<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Massa Demo Ponpes Al-Zaytun, Ini 6 Poin Tuntutannya</title><description>Massa Demo Ponpes Al-Zaytun, Ini 6 Poin Tuntutannya
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/525/2835539/massa-demo-ponpes-al-zaytun-ini-6-poin-tuntutannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/22/525/2835539/massa-demo-ponpes-al-zaytun-ini-6-poin-tuntutannya"/><item><title>Massa Demo Ponpes Al-Zaytun, Ini 6 Poin Tuntutannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/22/525/2835539/massa-demo-ponpes-al-zaytun-ini-6-poin-tuntutannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/22/525/2835539/massa-demo-ponpes-al-zaytun-ini-6-poin-tuntutannya</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/525/2835539/massa-demo-ponpes-al-zaytun-ini-6-poin-tuntutannya-FFHMTqwvzY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa demo Ponpes Al Zaytun. (MPI/Andrian Supendi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/525/2835539/massa-demo-ponpes-al-zaytun-ini-6-poin-tuntutannya-FFHMTqwvzY.jpg</image><title>Massa demo Ponpes Al Zaytun. (MPI/Andrian Supendi)</title></images><description>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8xLzE2NzQ0My81L3g4bHl0N3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


INDRAMAYU - Ratusan warga menggelar aksi demontrasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (22/6/2023).

Massa yang mengatasnamakan Forum Solidaritas Dharma Ayu (F-SODA) itu menggelar aksi demontrasi untuk menyuarakan enam poin tuntutan. Pertama, negara harus hadir atas penistaan agama oleh Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang.

Kedua, usut tuntas atas penguasaan tanah negara oleh Al-Zaytun. Ketiga, kaji ulang perizinan dan administrasi Al-Zaytun. Keempat, usut tuntas sumber dana pembangunan Al-Zaytun. Kelima, bubarkan Al-Zaytun karena secara historis berkaitan dengan Negara Islam Indonesia (NII). Keenam, tegakkan supremasi hukum atas pelaporan dugaan pelecehan seksual oleh Panji Gumilang di Polda Jawa Barat.

Koordinator Umum F-SODA, Mohamad Arifin, menyatakannya, apabila dalam seminggu enam poin tuntutan tersebut belum juga ada kepastian, pihaknya akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih banyak.





BACA JUGA:
Ponpes Al Zaytun Bolehkan Wanita Jadi Khatib Salat Jumat, MUI: Tidak Sah!







&quot;Kami tetap berjuang, permintaan kami sama dengan rekan-rekan yang lain, penjarakan Panji Gumilang, usut sampai selesai. Karena beliau yang mengundang provokasi di Indramayu,&quot; kata dia kepada MNC Portal Indonesia (MPI).

Arifin mengimbau masyarakat Indramayu agar tidak terprovokasi oleh Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang.

&quot;Kami masyarakat Indramayu jangan kena provokasi, karena Panji Gumilang memang seperti itu,&quot; ungkap dia.

Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, menyampaikan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat akan melakukan investigasi selama dua hari di Ponpes Al-Zaytun, terhitung mulai tanggal 22-23 Juni 2023.



&quot;Hari ini dan besok MUI Pusat akan melakukan investigasi di Al-Zaytun. Jadi kita lihat hasil dari MUI Pusat terkait Al-Zaytun ini dan mereka para Kordum dan Korlap F-SODA sepakat, bahwa kita akan menunggu hasil dari investigasi MUI pusat,&quot; ujar Kapolres Indramayu.





BACA JUGA:
Demo di Ponpes Al Zaytun Ricuh, Massa Merangsek Masuk











Di sisi lain, Fahri Siregar menuturkan, pihak kepolisan merupakan pelayan dan pengaman masyarakat, baik dari massa aksi maupun objek yang akan dituju.



&quot;Jadi tugas kami adalah melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. Karenanya tadi kami meminta para pendemo tadi untuk kembali, dan alhamdulilah sampai dengan saat ini situasi aman dan kondusif,&quot; tutur Kapolres Indramayu.



</description><content:encoded>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8xLzE2NzQ0My81L3g4bHl0N3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


INDRAMAYU - Ratusan warga menggelar aksi demontrasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (22/6/2023).

Massa yang mengatasnamakan Forum Solidaritas Dharma Ayu (F-SODA) itu menggelar aksi demontrasi untuk menyuarakan enam poin tuntutan. Pertama, negara harus hadir atas penistaan agama oleh Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang.

Kedua, usut tuntas atas penguasaan tanah negara oleh Al-Zaytun. Ketiga, kaji ulang perizinan dan administrasi Al-Zaytun. Keempat, usut tuntas sumber dana pembangunan Al-Zaytun. Kelima, bubarkan Al-Zaytun karena secara historis berkaitan dengan Negara Islam Indonesia (NII). Keenam, tegakkan supremasi hukum atas pelaporan dugaan pelecehan seksual oleh Panji Gumilang di Polda Jawa Barat.

Koordinator Umum F-SODA, Mohamad Arifin, menyatakannya, apabila dalam seminggu enam poin tuntutan tersebut belum juga ada kepastian, pihaknya akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih banyak.





BACA JUGA:
Ponpes Al Zaytun Bolehkan Wanita Jadi Khatib Salat Jumat, MUI: Tidak Sah!







&quot;Kami tetap berjuang, permintaan kami sama dengan rekan-rekan yang lain, penjarakan Panji Gumilang, usut sampai selesai. Karena beliau yang mengundang provokasi di Indramayu,&quot; kata dia kepada MNC Portal Indonesia (MPI).

Arifin mengimbau masyarakat Indramayu agar tidak terprovokasi oleh Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang.

&quot;Kami masyarakat Indramayu jangan kena provokasi, karena Panji Gumilang memang seperti itu,&quot; ungkap dia.

Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, menyampaikan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat akan melakukan investigasi selama dua hari di Ponpes Al-Zaytun, terhitung mulai tanggal 22-23 Juni 2023.



&quot;Hari ini dan besok MUI Pusat akan melakukan investigasi di Al-Zaytun. Jadi kita lihat hasil dari MUI Pusat terkait Al-Zaytun ini dan mereka para Kordum dan Korlap F-SODA sepakat, bahwa kita akan menunggu hasil dari investigasi MUI pusat,&quot; ujar Kapolres Indramayu.





BACA JUGA:
Demo di Ponpes Al Zaytun Ricuh, Massa Merangsek Masuk











Di sisi lain, Fahri Siregar menuturkan, pihak kepolisan merupakan pelayan dan pengaman masyarakat, baik dari massa aksi maupun objek yang akan dituju.



&quot;Jadi tugas kami adalah melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. Karenanya tadi kami meminta para pendemo tadi untuk kembali, dan alhamdulilah sampai dengan saat ini situasi aman dan kondusif,&quot; tutur Kapolres Indramayu.



</content:encoded></item></channel></rss>
