<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Kelompok Pelajar Kembali Terlibat Tawuran Pakai Sajam di Tambun Bekasi</title><description>Dua kelompok pelajar saling serang itu, menggunakan senjata tajam (Sajam).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/23/338/2835628/dua-kelompok-pelajar-kembali-terlibat-tawuran-pakai-sajam-di-tambun-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/23/338/2835628/dua-kelompok-pelajar-kembali-terlibat-tawuran-pakai-sajam-di-tambun-bekasi"/><item><title>Dua Kelompok Pelajar Kembali Terlibat Tawuran Pakai Sajam di Tambun Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/23/338/2835628/dua-kelompok-pelajar-kembali-terlibat-tawuran-pakai-sajam-di-tambun-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/23/338/2835628/dua-kelompok-pelajar-kembali-terlibat-tawuran-pakai-sajam-di-tambun-bekasi</guid><pubDate>Jum'at 23 Juni 2023 05:52 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/338/2835628/dua-kelompok-pelajar-kembali-terlibat-tawuran-pakai-sajam-di-tambun-bekasi-ENgRX2524f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tawuran pelajar di Tambun (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/338/2835628/dua-kelompok-pelajar-kembali-terlibat-tawuran-pakai-sajam-di-tambun-bekasi-ENgRX2524f.jpg</image><title>Tawuran pelajar di Tambun (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8xLzE2NzQ1MC81L3g4bHl6cHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Aksi tawuran antar pelajar sekolah menengah pertama (SMP) pecah di Jalan Hasanudin, Metland Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dua kelompok pelajar saling serang itu, menggunakan senjata tajam (Sajam).
Seorang warga bernama, Linda Maharani (32) saksi mata mengatakan, awalnya mendengar suara teriakan dijalan, sehingga dia penasaran dan keluar menuju sumber suara tersebut, dan ternyata tawuran terjadi tepat di samping warung miliknya.
&quot;Saya lagi didalam sama anak saya, denger suara teriakan pas keluar ada pelajar tawuran saya takut langsung menyelamatkan anak saya dulu,&quot; kata Linda saat ditemui di lokasi, Kamis 22 Juni 2023.

BACA JUGA:
Kapal Selam yang Hilang Diyakini Meledak Dahsyat, 5 Bagian Kapal Ditemukan

Ia menjelaskan, kedua kelompok pelajar tersebut datang dari arah Tambun-Cikarang, sesampainya di lokasi tawuran pecah nyaris mengenai warga sekitar.
&quot;Tadi di sini saling serang, saya liat bawa pedang sama celurit, sempat mengenai warga sekitar,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Gempa M2,6 Guncang Kota Jayapura, Pusatnya Berada di Darat
Beruntung, kata dia, aksi tawuran tersebut berhasil digagalkan warga sekitar dan petugas sekuriti Metland, tidak berlangsung lama para pelajar membubarkan diri ke arah Cikarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Kode Justin Hubner Sebelum dan Sesudah Laga Timnas Indonesia vs Argentina, Berharap Lanjutkan Proses Naturalisasi?

&quot;Untung ada sekuriti yang bubarin dan warga sekitar, polisi belum ada tadi mah langsung bubar sih,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mensos Risma Sebut Anak-Anak Rentan Jadi Korban Perdagangan Orang

Maraknya aksi tawuran pelajar di lokasi tersebut, ia berharap, kedepannya petugas lebih memperketat keamanan dengan melakukan patroli rutin di jam pelajaran sekolah.

&quot;Di sini kan sering terjadi tawuran, saya berharap ada patroli rutin dari polisi, saya was-was dan takut kena sasaran,&quot; tandasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8xLzE2NzQ1MC81L3g4bHl6cHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Aksi tawuran antar pelajar sekolah menengah pertama (SMP) pecah di Jalan Hasanudin, Metland Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dua kelompok pelajar saling serang itu, menggunakan senjata tajam (Sajam).
Seorang warga bernama, Linda Maharani (32) saksi mata mengatakan, awalnya mendengar suara teriakan dijalan, sehingga dia penasaran dan keluar menuju sumber suara tersebut, dan ternyata tawuran terjadi tepat di samping warung miliknya.
&quot;Saya lagi didalam sama anak saya, denger suara teriakan pas keluar ada pelajar tawuran saya takut langsung menyelamatkan anak saya dulu,&quot; kata Linda saat ditemui di lokasi, Kamis 22 Juni 2023.

BACA JUGA:
Kapal Selam yang Hilang Diyakini Meledak Dahsyat, 5 Bagian Kapal Ditemukan

Ia menjelaskan, kedua kelompok pelajar tersebut datang dari arah Tambun-Cikarang, sesampainya di lokasi tawuran pecah nyaris mengenai warga sekitar.
&quot;Tadi di sini saling serang, saya liat bawa pedang sama celurit, sempat mengenai warga sekitar,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Gempa M2,6 Guncang Kota Jayapura, Pusatnya Berada di Darat
Beruntung, kata dia, aksi tawuran tersebut berhasil digagalkan warga sekitar dan petugas sekuriti Metland, tidak berlangsung lama para pelajar membubarkan diri ke arah Cikarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Kode Justin Hubner Sebelum dan Sesudah Laga Timnas Indonesia vs Argentina, Berharap Lanjutkan Proses Naturalisasi?

&quot;Untung ada sekuriti yang bubarin dan warga sekitar, polisi belum ada tadi mah langsung bubar sih,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mensos Risma Sebut Anak-Anak Rentan Jadi Korban Perdagangan Orang

Maraknya aksi tawuran pelajar di lokasi tersebut, ia berharap, kedepannya petugas lebih memperketat keamanan dengan melakukan patroli rutin di jam pelajaran sekolah.

&quot;Di sini kan sering terjadi tawuran, saya berharap ada patroli rutin dari polisi, saya was-was dan takut kena sasaran,&quot; tandasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
