<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Menarik Orca, Si Paus Pembunuh</title><description>Penyelam bernama Reinhard Santoso dan Ribka Malise baru-baru ini membagikan video momen pertemuan mereka dengan paus orca.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/24/337/2835825/4-fakta-menarik-orca-si-paus-pembunuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/24/337/2835825/4-fakta-menarik-orca-si-paus-pembunuh"/><item><title>4 Fakta Menarik Orca, Si Paus Pembunuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/24/337/2835825/4-fakta-menarik-orca-si-paus-pembunuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/24/337/2835825/4-fakta-menarik-orca-si-paus-pembunuh</guid><pubDate>Sabtu 24 Juni 2023 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Meuthia Hamidah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/337/2835825/4-fakta-menarik-orca-si-paus-pembunuh-87cAnxa12g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/337/2835825/4-fakta-menarik-orca-si-paus-pembunuh-87cAnxa12g.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok BBC)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ1My81L3g4bHpoM2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paus orca terlihat di perairan laut Indonesia. Sejumlah penyelam berhasil mengabadikan tiga ekor paus orca yang tengah berenang dengan anggun di Bolsel, perairan laut Sulawesi Utara.
Melalui akun Instagram, Penyelam bernama Reinhard Santoso dan Ribka Malise baru-baru ini membagikan video momen pertemuan mereka dengan paus orca.
Dalam video tersebut, tampak tiga ekor paus orca yang berenang dan mengabaikan keberadaan para penyelam yang melihat mereka. Orcinus orca atau orca merupakan paus terbesar dan salah satu predator terkuat di dunia. Ciri dari orca sendiri dapat dilihat dari warna hitam-putihnya yang khas.

BACA JUGA:
Kabar Terkini Anastasia Russkikh, Pebulu Tangkis Cantik Rusia Mantan Partner Hendra Setiawan

Selain dikenal sebagai paus pembunuh, terdapat beberapa fakta menarik mengenai paus orca, simak berikut ini.
1. Teknik Berburu Paus Orca
Orca memiliki pola makan yang sangat beragam. Mereka bisa memakan ikan, penguin, anjing laut, singa laut, bahkan paus dengan menggunakan giginya yang panjang. Orca berburu dalam pod (kelompok orca) yang mematikan, dengan jumlah 40 ekor.

BACA JUGA:
Komersialisasi Hasil Riset, Pertamina Ciptakan Nilai USD 14,5 Juta

Mereka terbagi menjadi orca residen dan sementara, yang memangsa hewan berbeda dan menggunakan teknik berbeda untuk menangkapnya. Salah satu teknik yang diterapkan mampu membuat orca mengambil anjing laut langsung dari es.
Selain itu, mereka mengeluarkan suara guna memberitahu kepada gerombolannya untuk menangkap mangsa. Mereka memberitahu satu sama lain terkait lokasi mangsa, ukuran mangsa, dan bentuknya. Teknik ini membuat orca disamakan dengan perilaku kawanan serigala.
2. Reproduksi Paus Orca
Paus orca melahirkan setiap tiga sampai sepuluh tahun, setelah kehamilan selama 17 bulan. Mereka melahirkan satu bayi. Bayi orca hanya bergantung pada induknya, yang akan menyusui selama dua tahun.
Tetapi ketika bayi orca menginjak umur remaja, mereka cenderung berpisah dari ibunya dan akan menempuh jalannya sendiri. Hal ini tidak berlaku untuk semua kawanan paus. Ada beberapa paus remaja di kawanannya yang sepanjang hidup masih bersama induknya.

BACA JUGA:
Program Jabar Future Leader Scholarship Kembali Dibuka Tahun Ini, Berikut Persyaratannya

3. Cara Tidur Paus Orca
Jika manusia memiliki refleks pernapasan dan ketika tidur masih terus bernapas secara otomatis, maka paus orca tidak bisa seperti itu. Mereka harus tetap sadar bahkan saat mereka sedang tidur. Sebab, bila mereka tidur, napas mereka akan berhenti. Hal ini karena orca tidak memiliki sistem pernapasan seperti manusia.

BACA JUGA:
Bentuk Perhatian dan Kepedulian Terhadap Generasi Muda, Pos Eragayam Ajarkan Anak-Anak Baca Tulis di Distrik Eragayam

Untuk menyiasatinya, orca hanya mengizinkan setengah dari otak mereka untuk tidur pada satu waktu, sedangkan separuh bagian lainnya tetap sadar agar masih dapat bernapas. Saat tidur, hanya satu matanya yang tertutup. Bila otak sebelah kanan tertidur, maka mata kiri akan tertutup. Jenis tidur ini dikenal sebagai tidur unihemispheric.





