<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PVMBG: Gunung Semeru Alami Erupsi 31 Kali Selama Tahun 2023</title><description>PVMBG mencatat sejak awal Januari tahun 2023 jumlah letusan Gunung Semeru yang berada di Jawa Timur itu tercatat sebanyak 31 kali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/23/337/2835705/pvmbg-gunung-semeru-alami-erupsi-31-kali-selama-tahun-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/23/337/2835705/pvmbg-gunung-semeru-alami-erupsi-31-kali-selama-tahun-2023"/><item><title>PVMBG: Gunung Semeru Alami Erupsi 31 Kali Selama Tahun 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/23/337/2835705/pvmbg-gunung-semeru-alami-erupsi-31-kali-selama-tahun-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/23/337/2835705/pvmbg-gunung-semeru-alami-erupsi-31-kali-selama-tahun-2023</guid><pubDate>Jum'at 23 Juni 2023 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/337/2835705/pvmbg-gunung-semeru-alami-erupsi-31-kali-selama-tahun-2023-XTgYsm6Dhk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Semeru (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/337/2835705/pvmbg-gunung-semeru-alami-erupsi-31-kali-selama-tahun-2023-XTgYsm6Dhk.jpg</image><title>Gunung Semeru (Foto: PVMBG)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ1Ny81L3g4bHplems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Semeru kembali mengalami erupsi dini hari tadi.
PVMBG mencatat sejak awal Januari tahun 2023 jumlah letusan Gunung Semeru yang berada di Jawa Timur itu tercatat sebanyak 31 kali. &amp;ldquo;Jumlah letusan Gunung Semeru yang pernah tercatat 31 kali,&amp;rdquo; dikutip dari laman resmi PVMBG, Jumat (23/6/2023).

BACA JUGA:
Jual Sandro Tonali ke Newcastle United, AC Milan Segera Datangkan 7 Pemain Sekaligus!

Sementara itu, PVMBG melaporkan dini hari tadi mengalami letusan setinggi 1000 meter di atas puncak. &amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Jumat, 23 Juni 2023, pukul 01:43 WIB. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 4676 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Ghufron Alwi.
Sementara itu, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara dan selatan. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi 867 detik.

BACA JUGA:
Gratis, Ayo Ikut Belajar di Webinar MNC Sekuritas: Cara Seleksi Saham Syariah!

Lebih lanjut, masyarakat pun diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). &amp;ldquo;Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&amp;rdquo; ungkap Ghufron.Selain itu, Ghufron juga meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

&amp;ldquo;Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&amp;rdquo; imbaunya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ1Ny81L3g4bHplems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Semeru kembali mengalami erupsi dini hari tadi.
PVMBG mencatat sejak awal Januari tahun 2023 jumlah letusan Gunung Semeru yang berada di Jawa Timur itu tercatat sebanyak 31 kali. &amp;ldquo;Jumlah letusan Gunung Semeru yang pernah tercatat 31 kali,&amp;rdquo; dikutip dari laman resmi PVMBG, Jumat (23/6/2023).

BACA JUGA:
Jual Sandro Tonali ke Newcastle United, AC Milan Segera Datangkan 7 Pemain Sekaligus!

Sementara itu, PVMBG melaporkan dini hari tadi mengalami letusan setinggi 1000 meter di atas puncak. &amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Jumat, 23 Juni 2023, pukul 01:43 WIB. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 4676 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Ghufron Alwi.
Sementara itu, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara dan selatan. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi 867 detik.

BACA JUGA:
Gratis, Ayo Ikut Belajar di Webinar MNC Sekuritas: Cara Seleksi Saham Syariah!

Lebih lanjut, masyarakat pun diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). &amp;ldquo;Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&amp;rdquo; ungkap Ghufron.Selain itu, Ghufron juga meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

&amp;ldquo;Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&amp;rdquo; imbaunya.



</content:encoded></item></channel></rss>
