi setinggi-tingginya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

FKUB Kaltim Belajar Toleransi Beragama ke Jateng, Ganjar Cerita soal FKUB Muda

&quot;Hari inilah saatnya kita melakukan penggenjotan itu. Agar kemudian anak-anak kita sehat dan kemudian kita semuanya akan bisa mendapatkan generasi yang lebih baik,&quot; kata Ganjar.
Namun demikian, Ganjar menyebut penggenjotan imunisasi polio perlu dukungan dari berbagai pihak. Terutama para orangtua dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).



&quot;Kesadaran kita mulai kita bagun dan beberapa pencegahan yang kita lakukan ya suka tidak suka, mau tidak mau harus imunisasi. Ini gerakkan dari ibu-ibu di sini, ada PKK, ada dari Dasawisma juga, dan seluruh aktivis kesehatan,&quot; tandas Ganjar.</description><content:encoded>KLATEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mendukung gerakan imunisasi polio kepada seluruh anak-anak di Jateng. Ganjar berharap kolaborasi antara Pemprov dan Pemda dapat berjalan baik.

&quot;Ada hadir Bupati/Wali Kota se-Solo Raya itu simbolik saja untuk kita semuanya segera siap bekerja. Akan kita genjot di Jawa Tengah, kita genjot,&quot; ucap Ganjar, Rabu (21/6/2023).

Ganjar bersama Ketua DPR Puan Maharani dan Menkes Budi Gunadi berkesempatan menghadiri acara pencanangan perluasan introduksi imunisasi dosis 2 (IPV2) di Gedung Graha Bung Karno, Klaten, Rabu (21/6/2023). Mereka juga meninjau pelaksanaan imunisasi IPV2 secara langsung di tempat tersebut.

Ganjar menyatakan dirinya berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan secara optimal kepada anak-anak. Salah satunya dengan menggenjot imunisasi polio.


&quot;Ini sudah dicanangkan maka tugas kita dari seluruh kepala daerah bergerak untuk kita segera menuntaskan vaksin ini,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Genjot Imunisasi Polio, Ganjar Ingin Semua Anak Sehat dan Jadi Generasi Emas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ganjar menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK), capaian imunisasi polio Provinsi Jateng pada Januari-Mei 2023 mencapai 24,5 persen atau 119.400 anak. Sementara sebanyak 27,24 persen anak sudah mendapat imunisasi polio.

Imunisasi polio masih terus dilakukan kepada anak-anak di Jateng. Ganjar ingin semua anak bisa tumbuh sehat, menjadi generasi emas yang dapat meraih prestasi setinggi-tingginya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

FKUB Kaltim Belajar Toleransi Beragama ke Jateng, Ganjar Cerita soal FKUB Muda

&quot;Hari inilah saatnya kita melakukan penggenjotan itu. Agar kemudian anak-anak kita sehat dan kemudian kita semuanya akan bisa mendapatkan generasi yang lebih baik,&quot; kata Ganjar.
Namun demikian, Ganjar menyebut penggenjotan imunisasi polio perlu dukungan dari berbagai pihak. Terutama para orangtua dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).



&quot;Kesadaran kita mulai kita bagun dan beberapa pencegahan yang kita lakukan ya suka tidak suka, mau tidak mau harus imunisasi. Ini gerakkan dari ibu-ibu di sini, ada PKK, ada dari Dasawisma juga, dan seluruh aktivis kesehatan,&quot; tandas Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
