<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri HUT ke-23 APKASI, Mendagri Ingatkan Potensi Konflik dalam Otonomi Daerah</title><description>Tito mengatakan bahwa otonomi daerah memberikan keleluasaan kepada daerah untuk memilih pemimpinnya sendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/23/512/2835651/hadiri-hut-ke-23-apkasi-mendagri-ingatkan-potensi-konflik-dalam-otonomi-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/23/512/2835651/hadiri-hut-ke-23-apkasi-mendagri-ingatkan-potensi-konflik-dalam-otonomi-daerah"/><item><title>Hadiri HUT ke-23 APKASI, Mendagri Ingatkan Potensi Konflik dalam Otonomi Daerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/23/512/2835651/hadiri-hut-ke-23-apkasi-mendagri-ingatkan-potensi-konflik-dalam-otonomi-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/23/512/2835651/hadiri-hut-ke-23-apkasi-mendagri-ingatkan-potensi-konflik-dalam-otonomi-daerah</guid><pubDate>Jum'at 23 Juni 2023 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Joe Hartoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/512/2835651/hadiri-hut-ke-23-apkasi-mendagri-ingatkan-potensi-konflik-dalam-otonomi-daerah-z6OJt7kjN2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/512/2835651/hadiri-hut-ke-23-apkasi-mendagri-ingatkan-potensi-konflik-dalam-otonomi-daerah-z6OJt7kjN2.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8xLzE2NzQ1MC81L3g4bHl6cHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEBUMEN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menghadiri acara peringatan HUT ke-23 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis 22 Juni 2023.
Dalam kesempatan itu, Tito mengatakan bahwa otonomi daerah memberikan keleluasaan kepada daerah untuk memilih pemimpinnya sendiri.
&quot;Sehingga paling tidak sebagai desentralisasi sebagai kewenangan yaitu kewenangan delegasikan dan lahirnya otonomi daerah hasil pemilihan langsung dari masyarakat pada daerahnya,&quot; ujarnya.
Dia mengatakan bahwa otonomi daerah telah melahirkan sejumlah tokoh yang dipilih oleh warga di wilayah administarifnya.

BACA JUGA:
Gelombang Panas Hantam China, Beijing Catat Suhu Terpanas pada Juni Selama 60 Tahun Lebih

&quot;Ada juga negatif dari ini seperti melahirkan mutiara yang terpendam kepala daerah tidak diisi oleh birokrat yang ditunjuk seperti Orde Baru tapi siapa pun juga bisa jadi kepala daerah ketika dipilih rakyat dan ini menghasilkan tokoh,&quot; kata Tito.

BACA JUGA:
Gal Gadot Kembali Berperan Jadi Wonder Woman?&amp;nbsp;

Mantan Kapolri tersebut mengungkapkan otonomi daerah juga berpotensi menghasilkan konflik perpecahan di masyarakat.Tito mencontohkan saat dirinya bertugas sebagai Kapolda Papua. Saat itu, kata dia, ada sejumlah daerah yang tidak memiliki kepala daerah lantaran adanya perang suku.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Melihat Kuil Romawi di Inggris, Dewa Apa yang Dipuja?&amp;nbsp;

&quot;Ada beberapa persoalan misalnya pilkada menghasilkan konflik. saya pernah menjadi Kapolda di Papua ada yang tertunda 4 tahun karena perang suku,&quot; kata Tito.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waspada Gelombang Tinggi, Cuaca DIY Bakal Berawan

&quot;Ada juga daerah itu 1,3 tahun (tak ada kepala daerah) dan keputusan MK-nya diulangi dari pendaftaran ulang di Yalimo,&quot; imbuh Tito.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMi8xLzE2NzQ1MC81L3g4bHl6cHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEBUMEN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menghadiri acara peringatan HUT ke-23 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis 22 Juni 2023.
Dalam kesempatan itu, Tito mengatakan bahwa otonomi daerah memberikan keleluasaan kepada daerah untuk memilih pemimpinnya sendiri.
&quot;Sehingga paling tidak sebagai desentralisasi sebagai kewenangan yaitu kewenangan delegasikan dan lahirnya otonomi daerah hasil pemilihan langsung dari masyarakat pada daerahnya,&quot; ujarnya.
Dia mengatakan bahwa otonomi daerah telah melahirkan sejumlah tokoh yang dipilih oleh warga di wilayah administarifnya.

BACA JUGA:
Gelombang Panas Hantam China, Beijing Catat Suhu Terpanas pada Juni Selama 60 Tahun Lebih

&quot;Ada juga negatif dari ini seperti melahirkan mutiara yang terpendam kepala daerah tidak diisi oleh birokrat yang ditunjuk seperti Orde Baru tapi siapa pun juga bisa jadi kepala daerah ketika dipilih rakyat dan ini menghasilkan tokoh,&quot; kata Tito.

BACA JUGA:
Gal Gadot Kembali Berperan Jadi Wonder Woman?&amp;nbsp;

Mantan Kapolri tersebut mengungkapkan otonomi daerah juga berpotensi menghasilkan konflik perpecahan di masyarakat.Tito mencontohkan saat dirinya bertugas sebagai Kapolda Papua. Saat itu, kata dia, ada sejumlah daerah yang tidak memiliki kepala daerah lantaran adanya perang suku.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Melihat Kuil Romawi di Inggris, Dewa Apa yang Dipuja?&amp;nbsp;

&quot;Ada beberapa persoalan misalnya pilkada menghasilkan konflik. saya pernah menjadi Kapolda di Papua ada yang tertunda 4 tahun karena perang suku,&quot; kata Tito.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waspada Gelombang Tinggi, Cuaca DIY Bakal Berawan

&quot;Ada juga daerah itu 1,3 tahun (tak ada kepala daerah) dan keputusan MK-nya diulangi dari pendaftaran ulang di Yalimo,&quot; imbuh Tito.



</content:encoded></item></channel></rss>