4. Orca di Penangkaran

Orca merupakan paus yang sangat cerdas. Kerap dijumpai paus orca di penangkaran dan melakukan pertunjukan untuk penonton. Tetapi orca tidak bertumbuh dengan baik di penangkaran. Terlahir di alam bebas maupun penangkaran, orca memiliki dorongan untuk berenang hingga 40 mil sehari, mencari makan, dan berolahraga. Termasuk juga menyelam sejauh 100 hingga 500 kaki setiap harinya, beberapa kali. Berada di penangkaran akan membuat orca bosan dan stres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ma Dong Seok Jadi Produser Sekaligus Aktor Utama Film Hollywood Hell Divers

Kondisi itu memicu munculnya perilaku zoochosis, yakni pola aktivitas berulang yang tidak jelas fungsinya, seperti membentur atau bergoyang. Paus orca yang berada di penangkaran juga cenderung tidak memiliki kemampuan untuk menghindari konflik dengan orca lain. Maka dari itu, paus orca tidak akan bertumbuh dengan baik apabila berada di penangkaran.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ1My81L3g4bHpoM2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paus orca terlihat di perairan laut Indonesia. Sejumlah penyelam berhasil mengabadikan tiga ekor paus orca yang tengah berenang dengan anggun di Bolsel, perairan laut Sulawesi Utara.
Melalui akun Instagram, Penyelam bernama Reinhard Santoso dan Ribka Malise baru-baru ini membagikan video momen pertemuan mereka dengan paus orca.
Dalam video tersebut, tampak tiga ekor paus orca yang berenang dan mengabaikan keberadaan para penyelam yang melihat mereka. Orcinus orca atau orca merupakan paus terbesar dan salah satu predator terkuat di dunia. Ciri dari orca sendiri dapat dilihat dari warna hitam-putihnya yang khas.

BACA JUGA:
Kabar Terkini Anastasia Russkikh, Pebulu Tangkis Cantik Rusia Mantan Partner Hendra Setiawan

Selain dikenal sebagai paus pembunuh, terdapat beberapa fakta menarik mengenai paus orca, simak berikut ini.
1. Teknik Berburu Paus Orca
Orca memiliki pola makan yang sangat beragam. Mereka bisa memakan ikan, penguin, anjing laut, singa laut, bahkan paus dengan menggunakan giginya yang panjang. Orca berburu dalam pod (kelompok orca) yang mematikan, dengan jumlah 40 ekor.

BACA JUGA:
Komersialisasi Hasil Riset, Pertamina Ciptakan Nilai USD 14,5 Juta

Mereka terbagi menjadi orca residen dan sementara, yang memangsa hewan berbeda dan menggunakan teknik berbeda untuk menangkapnya. Salah satu teknik yang diterapkan mampu membuat orca mengambil anjing laut langsung dari es.
Selain itu, mereka mengeluarkan suara guna memberitahu kepada gerombolannya untuk menangkap mangsa. Mereka memberitahu satu sama lain terkait lokasi mangsa, ukuran mangsa, dan bentuknya. Teknik ini membuat orca disamakan dengan perilaku kawanan serigala.
2. Reproduksi Paus Orca
Paus orca melahirkan setiap tiga sampai sepuluh tahun, setelah kehamilan selama 17 bulan. Mereka melahirkan satu bayi. Bayi orca hanya bergantung pada induknya, yang akan menyusui selama dua tahun.
Tetapi ketika bayi orca menginjak umur remaja, mereka cenderung berpisah dari ibunya dan akan menempuh jalannya sendiri. Hal ini tidak berlaku untuk semua kawanan paus. Ada beberapa paus remaja di kawanannya yang sepanjang hidup masih bersama induknya.

BACA JUGA:
Program Jabar Future Leader Scholarship Kembali Dibuka Tahun Ini, Berikut Persyaratannya

3. Cara Tidur Paus Orca
Jika manusia memiliki refleks pernapasan dan ketika tidur masih terus bernapas secara otomatis, maka paus orca tidak bisa seperti itu. Mereka harus tetap sadar bahkan saat mereka sedang tidur. Sebab, bila mereka tidur, napas mereka akan berhenti. Hal ini karena orca tidak memiliki sistem pernapasan seperti manusia.

BACA JUGA:
Bentuk Perhatian dan Kepedulian Terhadap Generasi Muda, Pos Eragayam Ajarkan Anak-Anak Baca Tulis di Distrik Eragayam

Untuk menyiasatinya, orca hanya mengizinkan setengah dari otak mereka untuk tidur pada satu waktu, sedangkan separuh bagian lainnya tetap sadar agar masih dapat bernapas. Saat tidur, hanya satu matanya yang tertutup. Bila otak sebelah kanan tertidur, maka mata kiri akan tertutup. Jenis tidur ini dikenal sebagai tidur unihemispheric.





4. Orca di Penangkaran

Orca merupakan paus yang sangat cerdas. Kerap dijumpai paus orca di penangkaran dan melakukan pertunjukan untuk penonton. Tetapi orca tidak bertumbuh dengan baik di penangkaran. Terlahir di alam bebas maupun penangkaran, orca memiliki dorongan untuk berenang hingga 40 mil sehari, mencari makan, dan berolahraga. Termasuk juga menyelam sejauh 100 hingga 500 kaki setiap harinya, beberapa kali. Berada di penangkaran akan membuat orca bosan dan stres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ma Dong Seok Jadi Produser Sekaligus Aktor Utama Film Hollywood Hell Divers

Kondisi itu memicu munculnya perilaku zoochosis, yakni pola aktivitas berulang yang tidak jelas fungsinya, seperti membentur atau bergoyang. Paus orca yang berada di penangkaran juga cenderung tidak memiliki kemampuan untuk menghindari konflik dengan orca lain. Maka dari itu, paus orca tidak akan bertumbuh dengan baik apabila berada di penangkaran.

</content:encoded></item></channel></rss>
